Oleh: Etta Adil *)
PALONTARAQ.ID – Puisi akrostik yang disusun dan dirangkai atas nama “Magfira Miftahul Khair” ini menekankan pesan bahwa sebagaimana tajwid memperindah dan meluruskan bacaan Al-Qur’an, demikian pula akhlak yang baik memperindah kehidupan seseorang.
Sosok santri digambarkan ceria, mudah bergaul, sopan, dan rajin—menjadi harapan orang tua bagi masa depan keluarga. Setiap hukum tajwid dianalogikan sebagai nilai karakter: kelembutan, ketegasan, keseimbangan iman, serta kemampuan menempatkan diri. Intinya, keindahan ilmu harus berjalan seiring dengan keindahan perilaku agar membawa kebaikan bagi diri, keluarga, dan lingkungan.
Tajwid Akhlaq, Cahaya Kebaikan


