Ini Penyebab Sistem Keamanan Perusahaan Indonesia rentan Dibobol

by Penulis Palontaraq | Minggu, Feb 10, 2019 | 120 views
foto: blogatta

foto: blogatta

Oleh: Muhammad Farid Wajdi, Relawan TIK Sulsel

PALONTARAQ.ID – Keamanan siber adalah kunci, dan sangat penting bagi perusahaan digital. Hal ini diungkapkan Aman Dhingra, Associate Partner and Co-Leader, Southeast Asia Cyber Security Practice, McKinsey & Company.  Menurutnya, ada lima hal yang menjadi penyebab perusahaan digital Indonesia rentan akan serangan siber. (Sumber: InfoKomputer), yaitu:

1. Minimnya rencana merespon serangan. Aman menyebut hal ini sebagai crisis preparedness, atau persiapan krisis. Banyak perusahaan yang kurang siap menghadapi serangan siber. Mereka baru akan bertindak jika serangan siber datang.

Menyiapkan satu divisi  Teknologi Informasi (IT) khusus yang strategis dan bisa melakukan tindakan cepat jika serangan siber terjadi, adalah keputusan bijak yang bisa dipilih. Artinya, perusahaan tidak hanya menempatkan divisi IT sebagai divisi pendukung saja.

Baca juga: Hati-hati Wifi Palsu

2. Kurang tegas dalam penegakan kebijakan. Menurut Aman, banyak perusahaan yang telah menyusun kebijakan menghalau serangan siber, tetapi belum terlihat penegakan kebijakan tersebut.

3. Serangan siber hanya masalah IT. Ini adalah pandangan umum yang keliru. Sebab risiko yang dihasilkan dari kemanan siber tidaklah kecil. “Kita telah melihat kasus serangan siber yang terjadi, mengakibatkan kerugian hingga miliaran dollar AS. Itu bukti jika kemanan siber bukan hanya masalah IT tapi masalah bisnis,” papar Aman.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Gunakan Free Wifi

4. Minimnya kesadaran pegawai. Kesadaran akan keamanan siber yang rendah dari pegawai memiliki pengaruh yang besar. “Lebih dari 70 persen kasus serangan siber mudah dilakukan akibat human error (kesalahan pemakai). Misalnya meng-klik tautan tidak aman, mencolokkan USB terinfeksi ke perangkat kantor, dan sebagainya.

5. Perangkat USB dan SPAM (phising). Ini berkaitan dengan poin nomor empat, di mana penggunaan perangkat USB yang terinfeksi virus atau malware bisa menyerang laptop atau komputer kantor. Penyebaran phising melalui e-mail Spam juga harus diwaspadai oleh para karyawan perusahaan digital.

Demikianlah, lima hal yang menjadi penyebab perusahaan digital Indonesia rentan akan serangan siber. Semoga bermanfaat adanya. (*)

 

Like it? Share it!

Leave A Response