Beranda Islam Sunnah di Hari Raya Idul Adha

Sunnah di Hari Raya Idul Adha

foto: ist/palontaraq
foto: ist/palontaraq

 

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha, ada beberapa hal/kegiatan yang disunnahkan untuk dilakukan, baik sebelum berangkat ke lapangan untuk menunaikan Shalat Ied, dalam perjalanan, pada saat di lapangan, maupun setelah kembali dari lapangan. Beberapa sunnah berhari raya Idul Adha tersebut adalah:

1. Mandi

Dalilnya: “Seorang lelaki bertanya kepada Ali radhiallahu’anhu tentang mandi, ia menjawab: ‘Mandilah setiap hari jika engkau mau’. Lelaki tadi berkata: ‘bukan itu, tapi mandi yang benar-benar mandi’. Ali menjawab: ‘Mandi di hari Jum’at, Idul Fitri, Idul Adha dan Hari Arafah” [HR. Al Baihaqi]

2. Memakai Pakaian terbaik

Sebagaimana diriwayatkan dari Nafi’, “Ibnu Umar biasa mengenakan bajunya yang terbaik pada Idul Fitri dan Idul Adha” [HR. Al Baihaqi 6143]

3.  Tidak Makan hingga Kembali dari  Shalat Ied

Dalilnya: “Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga makan terlebih dahulu, dan tidak makan pada hari Idul Adha hingga beliau kembali dari shalat, lalu makan dengan daging sembelihannya” [HR. Muslim 1308]

4. Mengambil Jalan yang Berbeda ketika Pergi Shalat Ied.

Dalilnya: “Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya ketika hari Id mengambil jalan yang berbeda antara pulang dan pergi” [HR. Bukhari 986]

5. Jalan Kaki Menuju Lapangan Shalat Ied

Ali bin Abi Tholib rodhiyallohu anhu berkata: “Termasuk perbuatan sunnah, kamu keluar mendatangi sholat ied dengan berjalan kaki”. [HR. At-Tirmidzi]

6. Menuju Lapangan Shalat Ied sambil Bertakbir

Dalilnya: “Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam berangkat sholat pada dua hari Ied bersama al-Fadhl bin Abbas, Abdulloh bin Abbas, al-Abbas, Ali, Ja’far, al-Hasan, Husain, Usamah bin Zaid, Zaid bin Haritsah, dan Aiman bin Ummi Aiman sambil mengucapkan tahlil dan takbir dengan mengangkat suaranya…” [HR. Ibnu Khuzaimah & Al Baihaqi]

7. Mengucapkan Tahni’ah “Taqobbalallohu minna wa minkum”

Ibnu Hajar mengatakan, “…Para shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bila bertemu di hari Ied, sebagian mereka mengatakan kepada sebagian yang lain:

ﺗَﻘَﺒَّﻞَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻣِﻨَّﺎ ﻭَﻣِﻨْﻚَ

Artinya:
“Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan dari kamu.” [Lihat pula masalah ini dalam Ahkamul ‘Idain karya syaikh Ali Hasan hal. 61, Majmu’ Fatawa, 24/253, Fathul Bari karya Ibnu Rajab, 6/167-168]

8. Menyembelih Hewan Qurban setelah Shalat Iedul Adha

Dalilnya: “Barangsiapa yang menyembelih sebelum sholat, berarti ia menyembelih hanya untuk dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang menyembelih sesudah sholat, maka telah sempurnalah qurbannya dan sesuai dengan sunnahnya kaum muslimin.” [HR. Bukhori 5546]

9. Tidak Berpuasa pada Hari Raya Iedul Adha

Dalilnya: “Bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melarang puasa pada 2 hari: hari raya Idul Adha dan Idul Fithri.” [HR. Muslim 139]

Taqobbalallohu minna wa minkum! Mohon Maaf lahir dan batin!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT