Karya: Ibrahim A. Daus
Mappatabe’
adalah kata yang sarat makna
berselimut budaya
bersarung adat
bergaung kehormatan
berselempang semangat
yang tak pernah lekang oleh waktu
Mappatabe’
terkadang kau terlupakan oleh pergeseran masa dan modernisasi zaman
dan tak dikenang oleh kehingaran nafsu
Mappatabe’
aku mendamba
kau tetap menjadi angin yang menyejukkan gerah
seperti air yang mengenyahkan dahaga
seperti cinta yang menghilangkan kebencian
Mappatabe’
kau kehilangan makna dan mati
maka aku memungut belulangmu lalu memberi nafas dan makna
karena tanpa mu aku kehilangan arah dan kehampaan dalam sepi
karena tanpamu aku kehilangan wajah didepan istana pangngadereng
Mappatabe’
hadir dalam kata, kadang terlupa ditakhtakan
Meski setia dalam kehormatan, dalam mengusung bijak, sipakatau, sipakainge’, dan sipakalebbi’.
Mappatabe’,
kau diusung dalam keranda
belum mati tapi rasanya terkubur
oleh angkuhnya perjalanan waktu
Mappatabe’
Bangkitlah bersama kami
sebelum orang yang tak kenal denganmu membuatkan nisan dan kuburan baru untukmu.
(***)
Ibrahim A. Daus,
Tribun Citramas Pangkajene
Pangkep, 27 Juli 2024
Related Post: Mengangkat Budaya Mappatabe’ dalam Seni Pertunjukan



