Oleh: Prof dr Veni Hadju, Ph.D
Related Post: Pesan Dakwah 7 Dzulqa’dah 1445 H: Akhir Kehidupan (7)
PALONTARAQ.ID – Hanya Allah yang SEMPURNA. Dia lah (Allah) yang sempurna penciptaan-Nya, sempurna kekuasaan-Nya, sempurna kitab-Nya, sempurna pemeliharaan-Nya, dan seterusnya. Selain Allah tidak ada yang memiliki kesempurnaan. Salah besar kalau ada manusia yang mengharapkan kesempurnaan dari sesamanya.
Manusia adalah makhluk yang lemah. Banyak kekurangannya. Banyak kelemahannya. Akan tetapi tidak sedikit manusia yang suka mencela sesamanya. Mereka tidak mau menerima kelemahan saudaranya.
Seringkali kita mendengar keluhan seseorang terhadap saudaranya atau kerabatnya. Kadang mereka mengharapkan sesuatu yang sulit untuk dipenuhi. Di zaman yang penuh ujian ini memang harapan manusia sering bertolakbelakang dengan kenyataan yang ada.
Allah telah mengingatkan hamba-Nya bahwa keimanan seseorang akan diuji. Tidak satu pun orang beriman akan dibiarkan tanpa ujian. Allah juga mempertegas bahwa syukur dan sabar adalah penangkalnya.
Seberat apapun ujian, manusia masih diberikan nikmat yang berlimpah yang tidak terhitung jumlahnya. Hanya memang diperlukan iman yang adekuat agar menusia bisa dimudahkan untuk banyak bersyukur dan bersabar.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَاٰ تٰٮكُمْ مِّنْ كُلِّ مَا سَاَ لْـتُمُوْهُ ۗ وَاِ نْ تَعُدُّوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗ اِنَّ الْاِ نْسَا نَ لَـظَلُوْمٌ كَفَّا رٌ
Artinya:
“Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).”
(QS. Ibrahim 14: Ayat 34)
KESEMPURNAAN HANYA MILIK-NYA DAN BANYAKLAH BERSYUKUR DI TENGAH UJIAN YANG MENGHADANG. (*)


