Oleh: Etta Adil *)
PALONTARAQ.ID – Puisi akrostik yang disusun dan dirangkai atas nama “Putri Risni Aulia Ramadhani” ini menggambarkan sosok pribadi yang mencintai ilmu pengetahuan dan menjadikan perpustakaan sebagai ruang tumbuh. Ketekunan membaca dan belajar dilakukan dengan tenang, tidak haus pujian atau sorotan, tetapi tetap memiliki semangat berprestasi yang kuat.
Selain rajin belajar, tokoh dalam puisi juga kreatif—menyukai menggambar dan berani mencoba hal-hal baru meskipun belum banyak diminati orang lain. Pesan utamanya adalah bahwa kesuksesan tidak selalu lahir dari keramaian dan perhatian publik, melainkan dari konsistensi, keberanian mengeksplorasi minat, serta keteguhan hati untuk terus maju demi tujuan yang mulia.
Di Antara Buku dan Impian
Perpustakaan menjadi pelabuhan tenangnya berpijak,
Usaha belajar bagai Ulasan Buku yang tak pernah retak,
Tinta ilmu tersimpan rapi di setiap rak,
Ref erensi hidup ia cari tanpa banyak riak,
Indeks prestasi tumbuh meski tanpa sorot kilat.
Rak-rak buku menjadi saksi langkahnya sunyi,
Ilustrasi digambar halus di lembar imaji,
Sirkulasi pengetahuan mengalir setiap hari,
Nomor klasifikasi menuntunnya teliti,
Inspirasi hadir dari halaman yang sepi.
Arsip mimpi ia simpan rapi dalam diri,
Upaya mencoba hal baru tak pernah berhenti,
Literasi menjadi lentera hati,
Imajinasi tumbuh lewat pena dan sketsa seni,
Ambisi berprestasi dijaga rendah hati.
Referensi dunia ia buka perlahan,
Antologi gagasan memperluas pandangan,
Majalah ide dibacanya tanpa paksaan,
Artikel hidup ia tulis dengan tindakan,
Dokumentasi usaha menjadi bukti ketekunan,
Halaman gagal tak membuatnya mundur tujuan,
Akses ilmu selalu ia temukan,
Narasi baru berani ia jalankan,
Ikhtiar mulia menjadi judul perjalanan.
***
Minasatene-Pangkep, 21 Januari 2026
(* Etta Adil, Penikmat Puisi/Jurnalis Independen.


