Oleh: Etta Adil *)
PALONTARAQ.ID – Berikut ini adalah puisi akrostik yang disusun dan dirangkai khusus untuk Malika Azzahra, mencerminkan profilnya yang inspiratif sebagai santriwati yang berprestasi namun tetap membumi.
Mutiara dari Ma’rang: Malika Azzahra
Ma’rang saksi lahirnya mutiara, santriwati tekun sejak usia belia
Alangkah elok budi pekertimu, santun, anggun, dan bersahaja
Lincah dalam tari, cerdas dalam berpikir, semangatmu membara tiada henti
Ingin tampil bersinar di setiap ajang, baik di dalam maupun di luar lingkungan pesantren
Karaktermu supel, merangkul kawan, tahu cara menghargai dan memberi arti
Anak legislator namun tak jumawa, kemewahan harta tak pernah kau pamerkan di hati.
Aktif berbakti di Palang Merah, menebar perhatian bagi sesama yang membutuhkan
Zaman saksi kau cantik berbaris, Paskibraka kabupaten kau jalankan dengan kehormatan
Zahirmu malebbi menawan pandangan, batinmu kuat memimpin rekan di OSIS
Amanah sebagai wakil ketua, menjadi teladan tanpa perlu menyombongkan diri
Hidupmu harmoni antara prestasi dan kerendahan hati yang nyata
Rendah hati meski di puncak, menjaga marwah orang tua dan nama baik keluarga
Azzahra, namamu semerbak bunga, jadilah santriwati kebanggaan Ma’rang dan IMMIM tercinta.
***
Makna puisi akrostik atas nama Malika Azzahra ini mengedepankan integritas diri, menonjolkan sifatnya yang tidak pamer (low profile) meskipun berlatar belakang keluarga pejabat (DPRD), sebuah teladan penting bagi generasi masa kini. Pun berpribadi multitalenta, menggabungkan bakat seninya (tari) dengan kedisiplinan (Paskibraka) dan kepemimpinan (OSIS). Dengan keterlibatannya di PMR, menambah kelebihannya dalam sikap dan sifat penuh empati, perhatian dan supel.
Minasatene-Pangkep, 16 Januari 2026
(* Etta Adil, Penikmat Puisi/Jurnalis Independen.


