Oleh: Prof dr Veni Hadju, Ph.D
PALONTARAQ.ID – Semua orang ingin dimuliakan, termasuk anak kecil sekalipun. Banyak bahkan yamg ingin menjadi orang PALING MULIA. Dengan menduduki posisi tertentu mereka menyangka itulah kemuliaan tertinggi. Untuk mencapai itu, sebagian besar berusaha dengan berbagai cara dan upaya. Kadang mereka mengeluarkan uang yang sangat banyak. Sayang sekali tidak sedikit yang kecewa karena ternyata mereka tidak menemukan impian mereka.
Aktifitas keseharian setiap orang ditentukan oleh posisi atau profesi yang mereka jalankan. Seorang wanita karir akan sangat jauh berbeda dengan seorang ibu rumah tangga dengan tiga anak yang mengasuh anaknya sepenuhnya.
Juga, seorang guru atau dosen akan sangat berbeda aktifitasnya sehari -hari dengan seoeang pedagang. Namun, kalau mereka adalah orang beriman maka mereka akan sama dalam ibadah utama. Pasti akan ketemu saat sholat berjamaah di mesjid, menghadiri majelis taklim, kepanitiaan dalam ibadah sosial, atau berangkat umrah/haji.
Allah menakdirkan setiap orang berbeda. Bisa dibayangkan kalau semua orang hanya mau berprofesi sebagai dokter. Atau, senua cenderung mau jadi pedagang. Siapa yang akan jadi pasien? Siapa yang menjadj pembeli? Siapa yang akan menjadi petugas keamanan? Semua orang punya peran yang signifikan. Semua saling memerlukan dan yang membedakan hanya keimanan seseorang. Dengan iman itulah Allah memberi derajat kemuliaan kepada setiap hamba-Nya.
Yaaa ayyuhan-naasu innaa kholaqnaakum ming zakariw wa ungsaa wa ja’alnaakum syu’uubaw wa qobaaa-ila lita’aarofuu, inna akromakum ‘ingdallohi atqookum, innalloha ‘aliimun khobiir.
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang PALING MULIA di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.”
(Qs. Al-Hujurat 49: Ayat 13)
JADILAH ORANG PALING MULIA DENGAN MENJAGA KETAKWAANMU. (*)
Pesan Dakwah Prof dr Veni Hadju, Ph.D, 04 Shafar 1446 H



[…] Related Post: Pesan Dakwah Prof dr Veni Hadju, Ph.D: Paling Mulia (24) […]