Beranda Kuliner Menikmati Sop Kaki Kambing di Kawasan Kuliner Sabang

Menikmati Sop Kaki Kambing di Kawasan Kuliner Sabang

Laporan: Etta Adil

Tulisan sebelumnya: Mengenal Ondel-ondel Jakarta

PALONTARAQ.ID, JAKARTA – Siapa yang tak mengenal Jalan Sabang Jakarta Pusat? Beberapa waktu lalu, malah ramai diberitakan Presiden Jokowi memilih Kuliner Jalan Sabang sebagai tempat pilihan Makan Siang bersama keluarganya.

Kuliner di Jalan Sabang Jakarta Pusat menawarkan berbagai macam pilihan menu makanan ‘merakyat’, tentu pula dengan harga yang merakyat.

Kawasan kuliner Jalan Sabang ini memang terkenal sebagai salah satu sentra kuliner di ibukota. Banyak pengunjung datang untuk sarapan, santap siang ataupun makan malam. Ramai sekali, penuh sesak dan antre.

Penulis sendiri memilih untuk mencoba mengasup Sop Kaki Kambing dan teman yang menemani, memilih menikmati Nasi Goreng dan Sate Kambing. Ada banyak kedai yang memilih menjual menu serupa, baik Sate Kambing maupun Sop Kambing.

Sop Kaki Kambing. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Sop Kaki Kambing. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Sate Kambing. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Sate Kambing. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Satu diantaranya yang cukup terkenal itu ialah Kedai Sate Jaya Agung. Kedai ini  tidak terlalu besar, tetapi pembelinya dari berbagai kalangan.

Alasannya tentu selain soal rasa, juga karena potongan daging kambing pada sate yang disajikan cukup besar. Aroma lemak yang gurih pada setiap tusuk, menambah kelezatannya.

Menikmati Sate Kambing dan Sop Kaki Kambing. (foto: ist/palontaraq)
Menikmati Sate Kambing dan Sop Kaki Kambing. (foto: ist/palontaraq)

Kawasan kuliner Jalan Sabang. (foto: ist/palontaraq)
Menikmati Nasi Goreng dan Sate Kambing. (foto: ist/palontaraq)

Sate Jaya Agung merupakan salah satu kuliner legendaris di kawasan Jalan Sabang ini, dan bahkan disebut-sebut sudah mulai melayani pembeli sejak Tahun 1963.

Soal Sate Kambing, nampaknya mereka ahlinya. Sebelum dibakar, daging kambingnya direndam dengan bumbu pilihan terlebih dahulu.

Soal Sop Kaki Kambing, penulis mencobanya di Warung Tenda Sop Kambing Tiga Saudara. Untuk penyajian Sop Kambing di Warung Tenda ini ternyata cukup dikenal dan tersebar di penjuru Jakarta.

Sop Kaki Kambing yang disajikan cukup nikmat. Aroma daging kambingnya tetap terasa dan seperti itulah khas dari Sop Kambing.

Sop Kambing Tiga Saudara ini jadi comfort food karena mudah ditemukan dimana-mana, dan rasanya pun khas. Untuk kuahnya, cukup gurih karena dicampur susu dan santan.

Ada banyak pilihan makanan yang bisa dinikmati di Kawasan Kuliner Jalan Sabang ini.

Selain Sate Kambing dan Sop Kambing, ada pula nasi goreng dengan berbagai macam cara pengolahan, Pempek, Sate Ayam, Ayam Geprek, Bakso, Soto Ceker, Soto Ranjau, Soto Madura, Soto Babat, Soto Ayam, Nasi Goreng Kebun Sirih, Seafood, dan belasan menu lainnya.

Kawasan kuliner Jalan Sabang. (foto: ist/palontaraq)
Kawasan kuliner Jalan Sabang. (foto: ist/palontaraq)

Kawasan Kuliner Sabang. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Kawasan Kuliner Sabang. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Kawasan kuliner Jalan Sabang. (foto: ist/palontaraq)
Kawasan kuliner Jalan Sabang. (foto: ist/palontaraq)

Kawasan kuliner Jalan Sabang. (foto: ist/palontaraq)
Kawasan kuliner Jalan Sabang. (foto: ist/palontaraq)

Soal harga dijamin merakyat, dari harga Rp 1o.000,- sampai Rp.55.000,- Tentu saja tergantung pesanan makanan. Kadang suatu makanan disajikan dalam porsi besar, sehingga dapat dinikmati berdua.

Kuliner Jalan Sabang hidup sesuai tuntutan ibukota, seperti tak pernah berhenti melayani pengunjung dari pagi sampai tengah malam.

Tak hanya para penjaja makanan dan pengunjung yang sepertinya tak berhenti datang, pengamen, penjual tisu, tukang parkir, penjual asongan juga menghidupi diri mereka dari keriuhan Jalan Sabang ini.

Penulis di Kawasan Kuliner Sabang. (foto: ist/palontaraq)
Penulis di Kawasan Kuliner Sabang. (foto: ist/palontaraq)

Bagi pendatang baru di Jakarta, rasakanlah sensasi berwisata kuliner di Jalan Sabang. Sudah siap kulineran? (*)

 

Etta Adil, Traveler dan Penikmat Kuliner Lokal.

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

  Laporan: Nurhudayah Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM PALONTARAQ.ID - Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM...

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

  Lihat pula: Ketua TP PKK Sulsel kunjungi Ponpes Modern Putri IMMIM Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Dalam kunjungannya ke Kampus Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,...

Santri Putri IMMIM Ikuti Program Pesantren Sehat

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Sebanyak 20-an santriwati didampingi Guru/Pembina Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM dari perwakilan berbagai tingkatan, Rabu kemarin (18/11/2020) mengikuti dengan hikmat...

Ketua TP PKK Sulsel Kunjungi Ponpes Putri IMMIM

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Lies F Nurdin secara mendadak melakukan kunjungan silaturrahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Putri...