Keluhan Asam Urat di Kaki

by Etta Adil | Selasa, Nov 20, 2018 | 88 views
Keluhan Asam Urat di Kaki. (ilustrasi: tribun.medan)

Keluhan Asam Urat di Kaki. (ilustrasi: tribun.medan)

ASAL URAT (Gout) adalah jenis radang sendi yang dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh.  Asam Urat adalah salah satu hasil pemecah zat purin di dalam tubuh, yaitu zat yang terkandung di setiap bahan makanan.  Artinya jika kita mengonsumsi makanan, baik itu berasal dari hewan maupun tumbuhan otomatis zat purin dalam makhluk hidup tersebut berpindah ke dalam tubuh kita.

Makanan yang masuk akan mengalami proses metabolisme dan menghasilkan asam urat yang  berbentuk kristal jarum. Apabila menumpuk pada persendian akan menyebabkan nyeri, bengkak,  meradang, panas dan kaku.  Sekitar 90% penyakit asam urat disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dari tubuh melalui air seni.  (BACA: Peresepan Herba untuk Asam Urat)

Asam urat adalah suatu pernyakit yang disebabkan tingginya kadar purin yang tidak bisa dibuang oleh ginjal sehingga menumpuk di persendian. Terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam tubuh sehingga ginjal tak mampu membuang purin. Pada penderita yang parah dapat terjadi keropos dan pengapuran tulang. Penggunaan obat tertentu dalam jangka waktu panjang seperti: obat untuk menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi, dan berbagai jenis obat untuk mengatasi kondisi kronis merupakan salah satu pemicu asam urat.

Untuk mengetahui seseorang itu terkena gejala asam urat atau tidak, berikut ini adalah ciri-ciri asam urat yang perlu diketahui, yaitu:

1. Nyeri Sendi Kaki

– Gejala awal yang paling sering terjadi adalah rasa tidak nyaman pada bagian sendi.
– Beberapa orang tua sering mengeluh tentang sendi yang tiba-tiba terasa panas dan lemah untuk digerakkan.
– Terkadang rasa sakit yang muncul terjadi pada malam hari.
– Rasa nyeri bervariasi dan biasanya orang tua mengatakan terkena rematik.
– Lewat pemeriksaan darah maka temuan kadar asam urat yang tinggi bisa menyebabkan masalah ini (berikan pada ahlinya)

 

Asam Urat di Kaki (foto: pramitra)

Asam Urat di Kaki (foto: pramitra)

2. Jempol Kaki Sakit

– Rasa sakit pada bagian jempol biasanya terjadi pada malam hari.
– Rasa sakit didefinisikan sebagai perasaan tidak nyaman pada jempol kaki.
– Terkadang hal ini bisa membuat penderita tidak bisa tidur, mudah emosi, tidak bisa menggerakkan jempol kaki dan merasa tubuh menjadi sangat lemah.
– Namun untuk memastikan apakah asam urat tinggi atau tidak maka hanya bisa dilakukan lewat pemeriksaan kadar asam urat dalam darah. (Berikan kepada ahlinya)

3. Perasaan Kaki Terbakar

– Perasaan kaki yang tiba-tiba terasa sangat panas bisa terjadi karena kadar asam urat yang sangat tinggi dalam darah.
– Rasa panas bisa terjadi mulai dari jempol kaki, kemudian menyebar ke semua bagian.
– Terkadang karena rasa sakit dan panas seperti terbakar membuat penderita tidak bisa mendapatkan istirahat yang cukup.
– Rasa sakit seperti terbakar terkadang hanya muncul selama beberapa saat saja,

Lakukan terapi Fashdu utk mengatasi keluhan asam urat secara rutin hingga tuntas. Ketahui lebih banyak tentang Terapi Fashdu DISINI. dan DISINI

Nasehat bagi Penderita Asam Urat

Selain, berobat dan menjalani Terapi, sebaiknya bagi penderita Asam Urat agar menghindari makanan seperti Jeroan seperti Ginjal, limfa, hati, otak, paru, usus dan babat. Begitupula Seafood, seperti: Cumi, sotong, kerang, remis, kepiting, ikan teri dan ikan sarden. Penderita Asam Urat juga dianjurkan untuk menghindari Ekstrak daging seperti abon dan dendeng, dan Makanan kaleng, seperti Kornet dan sarden.

Untuk konsumsi daging juga harus dibatasi, seperti Daging kambing, sapi, kuda, bebek, angsa dan kalkun. Tak terkecuali Kacang-kacangan, seperti Kedelai (tempe, tauco, oncom dan susu kedelai), kacang tanah dan kacang hijau, tauge, melinjo dan emping. Halnya dengan Sayuran, seperti kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya dan kangkung. Begitu pula dengan Keju, telur, krim dan es krim, kaldu atau kuah daging kental.

Untuk Buah-buahan tertentu juga harus dihindari Penderita Asam Urat seperti durian, nanas dan air kelapa, Makanan yang dimasak dengan margarin, serta makanan yang kaya protein dan lemak. Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan kaya potasium tinggi seperti kentang, yogurt dan pisang atau yang kaya Vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry. Untuk Buah dan sayur, dianjurkan mengonsumsi Buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau dan putih, serai dan tomat.

Penderita asam urat dianjutkan untuk memperbanyak konsumsi KH (karbohidrat) kompleks: nasi, roti, singkong dan ubi, namun pada saat yang sama juga harus mengurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa: Gula, permen, arum manis, gulali dan sirup. Sebagai saran bagi penderita asam urat agar jangan minum aspirin. Pada yang obesitas agar menurunkan Berat Badan (BB) terlebih dahulu dengan olahraga yang cukup, sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh berdasarkan BB dan TB, serta perbanyak minum air putih. (*)

 

Like it? Share it!

Leave A Response