Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Tuntunan Hari Raya ‘Idul Fitri sesuai Sunnah
PALONTARAQ.ID – Alhamdulillah, Kementerian Agama (Kemenag RI) secara resmi telah mengumumkan malam ini (21/04/2023) hasil sidang istbat tentang ditetapkannya 1 Syawal 1444 H jatuh pada Hari Sabtu, tanggal 23 April 2023 M, sedang bagi Ormas Islam Muhammadiyah akan lebaran lebih awal, yaitu di Hari Jumat, tanggal 22 April 2023 M.
Perbedaan hari lebaran ini tidak perlu dipersoalkan dan dipertentangkan, karena masing-masing berpegang pada hasil pengamatan dan pertimbangan yang dapat dipertanggung-jawabkan secara ilmiah dan dalil pendukungnya. Yang tak kalah pentingnya bagi kita semua agar dapat melaksanakan amaliah terbaik dan meningkatkan ketaqwaan setelah sebulan penuh ditempa oleh madrasah ramadhan.
Sebagai Panduan Shalat Idul Fitri, berikut ini penulis ketengahkan tentang Kaifiat Shalat Ied dan hal-hal terkait dengan Hari raya Idul Fitri
1. Mandi dengan niat:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالٰى
Artintya:
Aku berniat mandi ‘idul fitri sunnah karena Allah.
2. Berpakaian paling baik (tidak harus baru apalagi mahal.
3. Memakai wewangian (untuk laki² saja).
4. Makan sebelum berangkat Shalat.
5. Jika memungkinkan jalan yang dilewati saat pergi dan pulang berbeda.
6. Shalat ied dengan berjamaah. Hukum shalat ied sunah muakkadah, kecuali madzhab Hanfi; fardhu kifayah. Dalam pelaksanaan shalat Ied, tidak ada adzan dan iqomah. Tempat shalat ied adalah di tanah lapang, masjid, dan tempat-tempat lain yang memungkinkan untuk sholat berjamaah.
7. Shalat ied dengan cara:
~ Niat sholat hari raya Idul Fitri:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Artinya:
Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rokaat menghadap qiblat menjadi ma-mum karena Allah ta’ala.
~ Rakaat pertama setelah takbir dan membaca doa iftitah, lalu takbir 7 ×. Diantara takbir membaca tasbih:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ اَكْبَرُ
~ Rakaat kedua sebelum membaca QS. Al Fatihah, takbir 5 ×. Diantara takbir membaca tasbih seperti di atas.
~ Khusus Imam, rakaat pertama sesudah Al-Fatihah surat Al-A’laa dan rakaat kedua setelah membaca Qs. al-Fatihah membaca surat Al-Ghaasyiyah (seperti bacaan imam shalat jumat).
~ Selesai sholat dilanjutkan dengan khutbah sebanyak 2 ×.
Catatan: Segenap umat Islam, laki-laki dan perempuan, tua-muda, merdeka, budak, musafir dianjurkan untuk berkumpul untuk sholat ‘Id, dan bahkan wanita haid pun dianjurkan untuk ikut berkumpul (tetapi di luar masjid atau mushalla) guna mendengarkan khutbah ied, bukan untuk ikut shalat.
Lihat pula: Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri
Demikian, semoga bermanfaat adanya. Wallahu a’lam bish-shawab. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Pontren Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.



