BerandaNarasi SejarahTombolotutu: Pahlawan Nasional dari Sulawesi Tengah

Tombolotutu: Pahlawan Nasional dari Sulawesi Tengah

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

PALONTARAQ.ID – Siapa yang tak kenal Tombolotutu atau Pua Darawati di Sulawesi Tengah, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Parigi Moutong? Ya, Tombolotutu adalah salah satu raja di Moutong (sekarang: Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah) yang hari ini, 10 November 2021 ditetapkan oleh Pemerintah RI sebagai Pahlawan Nasional.

Tombolotutu diperkirakan lahir pada Tahun 1857 dan menerima takhta Kerajaan Moutong dalam Tahun 1877, pada saat usianya baru menginjak usia 20 tahun. Sebagai raja, Tombolotutu menyerukan gerakan perlawanan rakyat menghadapi penjajah Belanda.

Sebagaimana dikutip dari situs Pemkab Parigi Moutong, untuk menghadapi perlawanan Tombolotutu, Belanda sampai harus mengerahkan 170 pasukan Marsose, pasukan khusus atau elit Belanda yang pernah diturunkan saat menghadapi Perang Diponegoro dan Perang Aceh. Kisah perjuangan Tombolotutu juga banyak diulas dalam buku “Bara Perlawanan di Teluk Tomini.”

Dalam Catatan Sejarahnya juga diketahui Tombolotutu aktif memimpin dan memperjuangkan Hak-hak rakyat Moutong yang dirampas sehingga terjadi pertempuran panjang dengan Belanda. Tombolotutu juga menolak dengan keras Perjanjian “Lang Contract” yang diajukan Belanda karena dinilai sangat merugikan rakyatnya. Tombolotutu wafat pada 17 Februari 1901 dan dimakamkan di Desa Padang Kecamatan Toribulu, Moutong, Sulawesi Tengah

Diketahui dari situs Pemkab Parigi Moutong, upaya untuk menjadikan Tombolotutu sebagai pahwalan nasional telah disuarakan sejak 1990-an. Namun upaya untuk mencapai hal itu terkendala dokumen resmi sebagai data primer. Banyak persyaratan yang harus dipenuhi sebagaimana yang diamanatkan dalam UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang gelar, tanda jasa dan tanda kehormatan.

Di Sulawesi Tengah sejak Tahun 1990-an, memang sudah dimulai wacana untuk mengusulkan dua tokoh pejuang kemerdekaan sebagai Pahlawan Nasional, yaitu Haji Hayun di Tolitoli dan Tombolotutu di Parigi Moutong. Salah satu perjuangan pengusulan Tombolotutu sebagai Pahlawan Nasional adalah penyelenggaraan seminar sejarah, bedah buku, serta telah dibukukannya kisah perjuangannya menjadi muatan lokal pembelajaran di sekolah, dari SD hingga SMA.

Hari ini, Rabu (10/10/2021), Presiden RI, Joko Widodo resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional untuk Tombolotutu dari Sulawesi Tengah, bersama dengan tiga pahlawan nasional lainnya, Sultan Aji Muhammad Idris dari Kalimantan Timur, Usmar Ismail dari DKI Jakarta dan Raden Aria Wangsakara dari Banten. (*)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Ketua IPMI Koorwil Provinsi Sulawesi Tengah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT