Soal Dugaan Korupsi Asabri, Kapolri: Ditangani Tim Pimpinan Kabareskrim

by Penulis Palontaraq | Jumat, Jan 17, 2020 | 43 views
Dirut PT Asabri, Sonny (foto: ist/palontaraq)

Dirut PT Asabri, Sonny Widjaja (foto: ist/palontaraq)

– Dirut PT. Asabri: Tidak Ada Korupsi di Asabri

Related Post: Ramai-ramai Rampok Uang Negara via BUMN

Laporan: Etta Adil

PALONTARAQ.ID, JAKARTA – Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan akan membuat tim gabungan untuk menyelidiki kasus dugaan Korupsi Asabri, yang terdiri atas Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) Bareskrim Polri dan Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya.

“Saya sedang memerintahkan Kabareskrim untuk membikin tim gabungan dari Dittipikor sama Ditkrimsus Polda Metro untuk melakukan verifikasi dan penyelidikan,” kata Kapolri Idham Azis di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2020).

Kapolri Idham Azis juga mengatakan kasus tersebut masih berada dalam tahap verifikasi. Dia mengatakan kasus tersebut akan diselidiki oleh Kepala Bareskrim Polri.

“Ya kita kan baru masuk taraf proses verifikasi, penyelidikan. Tentu langkah-langkah progresnya akan kita lihat ke depan. Timnya dipimpin langsung Kabareskrim,” ungkap Kapolri Idham Azis.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud Md meminta kasus dugaan Korupsi Asabri tidak lagi diributkan di kantornya lagi. Dia mengatakan kasus dugaan korupsi tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.

“Apa namanya (Asabri) nggak usah diributkan di kantor Kemenko Polhukam lagi, itu sudah ditangani polisi,” kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (16/1).

KPK-BPK Join Investigation Usut Dugaan Korupsi Asabri Rp 10 T

KPK mengatakan akan ikut terlibat mengusut dugaan korupsi Rp 10 triliun di PT Asabri dengan bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan bahwa KPK merespons dengan cepat informasi terkait Dugaan Korupsi di PT. Asabri, dan akan melakukan join investigation dengan BPK, jadi penyelidikan bersama.

“BPK akan melakukan audit. Sedangkan KPK akan menyelidiki ada-tidaknya tindak pidana korupsi di PT Asabri itu. Kemudian kita juga melakukan penyelidikan. Jadi di sana akan apakah ditemukan adanya peristiwa pidana atau tidak karena ini adalah proses penyelidikan,” ujar Ali Fikri.

Dugaan korupsi di PT Asabri ini awalnya dilontarkan Menko Polhukam Mahfud Md. Mahfud bahkan mengatakan masalah Asabri tak jauh berbeda dengan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), sejak Jumat (10/1/2020).

Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja membantah tuduhan dugaan korupsi yang sempat dilayangkan kepada perusahaan pelat merah itu. Sonny menegaskan uang yang dikelola Asabri tidak dikorupsi.

“Saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola di PT. Asabri aman, tidak hilang, dan tidak dikorupsi,” ujar Sonny Widjaja seraya menyentil pihak-pihak yang selama ini menuduh asuransi pelat merah ini terlibat korupsi.

“Kepada pihak-pihak yang ingin berbicara tentang PT. Asabri harap menggunakan cara dan fakta yang sudah terverifikasi. Hentikan pendapat, pembicaraan yang cenderung tendensius dan menjurus negatif yang mengakibatkan kegaduhan,” harapnya. (*)

Like it? Share it!

Leave A Response