BerandaKesehatanPesan Dakwah Prof dr. Veni Hadju: Vaksin

Pesan Dakwah Prof dr. Veni Hadju: Vaksin

Oleh: Prof. dr. Veni Hadju, Ph.D

PALONTARAQ.ID – Berita yang paling populer saat ini adalah Vaksin Covid-19. Banyak pro kontranya. Yang mendukung tenang-tenang saja, namun yang kurang setuju banyak komentarnya.

Ada yang mengkhawatirkan efek samping, ada yang bertanya mengapa China, ada yang meragukan efektivitasnya, dan sebagainya. Bahkan tidak sedikit secara tegas menolak vaksin ini.

Vaksin adalah metode yang terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan imunitas seseorang dan melindungi masyarakat dari serangan wabah.

Tercatat dalam sejarah bahwa wabah sebelumnya di dunia ini bisa diselesaikan dengan vaksin seperti cacar, polio, atau campak walaupun itu membutuhkan waktu ratusan tahun dan itupun masih tersisa di sebagian negara.

Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia tidak bisa ditawar-tawar lagi karena kasus positif dan kematian terus meningkat. Pemerintah harus bekerja keras dan menyiapkan dana triliunan rupiah untuk itu.

Allah memang terus menguji hamba-hamba-Nya. Ujian wabah ini mungkin akan terus berlanjut dan bahkan bisa bertambah berat.

Para ahli terus berupaya menyiapkan vaksin yang efektif. Tidak tanggung-tanggung ada 286 vaksin dalam proses pengujian saat ini walaupun baru beberapa yang sudah mengantongi izin edar.

Namun para ahli juga sadar bahwa vaksin bukan segalanya. Perilaku masyarakat dalam mencegah penularan virus ini tetap diperlukan.

Maha Benar Allah dengan firman-Nya: Waqatha’naahum fil ardhi umama, min humush shaalihuuna wamin hum duuna dzaalik. Wabalaunaahum bil hasanaati wassayyiaati, la ‘allakum yarji’uun (QS Al-A’raf 7:168).

Artinya: Dan Kami bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan. Di antaranya ada orang yang saleh dan ada yang tidak demikian. Dan Kami uji mereka dengan yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk. Agar mereka kembali kepada kebenaran.

SIAPKANLAH DIRIMU UNTUK VAKSINASI DAN HANYA KEPADA-NYA KITA BERHARAP.

 

Pesan Dakwah 27 Jumadil Awal 1442H

Berita sebelumyaMenyikapi Vaksin
Berita berikutnyaMemesan Takdir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT