Oleh: Etta Adil *)
PALONTARAQ.ID – Sebuah perpisahan sering kali menyisakan tanya, namun doa akan selalu menjadi jembatan yang paling tulus. Puisi akrostik ini dipersembahkan khusus untuk Ananda Andi Tenri Zahra Ramadhani, sebagai wujud kasih sayang dan harapan dari keluarga besar pondok pesantren atas perjalanan singkat namun berkesan yang telah dilalui bersama.
Harapan di Balik Perpisahan
Angin dari Bumi Luwu membawa langkahmu kemari
Niat tulus tertanam, mengaji di antara santri
Di bawah atap pondok, suaramu pernah menggema
Ikhlas menempa diri dalam balutan doa.
Tak sampai setahun musim berganti di sini
Entah mengapa, langkahmu harus terhenti dini.
NamuN ada tanya yang menggantung tanpa jawaban pasti
Riak alasan orangtua membuat kami bersedih hati
Ingin rasanya menahanmu lebih lama mencari cahaya.
Zikir dan kitab-kitab masih menanti jemari yang setia
Ada sesal yang mendalam menyelimuti perpisahan ini
Hanya karena potensi besarmu yang kini menjauh pergi
Ruang kelas, lapangan basket, masjid,dan kantin kini terasa ada yang kurang
Akan sosokmu yang kini berpindah ke sekolah seberang.
Rasa syukur tetap kami panjatkan meski sesaat
Atas tiap huruf dan adab yang sempat melekat.
Moga ilmu yang secuil itu menjadi pelita yang abadi
Amalkanlah dengan tulus di mana pun kau berdiri
Dalam ingatan kami, namamu tetaplah santriwati
Harapan kami, kenangan mondok takkan pernah mati.
Ananda Tenri, jadilah mutiara yang terus bersinar
Niatkan setiap langkahmu di jalan yang benar
Inilah doa kami, agar berkah pondok menyertaimu selamanya.
***
Terukir indah dalam sebuah nama, tersimpan rindu dalam sebuah doa. Untuk Ananda dari Bumi Luwu, Andi Tenri Zahra Ramadhani, meski langkahmu kini berlanjut di tempat yang berbeda, biarlah bait-bait puisi ini menjadi pengingat bahwa engkau pernah menjadi bagian dari keluarga santri kami.
Kami melepasmu dengan berat hati, namun kami menyambut masa depanmu dengan doa yang tak putus-putus.
Minasatene-Pangkep, 5 Januari 2026
(* Etta Adil, Penikmat Puisi/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.


