BerandaAl-Qur'anMemahami Mad Lazim, Macam dan Contohnya

Memahami Mad Lazim, Macam dan Contohnya

Oleh: Muhammad Farid Wajdi, S.H.i., M.M.

Lihat pula: Ustadz Jaaze Bimbing Menghafal Al-Qur’an 10 Menit Perhalaman

PALONTARAQ.ID – Hukum Bacaan Mad Lazim Kilmi dan Mad Lazim Harfiy merupakan bagian tak terpisahkan dari Pelajaran Tajwid, sehingga sangat penting untuk dipahami sebagai bagian pula dari membenarkan dari Ayat-ayat Allah SWT yang kita baca.

Pembagian Mad dalam Ilmu Tajwid. (foto: ist/palontaraq)
Pembagian Mad Lazim dalam Ilmu Tajwid. (foto: ist/palontaraq)

Kata “mad” sendiri berarti bacaan panjang, sedangkan kata “lazim” artinya biasa, wajar, atau pasti. Sehingga Mad Lazim, menurut bahasa bisa dimaknai dengan bacaan yang mesti dibaca panjang, yang panjang bacaannya adalah 6 harokat atau tiga alif.

Dalam Kitab Tuhfatul Athfal, Mad lazim adalah apabila mad bertemu huruf sukun asli dalam satu kata.

وَلاَزِمٌ إِنِ السُّكُونُ أُصِّلاَ • وَصْلاً وَوَقْفًا بَعْدَ مَدٍّ طُوِّلَا

Artinya:
Dan mad lazim adalah apabila terdapat sukun asli setelah mad, ukuran madnya thul (6 harakat) baik ketika washal maupun waqaf.

Hal ini senada dengan pengertian sebagaimana bait dalam Muaqaddimah Al-jazariyyah:

فَلاَزِمٌ إِنْ جَاءَ بَعْدَ حَرْفِ مَدْ • سَاكِنُ حَالَيْنِ وَبِالطُّولِ يُـمَدْ

Artinya:
Mad lazim adalah apabila huruf sukun datang setelah mad dalam dua keadaan (waqaf dan washal) dengan thul (6 harakat) dipanjangkannya.

Semua mad lazim dibaca 6 harakat. Dinamakan mad lazim karena semua ulama ahli qiraat sepakat untuk memanjangkannya lebih dari dua harakat dan sepakat mengenai ukuran panjangnya yaitu 6 harakat atau disebut thul dalam istilah tajwid.

Pembagian Mad Lazim

Mad lazim ini dibedakan menjadi dua, Mad lazim adalah apabila mad bertemu huruf sukun asli dalam satu kata, yaitu mad lazim Mutsaqqal (diberatkan) dan mad lazim Mukhaffaf (diringankan).

Contoh:

وَلاَ الضَّالِّيْنَ، كَافَّة ، اَلْحـَــاقَّة

1. Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi

Menurut bahasa, mad lazim mutsaqqal kilmi adalah kalimat yang wajib dibaca panjang (6 harakat/6 alif) dan diberatkan.

Jadi ada dua syarat suatu kalimat disebut bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi, pertama, bacaan mad bertemu huruf bertasydid kedua, huruf yang bertasydid tersebut harus berada dalam satu kata.

Menurut istilah adalah kalimat yang wajib dibaca panjang (6 harakat/6 alif) dan diberatkan, karena ada huruf mad yang diiringi dengan huruf berharokat tasydid dalam satu kata, cara membacanya diberatkan sebab diidghamkan.

Ponpes Modern Putri IMMIM menerima Pendaftaran Santriwati Baru TP.2021/2022.
Ponpes Modern Putri IMMIM menerima Pendaftaran Santriwati Baru TP.2021/2022.

2. Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi

Menurut bahasa, mad lazim mukhaffaf kilmi adalah kalimat yang wajib dibaca panjang (6 harakat/6 alif) dan diringankan.

Menurut istilah, mad lazim ini adalah kalimat yang wajib dibaca panjang (6 harakat/6 alif) dan diringankan karena ada huruf mad yang diiringi huruf berharakat sukun dalam satu kata dan tidak diidghamkan.

Dalam Al-Quran yang merupakan contoh hukum bacaan ini hanya ada satu kata yaitu آلآن . Dalam Al Qur’an bacaan ini tidak banyak, hanya ada pada beberapa tempat diantaranya tempat, Surat Yunus ayat 51 dan 91, lafalnya:

أَثُمَّ إِذَا مَا وَقَعَ آمَنْتُمْ بِهِ ۚ آلْآنَ وَقَدْ كُنْتُمْ بِهِ تَسْتَعْجِلُونَ (يونس:51

آلْآنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنْتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ (يونس:91

 

3. Mad Lazim Mutsaqqal Harfi

Hukum bacaan mad lazim musaqqal harfi ini terjadi pada fawatihussuwar (huruf awal/pembuka surah).

Tentu masih diingat tentang hukum bacaan mad lazim musaqqal, ciri utamanya adalah adanya mad yang bertemu tasydid atau diidighamkan. Karena terjadi pada fawatihussuwar, maka disebut mad lazim musaqqal harfi.

Adapun huruf fawatihussuwar (huruf awal/pembuka surah) sebagai berikut:

ن, ق, ص, ع, ل, س, ك, م

yang bisa disingkat dengan lafal:

نقص عسلكم

Adapun panjang bacaanya yaitu 3 alif (6 harakat). Mad ini juga bisa disebut dengan:

( مد لازم حرفي مشبع )

Contoh :

‫الم‬–‫طسم‬–‫المص‬

Jadi mad lazim musaqqal harfi adalah huruf yang wajib dibaca panjang (6 harakat/6 alif) dan diberatkan, karena ada mad pada fawatihussuwar yang diiringi dengan huruf berharokat tasydid, cara membacanya diberatkan sebab diidghamkan.

4. Mad Lazim Mukhaffaf Harfi

Mad lazim musaqqal harfi adalah huruf yang wajib dibaca panjang (6 harakat/6 alif) dan dibaca ringan, karena ada mad pada fawatihussuwar yang tidak diiringi dengan huruf berharokat tasydid, cara membacanya diringankan sebab tidak diidghamkan.

Contoh:

طه,  يس, حم , الر ,كٓهٰيٰـعٓـصٓ

 

Demikian sedikit uraian yang berkaitan dengan hukum bacaan mad lazim, baik mukhaffaf kilmi, musaqqal kilmi, mukhaffaf harfi, dan musaqqal harfi.  Semoga dapat dipahami!

(* Muhammad Farid Wajdi, S.H.i., M.M., Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep

Webinar Bahasa Arab. (foto: ist/palontaraq)
Webinar Bahasa Arab. (foto: ist/palontaraq)

 

 

1 KOMENTAR

  1. Alifah dinul Zahra
    Kls IX.A

    Jawaban:
    1.Ada 3 tradisi masyarakat suku Bugis yaitu:
    – mabbarsanjji
    – suromaca
    – mapacci

    2. Seni qasidah lahir bersamaan dengan kelahiran Islam. Untuk pertama kalinya, qasidah ditampilkan oleh kaum Anshar (penolong Nabi Muhammad saw. dan sahabat­-sahabatnya dari kaum Muhajirin dalam perjalanan hijrah dari tanah kelahirannya (Makkah) ke Yatsrib (Madinah). Pada saat itu beberapa kaum Anshar menyambut kedatangan Nabi dan mendendangkan lagu-lagu pujian diiringi dengan lantunan musik rebana. Lagu-lagu pujian saat itu pun melegenda hingga hari ini sebagai lagu klasik dan masih dapat dinikmati hingga sekarang

    3. mengajak orang-orang yang ingin bergabung di pewayangannya dengan syarat sebelum bergabung harus mengucap 2 kalimat syahadat.

    4. Khusus bayi perempuan, lidahnya ditetesi madu dengan menggunakan kain. Hal itu dimaksudkan agar anak tersebut memiliki kata-kata semanis madu.

    5. Upacara Sekaten adalah sebuah upacara ritual di Kraton Yogyakarta yang dilaksanakan setiap tahun. … Upacara Sekaten diselenggarakan untuk memperingati hari kelahiran (Mulud) Nabi Muhammad SAW. Tujuan lain dari penyelenggaraan upacara ini adalah untuk sarana penyebaran agama Islam.

    6. Tradisi menurut bahasa berarti adat istiadat, kebiasaan, turun menurun. Sedangan tradisi menurut istilah adalah adat kebiasaan turun-menurun (dari nenek moyang) yang masih dijalankan dalam masyarakat. Sebelum Islam datang, masyarakat Nusantara sudah mengenal berbagai kepercayaan. Hal inilah yang membuat proses dakwah Islam pada saat itu tidak terlepas dengan adat istiadat yang berlaku di masyarakat, karena sudah mendarah daging. Sehingga memerlukan proses yang cukup lama. Dalam hal ini dapat kita pahami bahwa tradisi Islam di Nusantara merupakan akulturasi antara ajaran Islam dan adat istiadat yang ada di Nusantara. Banyaknya kesenian dan adat istiadat yang berkembang di Nusantara yang bernafaskan Islam merupakan rangkaian dakwah Islam yang dilakukan pada masa itu. Munculnya seni tradisi Islam, baik di Jawa maupun di Luar Jawa (dengan berbagai nama dan istilahnya) tentu merupakan ekspresi keberagamaan masyarakat yang bersifat lokal. Sehingga jenis dan macamnya sangat beragam. Namun yang pasti sentuhan budaya lokal dengan agama Islam yang berlangsung telah melahirkan sebuah bentuk seni baru yang berfungsi baik sebagai ekspresi keagamaan maupun ekspresi budaya.

    Apapun nama dan tujuannya, kesenian tradisi Islam merupakan bagian penting dalam penyebaran Islam di Indonesia, dan mungkin bahkan di dunia. Berkat kearifan tokoh-tokoh penyebar Islam dalam mengelola percampuran antara syariat Islam dengan budaya lokal, maka banyak dihasilkan sebuah karya seni yang indah dan merupakan alat sosialisasi yang hebat serta metode dakwah yang paling efektif. Khusus di Jawa ada istilah “syi’iran” yaitu sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu seni tradisi Islam dengan campuran bahasa jawa. Istilah ini kalau dilacak akar sejarahnya tentu masih sangat erat dengan keberadaan Wali Songo di Jawa. Di daerah lain, tradisi semacam ini sangat mungkin muncul dengan istilah lain. Syi’iran merupakan bagian penting dari keseluruhan tradisi Islam di Jawa, meskipun istilah ini masih berkembang di pedalaman jawa atau di daerah tertentu (misal sunda). Demikianlah sahabat bacaan madani ulasan tentang perbedaan seni budaya lokal dari tradisi Islam dan yang bukan dari tradisi Islam. Berkat kearifan tokoh-tokoh penyebar Islam dalam mengelola percampuran antara syariat Islam dengan budaya lokal, maka banyak dihasilkan sebuah karya seni yang indah dan merupakan alat sosialisasi yang hebat serta metode dakwah yang paling efektif.

    7. karena adat dianggapa lebih mudah melekat dlm masyarakat sehingga bila dakwah islam dilakukan dgn mengaitkan adat /budaya maka akan cepat di terima dan melekat dgn mudah di masyarakat

    8. karena adat dianggapa lebih mudah melekat dlm masyarakat sehingga bila dakwah islam dilakukan dgn mengaitkan adat /budaya maka akan cepat di terima dan melekat dgn mudah di masyarakat

    9. Kebudayaan Islam adalah hasil akal, budi, cipta, rasa dan karsa manusia yang berlandaskan pada nilai nilai tauhid. Islam sangat menghargai akal manusia untuk berkiprah dan berkembang. Perkembangan kebudayaan yang didasari dengan nilai-nilai keagamaan menunjukkan agama memiliki fungsi yang demikian jelas.

    10. Keragaman adat dan tradisi Nusantara bersifat dinamis dan berakuluturasi dengan pelbagai aspek, salah satunya dengan ajaran Islam. Mabbarasanji atau pembacaan Kitab Barzanji di kalangan masyarakat Bugis di Makassar termasuk bagian akulturasi tersebut.

    Perlu diketahui, Islam masuk ke Sulawesi Selatan dengan cara yang sangat santun terhadap kebudayaan dan tradisi masyarakat Bugis Makassar. Bukti nyata dari sikap kesantunan Islam terhadap budaya dan tradisi Bugis Makassar dapat kita lihat dalam tradisi-tradisi keislaman yang berkembang di Sulawesi Selatan hingga kini.

    Contohnya penggantian pembacaan kitab La Galigo dengan tradisi pembacaan Barzanji, sebuah kitab yang berisi sejarah kehidupan Nabi Muhammad Saw, dalam setiap hajatan dan acara, doa-doa selamatan, bahkan ketika membeli kendaraan baru, dan lain sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT