Keluhku

Keluhku
Keluhku (Ilustrasi: ist/palontaraq)

 

Oleh: Etta Adil

 

Kukira semua orang akan berpendapat sama denganku

Bahwa orang tertentu harus dihargai jasanya

Dibanding begitu banyak orang yang belum menunjukkan pengabdian.

 

Dibanding yang lain, aku sudah tua

Namun semangatku masih muda, melebihi semangat anak muda

Paling tidak itu kulakukan

Demi menjadi abdi negara dan abdi masyarakat.

 

Ternyata memang banyak yang keliru terpahami

Tak ada yang gratis di dunia ini. Semua harus dihitung harganya.

Karya intelektual berupa buku dan artikel penting dari abdi tulus tak terhitung.

 

Sekian tahun, daerah ini terpublikasi dari pemikiran yang tersebar

Atas semua jerih payah itu, dianggap cukup dihargai dengan status honor daerah

Media mengingatnya, namun pengambil kebijakan menafikannya

 

Ah, Aku memang harus pergi, karena kusadar tempatku bukan disitu!

 

 

Puisi Etta Adil, Pangkep,  Desember 2013

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT