5 Langkah Dasar Riset Pemasaran

by Penulis Palontaraq | Minggu, Feb 10, 2019 | 144 views
ilustrasi foto: oogitu.com

ilustrasi foto: oogitu.com

Oleh:  Muhammad Farid Wajdi

Riset pemasaran merupakan kegiatan penelitian dalam bidang pemasaran yang harus dilakukan secara sistematis, mulai dari perumusan masalah, perumusan tujuan, pengumpulan data, pengolahan data, hingga interpretasi dari hasil riset pemasaran yang diperoleh. Riset Pemasaran dilakukan dengan maksud memberi masukan bagi pihak manajemen untuk mengetahui hal apa saja yang perlu diperbaiki dan strategi pemasaran yang tepat untuk merebut peluang.

Riset pemasaran (marketing research) berbeda dengan Riset Pasar (market research). Riset Pasar berfokus pada pasar yang telah ditentukan secara spesifik, sedang Riset Pemasaran lebih luas, tidak hanya terpaku pada aspek pasar atau produk, namun juga mencangkup hal-hal di luar itu. Singkatnya, Riset Pasar bisa disebut sebagai bagian dari Riset Pemasaran.

Riset pemasaran merupakan langkah penting yang harus dilakukan perusahaan untuk menyusun perencanaan pemasaran. Program pemasaran pada tahun yang baru biasanya turut dipengaruhi oleh hasil riset pemasaran yang dilakukan perusahaan di akhir tahun. Riset pemasaran adalah mata dan telinga perusahaan untuk mengetahui pandangan (keinginan) konsumen terhadap perusahaan.

Riset pemasaran memiliki tiga fungsi utama, yaitu:

1. Evaluating

Fungsi pertama Riset pemasaran adalah untuk mengevaluasi program-program pemasaran yang telah dilaksanakan sebelumnya, termasuk ketika perusahaan ingin melakukan review terhadap brand positioning dengan produk pesaing.

2. Understanding

Fungsi kedua Riset pemasaran adalah untuk memahami konsumen sebagai salah satu insight atau masukan yang sangat penting bagi perusahaan, sehingga perusahaan akan mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan konsumen.

Dalam menjalankan fungsi ini, riset pemasaran biasanya adalah riset yang menggambarkan potret kebiasaan dan perilaku konsumen serta harapan dan keluhan mereka terhadap produk.

3. Predicting

Fungsi ketiga Riset pemasaran adalah predicting. Fungsi ini yang sebenarnya paling sulit dilakukan. Dunia usaha ini penuh dengan ketidakpastian, sehingga prediksi dalam riset pemasaran sangatlah berisiko karena sifatnya sangat relatif.

Ketika sebuah brand ingin membidik pasar baru, maka riset pemasaran selalu dijadikan bahan acuan utama. Begitu pun ketika perusahaan ingin menyusun strategi pemasaran baru, riset pemasaran masih menjadi penilaian utama.

Langkah Dasar Melakukan Riset Pemasaran

Langkah sistematis yang harus dilakukan dalam menjalankan riset pemasaran diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Merumuskan Masalah

Proses perumusan masalah ini sangat penting agar kita memahami tujuan yang akan dicapai setelah riset selesai. Riset disusun untuk menghasilkan informasi yang akurat dan jelas sebagai kesimpulan atas permasalahan yang dihadapi dalam bisnis. Misalnya, Permasalahannya adalah menentukan besarnya biaya promosi (iklan).

Perumusan masalahnya adalah bagaimana cara mengetahui besarnya biaya yang diperlukan, sedang kesimpulannya adalah dalam bentuk kisaran nilai dari biaya promosi yang paling ideal.

2. Menentukan Desain Riset dan Metode Pengumpulan Data

Desain riset dibutuhkan untuk menentukan prosedur secara rinci cara pengumpulan data, cara pengujian hipotesa, dan kemungkinan melakukan kuesioner dengan berbagai model yang ditentukan. Penentuan desain riset didasarkan pada parameter yang diambil untuk menghasilkan kesimpulan tertentu.

Setelah desain riset, selanjutnya adalah menentukan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian: data primer dan data sekunder. Pada tahapan ini perlu ditentukan bagaimana cara pengumpulan dan penghimpunan data-data tersebut menjadi database.

3. Mengambil Sampel dan Mengumpulkan Data

Pengambilan sampel dan Pengumpulan data di lapangan berdasarkan metode sampling, baik itu probability atau non probability sampling.

4. Melakukan Analisa dan Interpretasi Data

Proses pengumpulan data tidak akan pernah bisa menjadi sebuah kesimpulan jika tidak dilakukan analisis dan interpretasi data. Bisa dimulai dari editing, koding, tabulasi, analisa statistik, dan interpretasi data. Data yang diolah inilah yang akan memberi petunjuk pada kesimpulan diambil.

5. Menyusun Laporan Riset

Laporan riset pemasaran bisa berupa laporan hasil, kesimpulan, serta rekomendasi penelitian yang diberikan kepada pihak manajemen. Selanjutnya pihak manajemen akan mengambil keputusan berdasarkan hasil dari interpretasi data sebelumnya. Laporan riset inilah yang akan menjadi standar penelitian oleh para eksekutif dalam mengevaluasi manfaat riset pemasaran.

Demikianlah lima langkah dasar yang digunakan dalam Riset Pemasaran. Dalam sebuah bisnis, selain laporan riset, laporan keuangan juga tidak kalah pentingnya yang dapat dimanfaatkan menjadi salah satu data penting dalam melakukan riset pemasaran. (*)

Like it? Share it!

Leave A Response