Mengenal Jin Qarin dan Cara Melindungi Diri Darinya

by Penulis Palontaraq | Selasa, Feb 5, 2019 | 203 views
sumber: KabarMakkah

sumber: KabarMakkah

Oleh:  M. Farid Wajdi, S.H.i

BENARKAH pada tiap diri ada pendamping jinnya? Benarkah Jin Qorin adalah Jin Pendamping Manusia, adakah nash dalilnya berdasarkan Al Quran dan As Sunnah? Sebenarnya Qorin adalah jin yang ditugasi untuk mendampingi setiap manusia dengan tugas menggoda dan menyesatkannya.

Saat ditanya tentang Apa dan bagaimana itu Jin Qorin, Syaikh Ibnu Utsaimin menjawab, “Qorin adalah setan yang ditugasi untuk menyesatkan manusia dengan izin Allah. Karena itu, qorin termasuk setan dari kalangan jin.

Sebagaimana dikutip dalam Kitab Majmu’ Fatawa 17: 427, Qorin mempunyai tugas memerintahkan atau mengajak manusia kepada kemungkaran dan mencegah yang ma’ruf. Sebagaimana yang Allah SWT firmankan dalam Alqur’an.

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِالْفَحْشَآءِ وَاللهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلاً وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya:
Setan menjanjikan kefakiran untuk kalian dan memerintahkan kemungkaran. Sementara Allah menjanjikan ampunan dan karunia dari-Nya. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 268)

Meski demikian, jika Allah SWT memberikan karunia kepada hamba-Nya berupa hati yang baik, jujur, selalu tunduk kepada perintah dan larangan Allah SWT, lebih menginginkan akhirat dan tidak mementingkan dunia maka Allah SWT akan menolongnya agar tidak terpengaruh gangguan jin ini, sehingga Jin Qorin tidak mampu menyesatkannya.

Dalil-dalil tentang Jin Qorin

Allah SWT berfirman: “Yang menyertai manusia berkata: “Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh.” (Qs. Qaaf: 27)

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dinyatakan bahwasanya Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, Mujahid, Qatadah dan beberapa ulama lainnya mengatakan, “Yang menyertai manusia adalah setan yang ditugasi untuk menyertai manusia.” (Tafsir Ibnu Katsir, 7 : 403)

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.”Para sahabat bertanya, “Termasuk Anda, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Iya termasuk saya, hanya saja Allah membantuku untuk menundukkannya, sehingga dia masuk Islam. Karena itu, dia tidak memerintahkan kepadaku kecuali yang baik.” (HR. Muslim)

Tugas Jin Qorin

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.” (HR. Muslim)

Imam An-Nawawi mengatakan, “Dalam hadis ini terdapat peringatan keras terhadap godaan jin qorin dan bisikannya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi tahu bahwa dia bersama kita, agar kita selalu waspada sebisa mungkin. (Syarah Shahih Muslim, 17 : 158)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajid menjelaskan, “Berdasarkan perenungan terhadap berbagai dalil dari Alquran dan sunah dapat disimpulkan bahwa tidak ada tugas bagi jin qorin selain menyesatkan, mengganggu, dan membisikkan was-was. Godaan jin qorin ini akan semakin melemah, sebanding dengan kekuatan iman pada diri seseorang.” (Fatawa Islam, No. 149459)

Apakah Jin Qorin menyertai Manusia setelah Meninggal?

Dalam Kitab Majmu’ Fatawa, 17 : 427, Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan, “Apakah qorin ini akan terus menyertai manusia, sampai menemaninya di kuburan? jawabnya, Tidak. Zahir hadis (Allahu a’lam) menunjukkan bahwa dengan berakhirnya usia manusia, maka jin ini akan meninggalkannya. Karena tugas yang dia emban telah berakhir. Ketika manusia mati maka akan terputus semua amalnya, kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakannya. (HR. Muslim)

Cara Melindungi Diri dari Jin Qorin

Banyaklah berdzikir dan memohon perlindungan kepada Allah. Jika kita sungguh-sungguh melakukan hal ini, insyaaAllah, akan datang perlindungan dari Sang Kuasa. Allah SWT berfirman:

وَإِمَّا يَنَزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللهِ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Artinya:
“Apabila setan menggodamu maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (Qs. Al-A’raf : 200)

Dalam Tafsir As-Sa’di dinyatakan bahwa, “Kapanpun, dan dalam keadaan apapun, ketika setan menggoda Anda, dimana Anda merasakan adanya bisikan, menghalangi Anda untuk melakukan kebaikan, mendorong Anda untuk berdosa, atau membangkitkan semangat Anda untuk maksiat maka berlindunglah kepada Allah, sandarkan diri Anda kepada Allah, mintalah perlindungan kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar terhadap apa yang anda ucapkan dan Maha Mengetahui niat Anda, kekuatan dan kelemahan Anda. Dia mengetahui kesungguhan Anda dalam bersandar kepada-Nya, sehingga Dia akan melindungi Anda dari godaan dan was-was setan. (Tafsir Karimir Rahman, Hal. 313)

Demikian tulisan ini, semoga bermanfaat adanya. Wallahu ‘alam bish-showab. (*)

Like it? Share it!

Leave A Response