Oleh: Prof dr. Veni Hadju, Ph.D
PALONTARAQ.ID – Mencari sosok pemuda yang terbina pribadinya, tumbuh dalam suasana ketaatan kepada Sang Pencipta, adalah hal yang terbilang sulit. Mereka hadir setiap lima waktu di mesjid, lancar membaca al-Qur’an, rajin berpuasa sunnah, senang bekerja dan belajar, berpikir positif, optimis melihat masa depan, dan merindukan surga. Pemuda seperti ini adalah MUTIARA di antara jutaan pemuda yang ada di dunia ini.
Setiap orang tua pasti menginginkan hadirnya MUTIARA dalam rumahnya. Tidak sedikit orang tua mengorbankan apa saja yang mereka miliki untuk kepentingan anaknya khususnya pendidikan. Namun kadang mereka menyesal karena anaknya jauh dari mesjid kecuali Jumat, jauh dari Al-Qur”an kecuali Ramadhan, dan sering lalai dalam ketaatan kepada Penciptanya. Gemerlap dunia telah membuat mereka terpesona dan mencintainya.
Allah berulang kali mengingatkan hamba-Nya agar berhati-hati dengan daya tarik dunia. Bagi orang beriman yang yakin dengan kehidupan akhirat yang lebih baik akan memandang dunia hanya sebuah fatamorgana dan mereka harus berhati-hati dengan tipuan di dalamnya. Sebaliknya, bagi mereka yang tidak yakin akan berbuat seenaknya dan menghabiskan waktu dan tenaganya kepada sesuatu yang sia-sia.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَا لْاٰ خِرَةُ خَيْرٌ وَّ اَبْقٰى
wal-aakhirotu khoiruw wa abqoo
Artinya:
“Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (Qs. Al-A’la 87: Ayat 17)
WUJUDKAN ANAK-ANAKMU MENJADI MUTIARA DALAM KELUARGAMU. (*)
(* Prof dr. Veni Hadju, Ph.D, Akademisi UNHAS


