BerandaTraveling15 Spot Wisata Alam dan Sejarah di Barru

15 Spot Wisata Alam dan Sejarah di Barru

Oleh: Etta Adil  *)

Related Post: 15 Spot Wisata Alam dan Budaya di Toraja

PALONTARAQ.ID – Kabupaten Barru merupakan salah satu kabupaten dalam lingkup wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Secara geografis, Kabupaten Barru terletak pada 4°00′ – 5°35′ Lintang Selatan dan 199°35′ – 119°49′ Bujur Timur. Wilayahnya berada di bagian barat darata Pulau Sulawesi sekitar kurang lebih 102 Km sebelah utara Kota Makassar.

Secara geografis, Kabupaten Barru terletak pada ketinggian antara 0-1.700 mdpl dengan bentuk permukaan sebahagian besar daerah kemiringan berbukit hingga bergunung-gunung. Wilayah bertopografi perbukitan hingga pegunungan berada di sebahagian besar wilayah tengah hingga timur dan selatan yang sebagiannya juga merupakan kawasan  karst, sedang sebagiannya lagi adalah daerah datar, landai hingga pesisir.

Kabupaten Barru juga memiliki daerah pesisir pantai  yang cukup panjang. Garis pantai mencapai 87 Km sehingga merupakan kabupaten dengan pesisir pantai terpanjang di Sulawesi Selatan.

Karena kondisi geografis Kabupaten Barru yang unik tersebutlah sehingga daerah ini menyimpan begitu banyak potensi wisata yang indah dan mempesona, dari wilayah pegunungannya hingga wilayah pantainya, begitu pula sejarah yang pernah mewarnai diatasnya.

Berikut ini 15 Spot Wisata Alam dan Sejarah di Kabupaten Barru, yaitu:

1. Celebes Canyon. Destinasi wisata ini masih sangat asri dengan susunan batuan cadas yang dialiri air sungai Ule yang masih sangat alami. Boleh dibilang spot wisata ini jauh dari polusi dan kebisingan.

Celebes Canyon berada di Desa Libureng, Kecamatan Tanete Riaja. Untuk sampai ke lokasi, pengunjung perlu menempuh waktu perjalanan sekitar 3 jam dari Kota Makassar. Lalu untuk mencapai lokasinya yang terpencil, pengunjung harus menyusuri jalan melewati sawah sekitar kurang lebih 10 menit melewati persawahan dan keindahan panorama alam yang sangat mempesona.

Selengkapnya lihat disini: Celebes Canyon, Wisata Alam Tersembunyi di Tanete Riaja

Penulis di Spot Wisata Alam Celebes Canyon. (foto: ist/palontaraq)
Penulis di Spot Wisata Alam Celebes Canyon. (foto: ist/palontaraq)

2. Bukit Jomblo. Spot wisata alam ini berada di Dusun Lakeppo, di kaki Bukit Lakeppo, Desa Liburan Kabupaten Barru. Bukit ini hanya ditumbuhi satu pohon sendirian, sehingga karena itu dinamai Bukit Jomblo.

Bukit Jomblo
Bukit Jomblo

3. Bukit Maddo/Bukit Paralayang Maddo

Destinasi wisata ini terletak di Bukit Maddo, Tanete Rilau, Barru, bisa dijangkau dari Kota Barru dengan melintasi jembatan masjid yang ada di Desa Bottoe, sekitar 100 meter dari masjid ini terdapat papan pintu masuk di sebelah kiri untuk masuk ke Desa Maddo.

Bukit Maddo
Bukit Maddo. (foto: ist/*)

4. Lappa Laona. Spot wisata alam ini berada di Dusun Waruwue, Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru. Lappa Laona menjadi salah satu tempat wisata yang dikunjungi masyarakat untuk liburan asyik dan seru di akhir pekan, diatas bukit dengan hamparan rumput dan suhu yang sejuk.

Lappa Laona Barru
Lappa Laona Barru

5. Hutan Pinus Lajoanging

Hutan-Pinus-Lajoanging-Barru
Hutan Pinus Lajoanging Barru. (foto: merdeka/*)

6. Coppo Tille. Spot wisata alam ini merupakan salah satu puncak tertinggi yang ada di Kabupaten Barru, yaitu mencapai 843 mdpl, berada diantara 3 desa: Desa Mattirowaleie, Desa Bacubacu dan Desa Harapan. Di gunung ini pengunjung bisa menemukan Air Terjun Wae Lato.

Coppo Tille
Coppo Tille

7. Air Terjun Waesai. Destinas wisata ini berada di Dusun Wae Sae, Kecamatan Tanete Riaja. Tempat ini selalu ramai pengunjung pada saat hari libur ataupun setelah hari raya. Spot ini menjadi alternatif tempat rekreasi sangat baik untuk menghindarkan diri dari lelah dan rasa penat di kota.

Air Terjun Waesai jatuh ke bawah batu besar dari ketinggiannya sekitar 20 meter. Untuk mencapainya harus menempuh perjalanan sekitar 150 Km dari Kota Makassar dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam.

Setelah itu, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 1 Km atau 15 menit dari area parkir. Melewati tepi sawah yang hijau nan indah membuat pengunjung tidak merasakan lelahnya perjalanan. Di lokasi ini bisa bebas bisa bersantai, berenang, berfoto ria, maupun kamping.

Air Terjun Wae Sai Barru
Air Terjun Wae Sai Barru

8. Pantai Ujung Batu. Spot wisata pantai ini hanya berjarak sekitar 2 Km dari pusat kota barru, cukup strategis dan mudah diakses masyarakat sehingga menjadi favorit wisata keluarga di akhir pekan. Pantai ini menawarkan keindahan berupa panorama pantai dengan perahu-perahu nelayan dan sunset di sore hari yang menambah keindahan tempat tersebut.

 

Pantai Ujung Batu
Pantai Ujung Batu

9. Pulau Dutungan. Spot wisata keluarga yang berada di Palanro Kecamatan Mallusetasi barru ini menawarkan pesona pantai hijau nan jernih, rimbun pepohonan, pasir putih, dan wahana air menjadi daya tarik tersendiri. Berbekal nilai plus sebanyak ini, tak heran jika Pulau Dutungan Sulawesi ramai dikunjungi dan dapat diakses dari Kota Makassar dengan lama perjalanan sekitar 3,5 jam atau hanya berjarak 20 km dari Kota Pare-Pare.

Pulau Dutungan
Pulau Dutungan. (foto: wisato.id)

10. Air Terjun Manuba. Spot wisata alam ini berada di Kecamatan Soppeng riaja Barru, sekitar 30 km dari Kota Barru, memiliki ketinggian tebing kurang lebih 12 meter yang dibawahnya memiliki kolam berwarna hijau tosca. Destinasi ini tergolong ekonomis karena tidak ada tiket masuk yang disediakan.

Air Terjun Manuba
Air Terjun Manuba

11. Pantai Padongko. Taman Wisata Pantai ini berada sekitar 3 km dari pusat kota Barru ke arah barat, tepatnya di Lingkungan Padongko Kelurahan Mangempang Kecamatan Barru.

Pantai Padongko Barru
Pantai Padongko Barru

12. Rumah Adat Saoraja Lapinceng. Spot wisata sejarah telah ditetapkan sebagai salah satu Cagar Budaya Indonesia oleh Kemendikbud RI dengan nomor registrasi CB.970. Penetapannya berdasarkan surat keputusan Nomor 240/M/1999 sejak 4 Oktober 1999.

Rumah Adat Lapinceng ini merupakan peninggalan Kerajaan Soppeng Riaja yang dahulunya adalah kediaman raja Kerajaan Soppeng Riaja. Bentuknya rumah panggung, dan pada masa kerajaan, juga pernah digunakan sebagai tempat persiapan perang antara Kerajaan Soppeng Riaja dan pasukan Belanda pada Perang Balusu, 1905.

Situs Rumah Adat Saoraja Lapinceng
Situs Rumah Adat Saoraja Lapinceng

13. Monumen Paccekke. Paccekke dulunya dianggap sebagai wilayah terpencil, namun menjadi daerah kelahiran TRI Devisi Hasanuddin. Disini terukir surat perintah/mandat dari Panglima Besar TRI Jenderal Soedirman yang masih ditulis dengan ejaan lama dan menugaskan Mayjen Andi Mattalatta dalam melaksanakan konferensi tersebut.

Lokasi Monumen Paccekke ini berada di 127 km di Desa Paccekke Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru. Aksesnya semakin mudah dijangkau dan pastinya pengunjung dapat belajar sejarah disini.

Monumen Paccekke
Monumen Paccekke

14. Situs Makam Megalitik Sumpang Ralla, selengkapnya lihat disini: Sumpang Ralla, Sejarah Zaman Megalitikum dalam Kompleks Makam

Sumpang Ralla
Makam Sumpang Ralla. (foto: ettapedia/*)

15. Diana Waterpark. Spot wisata dengan wahana air, water park dan taman bermain, Diana Waterpark mengusung konsep alami dengan taman bunga dan berada pada wilayah perbukitan yang luas dan hijau. kawasan ini terlihat asri dan eksotis sehingga cocok sebagai destinasi berlibur bersama keluarga di akhir pekan. Lokasinya berjarak sekitar 100 kilometer dari kota Makassar.

Spot wisata alam dan sejarah budaya di Kabupaten Barru sangatlah banyak. Siapa saja yang memiliki jiwa petualang dan mendambakan pesona keindahan yang tak biasa, silakan berkunjung ke Kabupaten Barru.

Selamat traveling, salamaki tapada salama’. (*)

 

(* Etta Adil, a traveler, penikmat wisata alam, sejarah dan budaya Sulawesi Selatan.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT