BerandaIslamPesan Dakwah 9 Syawal 1445 H: Berdo'a (4)

Pesan Dakwah 9 Syawal 1445 H: Berdo’a (4)

Oleh: Prof dr. Veni Hadju, Ph.D

PALONTARAQ.ID – Salah satu ciri orang beriman adalah senantiasa BERDOA. Umumnya kita melihat orang berdoa setelah shalat atau saat memulai dan setelah melakukan sesuatu.

Di Bulan Ramadhan kita biasa melihat orang berdoa sebelum berbuka atau menjelang adzan Subuh. Mereka mengangkat tangannya dan menengadahkan telapak tangannya ke atas dan berharap dengan rasa takut agar permohonannya dikabulkan.

Berdoa dianjurkan mengkuti lafadz yang diajarkan raaulullah walaupun bisa dengan kata-kata sendiri. Apabila direnungkan, redaksi doa yang dicontohkan rasulullah sangat luar biasa. Susunan kalimatnya sangat indah. Kadang kalimatnya menyentuh sanubari dan membuat kita menangis.

Variasi do’a pun sangat banyak dan meliputi semua aspek kehidupan manusia. Hanya memang kemampuan kita menghapal semuanya dan keseriusan mengkajinya sangat terbatas.

Memohon apa saja yang kita inginkan kepada Allah adalah kewajiban. Di Mesjidil Haram, saat 10 malam terakhir Ramadhan, ada doa qunut di rakaat terakhir sholat malam (witir) di mana imam berdoa panjang sekali. Ada yang tidak tahan berdiri sehingga harus duduk.

Sepertinya ada ratusan permintaan yang dipanjatkan. Jamaah sholat mengaminkannya. Inilah sebenarnya kekuatan orang beriman agar hidupnya aman, tenang, dan bahagia di tengah ujian yang melanda.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi perintah-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran”. (Qs. Al-Baqarah 2:186)

TINGKATKAN TERUS VARIASI DOA YANG KITA HAPALKAN DAN PANJATKAN SETIAP HARI. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT