BerandaEkonomiSumber Daya Manusia: Komponen dan Peranannya

Sumber Daya Manusia: Komponen dan Peranannya

 

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – Yang dimaksud Sumber Daya Manusia (SDM) disini adalah individu produktif yang bekerja sebagai penggerak suatu organisasi, baik itu di dalam institusi maupun perusahaan yang memiliki fungsi sebagai aset sehingga harus dilatih, terlatih, serta dikembangkan kemampuan atau kompetensinya.

Secara makro, yang dimaksud Sumber Daya Manusia, terdiri dari dua, yakni SDM makro yaitu jumlah penduduk dalam usia produktif yang ada dalam suatu wilayah, dan SDM mikro dalam arti sempit yaitu individu yang bekerja pada sebuah institusi atau perusahaan.

Salah satu kegiatan di PT. Semen Tonasa, Biringere-Pangkep. (foto: ist/palontaraq)
Salah satu kegiatan di PT. Semen Tonasa, Biringere-Pangkep. (foto: ist/palontaraq)

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan suatu hal yang sangat penting dan harus dimiliki dalam upaya mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.

SDM merupakan elemen utama organisasi dibandingkan dengan elemen sumber daya yang lain seperti modal, teknologi, karena manusia itu sendiri yang akan mengendalikan faktor lain.

Salah satu potret kegiatan rapat di perusahaan PT. Semen Tonasa, Biringere-Pangkep. (foto: ist/palontaraq)
Salah satu potret kegiatan rapat di perusahaan PT. Semen Tonasa, Biringere-Pangkep. (foto: ist/palontaraq)

Adapun komponen dari sumber daya manusia diantaranya adalah

1. Pengusaha

Pengusaha adalah setiap orang yang menginvestasikan modalnya untuk memperoleh pendapatan dan besarnya pendapatan tersebut tidak menentu tergantung pada laba yang dicapai perusahaan tersebut.

2. Karyawan

Karyawan adalah seorang penjual jasa (baik pikiran maupun tenaganya) yang mendapatkan kompensasi yang besarnya telah ditetapkan terlebih dahulu untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan (sesuai perjanjian).

Salah satu potret kegiatan rapat di perusahaan PT. Semen Tonasa, Biringere-Pangkep. (foto: ist/palontaraq)
Salah satu potret kegiatan rapat di perusahaan PT. Semen Tonasa, Biringere-Pangkep. (foto: ist/palontaraq)

Karyawan berperan aktif dalam pelibatan rencana, sistem, proses dan tujuan yang akan dicapai.

Karyawan juga merupakan kekayaan utama dalam organisasi, tanpa keikutsertaan mereka, aktifitas organisasi tidak akan terjadi.

Posisi karyawan dalam organisasi dapat dibedakan menjadi :

Karyawan Operasional

Yaitu setiap orang yang secara langsung harus mengerjakan sendiri pekerjaannya sesuai perintah atasan.

Karyawan Manajerial

Yaitu setiap orang yang berhak memerintah bawahannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya dan dikerjakan sesuai dengan perintahnya.

Karyawan Manajerial juga dapat digolongkan menjadi 2 komponen,yaitu :

Manajerial Unit, yaitu pemimpin yang mempunyai wewenang lini, berhak dan bertanggung jawab langsung pada tujuan organisasi.

Dalam pelaksanaannya manajerial lini sebaiknya menggunakan pendekatan Social System dan Technical System agar hubungan atasan dan bawahan berjalan harmonis dan mencapai hasil yang optimal.

Manajer Staff, yaitu manajer yang hanya berhak memberikan saran dan pelayanan untuk memperlancar manajer lini. Manajer ini sebaiknya menggunakan Cooperative Social System Approach (kerja sama sosial).

3. Pemimpin

Pemimpin adalah seorang yang menggunakan wewenang serta kepemimpinannya untuk mengarahkan orang lain serta bertanggung jawab atas pekerjaan orang tersebut untuk mencapai suatu tujuan.

Kepemimpinan membutuhan dukungan Otoritas untuk melakukan coercive power, reward power, legitimate power, expert power dan reference power.

Peranan SDM

Dalam suatu organisasi, SDM berperan Menetapkan jumlah, kualitas dan penempatan tenaga kerja yang efektif sesuai dengan kebutuhan organisasi berdasarkan job description, job specification, job recruitment dan job evaluation.

Peranan SDM lainnya ialah menetapkan penarikan, seleksi dan penempatan karyawan berdasarkan azas the right man in the right place and the right man in the right job, Menetapkan program kesejahteraan, pengembangan, promosi dan pemberhentian, serta Meramalkan penawaran dan permintaan SDM pada masa yang akan datang.

Termasuk Peranan SDM yang tak kalah pentingnya ialah Memperkirakan keadaan perekonomian pada umumnya dan perkembangan organisasi pada khususnya, Memonitor dengan cermat per UU yang berlaku, Melaksanakan diklat dan penilaian prestasi karyawan, Mengatur Mutasi karyawan baik vertikal maupun horizontal, Mengatur pensiun, pemberhentian dan pesangon karyawan.

Demikianlah sekilas Catatan Kuliah tentang Sumber Daya Manusia (SDM) dalam suatu organisasi, tentang komponen dan peranannya, khususnya dalam suatu organisasi usaha atau perusahaan. (*)

Muhammad Farid Wajdi, Local Community Organizer (LCO) CSR PT. Semen Tonasa dan Mahasiswa Pascasarjana Manajemen SDM, Universitas Patria Artha (UPA), Gowa, Sulawesi Selatan.

Artikulli paraprak
Artikulli tjetër

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT