Mata Pelajaran : Al-Qur’an-Hadits
Kelas/Semester : VIII/Semester 4
Waktu : 120 menit
Materi di Blog Santri: Hukum Bacaan Lam dan Ra
Petunjuk Menjawab:
Jawablah Pertanyaan berikut ini dengan benar dan kirimkan video membaca Al-Qur’annya ke Nomor Whatsapp (WA) Guru atau ke email: immimpangkep@gmail.com dengan menyebutkan Nama dan Kelasnya!
Related Post: Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an
- Apakah yang dimaksud Hukum Bacaan Lam dan Ra? Jelaskan!
- Sebutkan Ciri-ciri Sifat Cinta Dunia?
- Tuliskan Hadits tentang Keseimbangan Hidup di Dunia dan Akherat!
- Kirimkan Video Bacaan Al-Qur’an Surah al-Humazah dan at-Takaatsur, dengan penerapan Hukum Bacaan Lam dan Ra!
Soal No.1-3, silakan dijawab di kolom komentar dan Untuk Soal No. 4, mengirim video bacaan Alqur’an via WA atau email.
Selamat Menjawab. (*)



1.Hukum Bacaan Lam ( ل )
Di dalam Ilmu Tajwid hukum bacaan Lam ada dua macam, yaitu :
-Lam tafkhim ( تفحيم ) tebal / Mufakhkhamah.
Apabila ada huruf Lam (ل ) dalam lafzul jalalah ( الله ) yang didahului oleh huruf yang berharakat fathah ( ـَـ ) atau damah ( ـُـ ). Maka harus dibaca tafkhim atau tebal. Lam yang terdapat dalam lafzull Jalalah dinamakan lam jalalah. Cara mengucapkannya ialah dengan menjorokkan kedua bibir ke depan.
-Lam Tarqiq (ترقيق ) Tipis / Muraqqaqah
Huruf Lam dibaca Tarqiq ada dalam dua keadaan,
2.-Tidak senang beribadah atau malas beribadah dan ketika beribadah dia melakukannya secara ekspres dan ingin cepat-cepat selesai. Lebih teruk lagi jika kesibukannya dengan urusan dunia menyebabkan dia lalai bahkan berani meninggalkan ibadah kepada Allah.
-Bakhil kerana khuatir jika akan bersedekah nanti akan mengurangi hartanya. Jika dia bersedekahpun dia masih mengharapkan kepentingan diri, publisiti serta populariti.
-Suka berdusta walaupun mengaku amanah.
-Khianat atau mungkir janji
-Pengecut menyatakan kebenaran lebih teruk lagi jika dia berani mengorbankan agama dan imannya demi mendapatkan kenikmatan dunia.
3.عن أسير رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسـة : أصلحوا دنياكم واعملوا لاخر يكر انكم تموتون غـدا. رواه الديلمي
Artinya:
“Dari Anas r. a. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Perbaikilah dunia kalian dan bekerjalah untuk akhirat kalian, seolah-olah kalian akan mati besok.” (H. R. Dailami)
1-Lam tafkhim ( تفحيم ) tebal / Mufakhkhamah.
Apabila ada huruf Lam (ل ) dalam lafzul jalalah ( الله ) yang didahului oleh huruf yang berharakat fathah ( ـَـ ) atau damah ( ـُـ ). Maka harus dibaca tafkhim atau tebal. Lam yang terdapat dalam lafzull Jalalah dinamakan lam jalalah. Cara mengucapkannya ialah dengan menjorokkan kedua bibir ke depan.
-Lam Tarqiq (ترقيق ) Tipis / Muraqqaqah
Huruf Lam dibaca Tarqiq ada dalam dua keadaan,
2.-Hanya tertarik dengan yang namanya cinta
– Menentang perintah ALLAH SWT
-lupa beribadah kepada ALLAH SWT
3.عن أسير رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسـة : أصلحوا دنياكم واعملوا لاخر يكر انكم تموتون غـدا. رواه الديلمي
Artinya:
“Dari Anas r. a. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Perbaikilah dunia kalian dan bekerjalah untuk akhirat kalian, seolah-olah kalian akan mati besok.” (H. R. Dailami)
1. •Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar
Alhmdulilah dan idghom syamsiyyah.
•Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu tafkhim dan
tarqiq
2. -Hanya tertarik dengan yang namanya cinta
– Menentang perintah ALLAH SWT
-lupa beribadah kepada ALLAH SWT
3. Hadits riwayat baihaqi
اِعْمَلْ لِدُ نْيَكَ كَاءَنَّكَ تَعِيْسُ اَبَدًا وَعْمَلْ لِآخِرَتِكَ كَاءَنَّكَ تَمُوْتُ غَدًا ( رواه البيهقى )
Artinya :
“bekerjalah untuk duniamu seakan akan kamu akan hidup selamnya dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan akan kamu akan mati besok.”
1. Jawaban:
Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq
2. -Orang yang cinta dunia bisa saja mengorbankan agama dan lebih memilih kekafiran.
-Hati jadi lalai dari mengingat akhirat sehingga kurang dalam beramal shalih.
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
1. Jawaban:
Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq
2. -Orang yang cinta dunia bisa saja mengorbankan agama dan lebih memilih kekafiran.
-Hati jadi lalai dari mengingat akhirat sehingga kurang dalam beramal shalih.
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
2.-Tidak senang beribadah atau malas beribadah dan ketika beribadah dia melakukannya secara ekspres dan ingin cepat-cepat selesai. Lebih teruk lagi jika kesibukannya dengan urusan dunia menyebabkan dia lalai bahkan berani meninggalkan ibadah kepada Allah.
3.Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
a. Lafal dan terjemah hadits
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
1. a.𝒉𝒖𝒌𝒖𝒎 𝒃𝒂𝒄𝒂𝒂𝒏 𝒍𝒂𝒎(ل)
=Di dalam Ilmu Tajwid hukum bacaan Lam ada dua macam, yaitu :
1. Lam tafkhim ( تفحيم ) tebal / Mufakhkhamah.
Apabila ada huruf Lam (ل ) dalam lafzul jalalah ( الله ) yang didahului oleh huruf yang berharakat fathah ( ـَـ ) atau damah ( ـُـ ). Maka harus dibaca tafkhim atau tebal. Lam yang terdapat dalam lafzull Jalalah dinamakan lam jalalah. Cara mengucapkannya ialah dengan menjorokkan kedua bibir ke depan
2. Lam Tarqiq (ترقيق ) Tipis / Muraqqaqah
Huruf Lam dibaca Tarqiq ada dalam dua keadaan, yaitu :
a. Lam yang terdapat pada Lafzul jalalah ( الله ) dan didahului oleh huruf yang berharakat kasrah. ( ـِـ ). Posisi mulut tidak menjorok kedepan
b. Semua Lam yang terdapat dalam lafal selain lafzul jalalah
b. 𝒉𝒖𝒌𝒖𝒎 𝒃𝒂𝒄𝒂𝒂𝒏 (ر)
=Hukum bacaan ra ( ر ) dibagi menjadi tiga , yaitu :
1. Ra Tafhim ( تفحيم ) artinya ra yang dibaca tebal
2. Tarqiq ( ترقيق ) tipis / Muraqqaqah.
Ra tarqiq atau muraqqaqah ialah ra yang dibaca tipis. Di dalam ilmu tajwid ra ( ر ) dibaca tipis jika memenuhi persyatan-persyaratan
3. Jawazul Wajhain ( جواز الوجهين ) artinya boleh dibaca tebal dan boleh dibaca tipis
Huruf ra boleh dibaca tafkhim atau tarqiq jika ra itu disukun dan huruf sebelumnya dikasrah sedangkan setelah ra sukun itu ada huruf isti’la yang dikasrah
2.-orang yang korupsi
-yang tidak ada kasih sesama
-selalu menentang apa yang diperintahkan tuhan
-hanya tertarik dengan yang namanya cinta
3.لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ
1).Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq,Ra d baca tipis
2).1. orang yang korupsi
2. yang tidak ada kasih sama sesama
3.selalu menentang apa yang diperintahkan
Tuhan
.Tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari
kesenangann dunia (harta, tahta, wanita,
popularitass) dengan segala macam cara
yangg tidak memperdulikan halal dan haram.
•Gara-gara sibuk urusan dunia sampai lupa
dann lalai beribadah kepada Allah.
Berani mengorbankan agama dan imannya
demii mendapatkan kenikmatan dunia.Suka
bermewah-mewahh, bermegah-megah dan
banggaa dengan dunia yang dimilikinya dan
kurangg bersyukur.
Suka menumpuk-numpuk harta dan enggan menginfaqkannya untuk membantu fakir miskin dan orang yang perlu bantuan.
3).
Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
1).Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq,Ra d baca tipis
2).1. orang yang korupsi
2. yang tidak ada kasih sama sesama
3.selalu menentang apa yang diperintahkan
Tuhan
.Tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari
kesenangann dunia (harta, tahta, wanita,
popularitass) dengan segala macam cara
yangg tidak memperdulikan halal dan haram.
•Gara-gara sibuk urusan dunia sampai lupa
dann lalai beribadah kepada Allah.
Berani mengorbankan agama dan imannya
demii mendapatkan kenikmatan dunia.Suka
bermewah-mewahh, bermegah-megah dan
banggaa dengan dunia yang dimilikinya dan
kurangg bersyukur.
Suka menumpuk-numpuk harta dan enggan menginfaqkannya untuk membantu fakir miskin dan orang yang perlu bantuan.
3).
Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
AL-QUR’AN & HADIST
1.hubungan bacaan lam ada 2 yaitu idhar Qomariyah dan idghom syamsiyyah.hukum bacaan Ra ada 2 yaitu tafkhim dan tarqiq
PENJELASAN:
1.idham Qomariyah,ketika lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariya
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ra:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2.Tarqiq,menyembunyikan huruf Ra dengan suara/bacaan tipis
2.-orang yang korupsi
-yang tidak ada kasih sama sesama
-selalu menantang apa yang diperintahkan tuhan
3.Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
Lafal dan terjemahan hadist
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
Firyal mufidah
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq
2.1. orang yang korupsi
2. yang tidak ada kasih sama sesama
3.selalu menentang apa yang diperintahkan
Tuhan
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
a. Lafal dan terjemah hadits
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
AL-QUR’AN & HADIST
1.hubungan bacaan lam ada 2 yaitu idhar Qomariyah dan idghom syamsiyyah.hukum bacaan Ra ada 2 yaitu tafkhim dan tarqiq
PENJELASAN:
1.idham Qomariyah,ketika lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariya
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ra:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2.Tarqiq,menyembunyikan huruf Ra dengan suara/bacaan tipis
2.-orang yang korupsi
-yang tidak ada kasih sama sesama
-selalu menantang apa yang diperintahkan tuhan
-keletihan berkelanjutan
-kerugian yang tidak akan berujung
3.Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
Lafal dan terjemahan hadist
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
jawaban =
1) Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
— Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
— Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
•Hukum bacaan ro’:
— Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
— Tarqiq
2) orang yang korupsi , yang tidak ada kasih sama sesama , selalu menentang apa yang diperintahkan
3) لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس ) hadits riwayat ibnu asakir dan anas
Jawaban:
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2.-orang yang korupsi
-yang tidak ada kasih sama sesama
-selalu menantang apa yang diperintahkan tuhan
3.*Hadits riwayat ibnu asakir dan anas*
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain”
1. Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq
2. -Orang yang cinta dunia bisa saja mengorbankan agama dan lebih memilih kekafiran.
-Hati jadi lalai dari mengingat akhirat sehingga kurang dalam beramal shalih.
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
Jawaban:
1.hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah.
Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu tafkhim dan tarqiq
Penjelasan
Hukum bacaan lam tarif atau Alif lam:
1.idhar Qomariyah,ketika lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2.idghom syamsiyyah,ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1.tafkhim,berharokat fathah, dhommah, ro’sukun yg huruf sebelumnya berharokat fathah
2.tarqiq
2.1.ornf yg korupsi
2.yg tidak ada kasih sama sesama
3.selalu menentang apa yg di perintahkan
allah
3. Artinya :
“Bukankah orng yg paling baik di antara kamu orng yg meninggal kan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orng lain”
Nama:Wahyuni
Kelas:8 c
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
2.1. orang yang korupsi
2. yang tidak ada kasih sama sesama
3.selalu menentang apa yang diperintahkan tuhan
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
Nur Rahmah Arifin 8b
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq
2. -Orang yang cinta dunia bisa saja mengorbankan agama dan lebih memilih kekafiran.
-Hati jadi lalai dari mengingat akhirat sehingga kurang dalam beramal shalih.
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariah dan idghom syamsiyyah.dan
Hukum bacaan ra’ada 2 yaitu takfhim
Da tarqiq
2.lupa beribadan kepada allah swt
Mengorbankan agama dan memilih kekafiran
.3 ليس بیخیر قم من تر ك دني ەلخر تھ ولااخر ول اخر تە لد ني ە حتی یصب منحم جمیاا
Artinya:
”Bukanlah orang yang paling baik diantara kmu orangyg.minggalkan akhirat dan mengejarkan akhirat dan meninggalkan akhirat dan mengerjakan dunia sehingga dapat memandukan keduannya.
(1.)
Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq
(2.)
-Orang yang cinta dunia bisa saja mengorbankan agama dan lebih memilih kekafiran.
-Hati jadi lalai dari mengingat akhirat sehingga kurang dalam beramal shalih.
(3.)
Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
Nama:Wahyuni
Kelas:8c
2.1. orang yang korupsi
2. yang tidak ada kasih sama sesama
3.selalu menentang apa yang diperintahkan tuhan
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
1.Hukum bacaan lam pada lafduzul jalalah terbagi menjadi 2 yaitu lam tafkhim dam lam tarqiq.lam tafkhim terjadi apabila huruf lam pada lafzul jalalah didahului oleh huruf yang berharakat fathah dan fzul jalalah didahului oleh huruf yangfathah dan dhommah.
2.- Tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari kesenangan dunia (harta,tahta,wanita,popularitas) dengan segala macam cara yng tidak memperdulikan halal dan haram
-gara-gara sibuk urusan dunia sampai lupa dan lalai beribadah kepada allah swt
-berani mengorbankan agama dam imanya demi mendapat kenikmatan dunia
-suka menumpuk-numpuk harta dan engga menginfaqkannya untuk membantu fakir miskin dan orang yang perlu bantuan
-ukuran kesuksesan baginya hanya dunia dan beragama baginya hanyalah sebagai status
3.
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
-Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
-Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
-Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
-Tarqiq
2.-Orang yang cinta dunia bisa saja mengorbankan agama dan lebih memilih kekafiran.
-Hati jadi lalai dari mengingat akhirat sehingga kurang dalam beramal shalih.
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain.”
1.hukum bacaan lam yaitu idhar qomariyah idghom syamsyyah.hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu tafkhim dan tarqiq.
2.-orang yang suka korupsi
-tidak ada kasih sama sesama
-yang selalu menentang apa yang diperintahkan tuhan.
3.”bukan kah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadu keduanya.Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan menuju kehidupan akhirat.janganlah kamu menjadi beban orang lain
(H.R Ibnu Asakir dan Anas).
1. Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar Alhmdulilah dan idghom syamsiyyah. •Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu tafkhim dan tarqiq
2. Hanya tertarik dengan yang namanya cinta – Menentang perintah ALLAH SWT -lupa beribadah kepada ALLAH SWT
3. Hadits riwayat baihaqi إعمل لد ليك كاءنك تعيش أبدا وعمل لآخرتك كاءنك تموث غذا ( رواه البيهقى )
Artinya:
“bekerjalah untuk duniamu seakan akan kamu akan hidup selamnya dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan akan kamu akan mati besok.”
1. Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar Alhmdulilah dan idghom syamsiyyah. •Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu tafkhim dan tarqiq
2. Hanya tertarik dengan yang namanya cinta – Menentang perintah ALLAH SWT -lupa beribadah kepada ALLAH SWT
3. Hadits riwayat baihaqi إعمل لد ليك كاءنك تعيش أبدا وعمل لآخرتك كاءنك تموث غذا ( رواه البيهقى )
Artinya:
“bekerjalah untuk duniamu seakan akan kamu akan hidup selamnya dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan akan kamu akan mati besok.”
andi qaidah adibah 8a
1. A.Hukum Bacaan Lam ( ل ) Di dalam Ilmu Tajwid hukum bacaan Lam ada dua macam, yaitu :
● Lam tafkhim ( تفحيم ) tebal / Mufakhkhamah. Apabila ada huruf Lam (ل ) dalam lafzul jalalah ( الله ) yang didahului oleh huruf yang berharakat fathah ( ـَـ ) atau damah ( ـُـ ). Maka harus dibaca tafkhim atau tebal. Lam yang terdapat dalam lafzull Jalalah dinamakan lam jalalah. Cara mengucapkannya ialah dengan menjorokkan kedua bibir ke depan.
●Lam Tarqiq (ترقيق ) Tipis / Muraqqaqah Huruf Lam dibaca Tarqiq ada dalam dua keadaan, yaitu :
a. Lam yang terdapat pada Lafzul jalalah ( الله ) dan didahului oleh huruf yang berharakat kasrah. ( ـِـ ). Posisi mulut tidak menjorok kedepan.
b.Semua Lam yang terdapat dalam lafal selain lafzul jalalah.
B.Hukum Bacaan Ra (ر ) Hukum bacaan ra ( ر ) dibagi menjadi tiga , yaitu :
1. Ra Tafhim ( تفحيم ) artinya ra yang dibaca tebal . Ra dibaca tebal.
2. Tarqiq ( ترقيق ) tipis / Muraqqaqah. Ra tarqiq atau muraqqaqah ialah ra yang dibaca tipis. Di dalam ilmu tajwid ra ( ر ) dibaca tipis jika memenuhi persyatan-persyaratan.
3. Jawazul Wajhain ( جواز الوجهين ) artinya boleh dibaca tebal dan boleh dibaca tipis Huruf ra boleh dibaca tafkhim atau tarqiq jika ra itu disukun dan huruf sebelumnya dikasrah sedangkan setelah ra sukun itu ada huruf isti’la yang dikasrah.
2.1. Tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari kesenangan dunia (harta, tahta, wanita, popularitas) dengan segala macam cara yang tidak memperdulikan halal dan haram.
2. Gara-gara sibuk urusan dunia sampai lupa dan lalai beribadah kepada Allah.
3. Berani mengorbankan agama dan imannya demi mendapatkan kenikmatan dunia.
4. Suka bermewah-mewah, bermegah-megah dan bangga dengan dunia yang dimilikinya dan kurang bersyukur.
5. Suka menumpuk-numpuk harta dan enggan menginfaqkannya untuk membantu fakir miskin dan orang yang perlu bantuan.
3.لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain”
Hilmi Azizah
8a
1.Hukum bacaan lam ada dua yaitu Idhar Qomariah dan idhar Idghom samsiyyah. Hukum bacaan ra ada dua yaitu tafkhim dan tarqiq
Penjelasan
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
– Idhar Qomariyah, ketika lam ta’rif bertemu dengan huruf qomariah
– idgham Syamsiyyah ketika lam ta’rif bertemu huruf Syamsiyyah
Hukum bacaan ra’:
– tafkhim, berharakat fathah, dhommah, ro sukun yang huruf sebelumnya berharakat fathah/dhommah/kasroh
-Tarqiq
2. •Tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari kesenangan dunia (harta, tahta, populasi) dengan segala macam cara yang tidak memperdulikan halal dan haram
• gara-gara sibuk urusan dunia sampai lupa Dan lalai beribadah kepada Allah
• berani mengorbankan agama dan imamnya demi mendapatkan kenikmatan dunia
• Suka bermewah mewah, bermegah-megah, dan bangga dengan dunia yang dimilikinya dan kurang bersyukur
• suka menumpuk numpuk harta dan tenggang menbantuaginfangqkan untuk membantu fakir miskin dan orang yang perlu bantuan
• ukuran kesuksesan baginya hanya dunia dan beragama baginya hanyalah sebagai status
• takut mati
3. لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah.
Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq.
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1.Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2.Tarqiq.
2. a.orang yang korupsi,
b.yang tidak ada kasih sama sesama,
c.selalu menentang apa yang diperintahkan tuhan.
3. Hadist riwayat Ibnu asakir dan anas,
ليس بخير كم من ترك دنياه لاخرته ولا اخرته لدنياه حتى
يصيب منهما جميعا
فإن الدنيا بلاغ إلى الاخرة ولاتكونوا كل على الناس
( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain.”
mar’atu sholikhah 8a
1)-Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
*Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
*Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
-Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq Hukum bacaan ro’:
*Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
*Tarqiq
2)-Tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari kesenangan dunia (harta, tahta, wanita, popularitas) dengan segala macam cara yang tidak memperdulikan halal dan haram.
-Gara-gara sibuk urusan dunia sampai lupa dan lalai beribadah kepada Allah.
-Takut mati.
3) وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya : Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.
1) Hukum bacaan lam pada lafdzul jalalah terbagi 2 yaitu lam tafkhim dan lam tarqiq.lam tafkhim terjadi apabila huruf lam pada lafzul jalalah didahului oleh hurup yang berharakat fathah dan fzul jalalh didahului oleh huruf yangfathah dan dhommah.sedangkan lam tarqiq apabila lam yang ada pada lafzul jalalah didahului oleh huruf kasrah. Hukum bacaan ro’ terbagi 3 yaitu ro’ tafkhim, ro’ tarqiq dan ro’ jawazul wajhain.
2) 1. Tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari kesenangan dunia (harta, tahta, wanita, popularitas) dengan segala macam cara yang tidak memperdulikan halal dan haram.
2. Gara-gara sibuk urusan dunia sampai lupa dan lalai beribadah kepada Allah.
3. Berani mengorbankan agama dan imannya demi mendapatkan kenikmatan dunia.
4. Suka bermewah-mewah, bermegah-megah dan bangga dengan dunia yang dimilikinya dan kurang bersyukur.
5. Suka menumpuk-numpuk harta dan enggan menginfaqkannya untuk membantu fakir miskin dan orang yang perlu bantuan.
6. Ukuran kesuksesan baginya hanya dunia dan beragama baginya hanyalah sebagai status.
7. Takut mati.
3) لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain”
1)-Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
*Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
*Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
-Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq Hukum bacaan ro’:
*Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
*Tarqiq
2)-Tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari kesenangan dunia (harta, tahta, wanita, popularitas) dengan segala macam cara yang tidak memperdulikan halal dan haram.
-Gara-gara sibuk urusan dunia sampai lupa dan lalai beribadah kepada Allah.
-Takut mati.
3) وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya : Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.
NAMA= NURAHMADANI
KELAS=8A
UJIAN AL-QUR’AN DAN HADIST
NAMA:RISMAWATI
KELAS:8A
1.•HUKUM BACAAN LAM ADA DUA,YAITU LAM TAFKHIM DAN LAM TARQIQ,SEDANGKAN
•HUKUM BACAAN RA’ ADA TIGA,YAITU RA’ TAFKHIM,RA’ TARQIQ,DAN JAWAZULWAJHAIN
2.•HANYA TERTARIK DENGAN YANG NAMA NYA CINTA
•TIDAK MEMPUNYAI RASA KASIH SAYANG SESAMA MANUSIA
•SELALU MENENTANG APA YANG DIPERINTAHKAN TUHAN
3.•HADIST PERTAMA
.عن أنس رضي الله عنه قال: قال رسول اللہ ﷺ : ليس بخيركم من تـركدنياه لأخرته ولا أخرته لدنياه حتى يصيب منهما جميعا فـإنّ الدنيا بلاغإلى الأخرة ولا تكونوا كلا على النّاسِ «رواه ابـن عـسـاكر
•HADIST KEDUA
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول اللہ ﷺ : الـمـؤمـن الـقـوي خيروأحب إلى الله من المؤمن الضعيف وفي كل خيـر إخرض على ما ينفعك واستـعـن بالله ولا تعجز «
•HADIST KETIGA
عن الزبير بن العوام رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : لأن يأخذ أحدكم أخبلا فيأخذ حزمة من حطب فيبيع فيكف الله به وجهه خير من أن يسأل الناس أغطي أم منع
Nur insani
VIIIB
1.) Hukum bacaan lam ada 2 yaitu, idhar qamaria dan idgam syamsiah hukum bacaan ra ada 2 yaitu, takfim dan tarqiq
Penjelasan :
* idhar qamariah ketika lam ta’rif bertemu dengan huruf qamariah
* idgam syamsiah ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiah
Hukum bacaan ra :
* tafkim berharakat fathah, dammah, ra sukun yg huruf sebelumnya berharakat fathah/ dammah/kasrah
*tarqiq
2.) * gila harta
* lalai ibadah
* sibuk mengejar dunia
3.) ليس بجير كم من ترك دنياه لاجرته ولااجرته لدنياه حتي يصيب منهما جميعا فان ادنيا بلاغ ال الءجرت ولا تكونوا كل عل انسا ( رواه ابن عسا كر عن انس
Artinya :
” Bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meningggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain.
Nama:Naurah Muthia
Kelas:8a
Tanggal:16.06.2021/rabu
Keterangan:UAS Al quran hadist
1.apakah yang dimaksud hukum bacaan lam dan ra?
Jawaban:Secara pengertian, Alif lam syamsiah adalah hukum atau tata cara membaca huruf alif lam (ال) jika bertemu dengan huruf-huruf syamsiah. Hukum bacaan alif lam syamsiah dapat disebut juga sebagai Idgham syamsiyah.
Hukum bacaan ra adalah adalah salah satu cabang dari hukum Tajwid yang berarti Ra’ yang dibaca tebal.
2.sebutkan ciri ciri sifat cinta dunia!
Jawaban:
1.Orang yang cinta dunia bisa saja mengorbankan agama dan lebih memilih kekafiran. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِى كَافِرًا أَوْ يُمْسِى مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا
“Bersegeralah melakukan amalan shalih sebelum datang fitnah (musibah) seperti potongan malam yang gelap. Yaitu seseorang pada waktu pagi dalam keadaan beriman dan di sore hari dalam keadaan kafir. Ada pula yang sore hari dalam keadaan beriman dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Ia menjual agamanya karena sedikit dari keuntungan dunia.” (HR. Muslim no. 118)
2.Hati jadi lalai dari mengingat akhirat sehingga kurang dalam beramal shalih. Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَحَبَّ دُنْيَاهُ أَضَرَّ بِآخِرَتِهِ وَمَنْ أَحَبَّ آخِرَتَهُ أَضَرَّ بِدُنْيَاهُ فَآثِرُوا مَا يَبْقَى عَلَى مَا يَفْنَى
“Siapa yang begitu gila dengan dunianya, maka itu akan memudaratkan akhiratnya. Siapa yang begitu cinta akhiratnya, maka itu akan mengurangi kecintaannya pada dunia. Dahulukanlah negeri yang akan kekal abadi (akhirat) dari negeri yang akan fana (dunia).” (HR. Ahmad, 4:412. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan Lighairih
3.Juga karena cinta dunia akan menjadikan seseorang kurang mendapatkan kelezatan ketika berdzikir.
Di dalam Majmu’ah Al-Fatawa (9:312), Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menyebutkan perkataaan ulama Syam yaitu Sulaiman Al-Khawwash, “Dzikir bagi hati kedudukannya seperti makanan untuk badan. Ketika badan sakit, tentu seseorang sulit merasakan lezatnya makanan. Demikian pula untuk hati tidak bisa merasakan nikmatnya dzikir ketika seseorang terlalu cinta dunia.”
3.Tuliskan hadist tentang keseimbangan hidup di dunia dan di akhirat!
Jawaban:Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن
(ابن عسا كرعن اانس
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain”
1. Hukum bacaan lam ada dua yaitu idhar qomariyah dan idgham syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada dua yaitu tafkhim dan tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau lam Alif
1. Idhar Qomariyah, ketika lam ta’rif bertemu dengan huruf qomariyah
2. Idgham syamsiah ketinggalan ta’rif bertemu huruf syamsiyah
Hukum bacaan ra’
1. Tafkhim, berharakat fathah, dhomah, ra’ sukun yang huruf sebelumnya berharakat fathah /dhommah/kasrah.
2. Tarqiq
2. Ciri-ciri orang yang cinta dunia:
1. tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari kesenangan dunia (harta, tahta, wanita, popularitas) dengan segala macam cara yang tidak memperdulikan halal dan haram
2. Gara-gara sibuk urusan dunia sampai lupa Dan lalai beribadah kepada Allah
3. Berani mengorbankan agama dan imannya demi mendapatkan kenikmatan dunia
4. Suka bermewah-mewah, bermegah-megah dan bangga dengan dunia yang dimilikinya dan kurang bersyukur
5. suka menumpuk-numpuk harta dan enggan menginfaqkannya untuk membantu fakir miskin dan orang yang perlu bantuan
3. لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain”
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq
2. 1.Tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari kesenangan dunia (harta, tahta, wanita, popularitas) dengan segala macam cara yang tidak memperdulikan halal dan haram
2. Gara-gara sibuk urusan dunia sampai lupa dan lalai beribadah kepada Allah.
3. Berani mengorbankan agama dan imannya demi mendapatkan kenikmatan dunia.
4. Suka bermewah-mewah, bermegah-megah dan bangga dengan dunia yang dimilikinya dan kurang bersyukur.
5. Suka menumpuk-numpuk harta dan enggan menginfaqkannya untuk membantu fakir miskin dan orang yang perlu bantuan.
3.Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
a. Lafal dan terjemah hadits
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
1.Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariah dan idghom syamsiyyah.dan
Hukum bacaan ra’ada 2 yaitu takfhim
Da tarqiq
2.lupa beribadan kepada allah swt
Mengorbankan agama dan memilih kekafiran
.3 ليس بیخیر قم من تر ك دني ەلخر تھ ولااخر ول اخر تە لد ني ە حتی یصب منحم جمیاا
Artinya:
”Bukanlah orang yang paling baik diantara kmu orangyg.minggalkan akhirat dan mengejarkan akhirat dan meninggalkan akhirat dan mengerjakan dunia sehingga dapat memandukan keduannya.
1.jawaban:
Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah.Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1.idhar Qomariyah,ketika lam ta’rif bertemu dengan huruf qomariyah.
2.idghom syamsiyyah,ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ra’:
1.Tafkhim, berharokat fathah,dhommah,ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2,Tarqiq
2.-orang yang cinta dunia bisa saja mengorbankan agama dan lebih memilih kekafiran.
-hati jadi lalai dari mengingat akhirat sehingga kurang dalam beramal shalih.
3.hadist riwayat ibnu asakir dan anas
ليس بخير كم من ترك دني ه لا خرته ولا ا خر ته لدنياه حتى يصيب منهما جميعا
فاناالد نيا بلا غ الى لد الاخرة ولا تكنوا كل على النا س)رواه ابن عسا كر عن انس)
Artinya:
“Bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya.
Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat.Janganlah kamu menjadi beban orang lain
UJIAN AL-QURAN DAN HADIST
NAMA:ANDI AULIA PUTRI SALSABILLA
KELAS:8A
1.jawaban:
Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah.Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1.idhar Qomariyah,ketika lam ta’rif bertemu dengan huruf qomariyah.
2.idghom syamsiyyah,ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ra’:
1.Tafkhim, berharokat fathah,dhommah,ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2,Tarqiq
2.-orang yang cinta dunia bisa saja mengorbankan agama dan lebih memilih kekafiran.
-hati jadi lalai dari mengingat akhirat sehingga kurang dalam beramal shalih.
3.hadist riwayat ibnu asakir dan anas
ليس بخير كم من ترك دني ه لا خرته ولا ا خر ته لدنياه حتى يصيب منهما جميعا
فاناالد نيا بلا غ الى لد الاخرة ولا تكنوا كل على النا س)رواه ابن عسا كر عن انس)
Artinya:
“Bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya.
Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat.Janganlah kamu menjadi beban orang lain
Ayu kirania putri
Vlll c
1.scra pngertiam,alif lam syamsiah adlah hukum atau tta cara mmbca hruf alif lam (ال)jika brtemu dngan hruf-hruf syamsiah.hukum bacaan alif lam syamsiah dpat di sbut juga sbagai idgham syamsiah
Hukum bacaan ra adlah slah satu cbang dri hukum tajwid yng brarti Ra’ yng di bca tebal
2.•tujuan hidupnya hnyalah untk mncari ksenangan semata
•gara-gara sbuk ursan dunia smpai lupa dan lalai bribadah kpda Allah SWT
•suka bermewah mewah dan bngga dngan dunia yng dia miliki
3.لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لاِ خِرَتِهِ وَلاَ ا خِرَتَهُ لِدُ نْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْحُمَ جَمِيْعًا
فَاِنّ ا لدّ نْيَا بَلاَ غٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلاَ تَكُوْ نُوْا كَلّ عَلَى ا لنّاسِ
Artinya: bukankan orng yng pling baik di antra kmu orng yng mninggalkan kpentingan dunia untk mngejar akhirat atau mninggalkan akhirat untk mngejar dunia shingga dpat mmadukan kduanya.ssunguhnya khidupan dunia mngantarkan kmu mnuju khidupan akhirat.jnganlah kmu mnjadi bban orng lain
1.hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariah dan idgom syamsiyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu tafkhimdan tarqiq
2.orang yang cinta dunia bisa saja mengorbankan agama dan lebih memilih kekafiran.
Hati jadi lalai dari mengingat akhirat sehingga kurang dari beramal shalih.
3. Hadist riwayat Ibnu asakir dan anas
“Bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya.
Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain.
Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
2. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2.1. orang yang korupsi
2. yang tidak ada kasih sama sesama
3.selalu menentang apa yang diperintahkan
Tuhan
menurut saya hanya itu. salah, kurang lebihnya minta maaf.
3.لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain.
1. Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu tafkhim dan tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1. Idhar Qomariyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’
1. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2. Tarqiq, Ra d baca tipis
2. 1. Org yg korupsi
2. Yang tidak ada kasih sama sesama
3. Selalu menentang apa yang diperintahkan tuhan
• Tujuan hidupnya hanyalah untuk mencari kesenangan dunia ( harta, tahta, wanita, popularitas) dengan segala macam cara yang tidak mempedulikan halal dan haram.
• Gara- gara sibuk urusan dunia sampai lupa dan lalai beribadah kepada Allah. Berani mengorbankan agama dan imannya demi mendapatkan kenikmatan dunia. Suka bermewah-mewah, bermegah-megah dan bangga dengan dunia yang memilikinya dan kurang bersyukur.
Suka menumpuk-numpuk hartah dan enggan menginfaqkannya untuk membantu fakir miskin dan orang-orang yang perlu bantuan.
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain”
1-Lam tafkhim ( تفحيم ) tebal / Mufakhkhamah.
Apabila ada huruf Lam (ل ) dalam lafzul jalalah ( الله ) yang didahului oleh huruf yang berharakat fathah ( ـَـ ) atau damah ( ـُـ ). Maka harus dibaca tafkhim atau tebal. Lam yang terdapat dalam lafzull Jalalah dinamakan lam jalalah. Cara mengucapkannya ialah dengan menjorokkan kedua bibir ke depan.
-Lam Tarqiq (ترقيق ) Tipis / Muraqqaqah
Huruf Lam dibaca Tarqiq ada dalam dua keadaan,
2.-Hanya tertarik dengan yang namanya cinta
– Menentang perintah ALLAH SWT
-lupa beribadah kepada ALLAH SWT
3.عن أسير رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسـة : أصلحوا دنياكم واعملوا لاخر يكر انكم تموتون غـدا. رواه الديلمي
Artinya:
“Dari Anas r. a. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Perbaikilah dunia kalian dan bekerjalah untuk akhirat kalian, seolah-olah kalian akan mati besok.” (H. R. Dailami)
in jawabanna semua
Jawaban:
1.hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar
qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum
bacaan ra’ ada 2 tafqim dan tarqiq.
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
1.idhar qomariyah, ketika lam ta’rif bertemu
huruf qomariyah.
2.idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif
bertemu dengan huruf Syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
1.tafkhim, berharokat fathah, dhommah, dan
ro’sukun yang huruf sebelumnya berharakat
fathah/dhommah/kasroh.
2.tarqiq
2.a.tidak peduli sesama makhluk hidup
b.tidak mengerjakan ibadah karena tidak
berkeyakinan dengan tuhan dan hari akhir.
c.melimpahkan hartanya, untuk berfoya-foya.
3.المُؤْ مِنُ الْقَوِيُّ قَيْرٌوَاَ حَبُّ اِ لَى اللهِ مِنَ اْلمُؤْمِنِ الضَّعَيْفِ كُلَّ
خَيْرٌ اِحْرِض عَلَ مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَ عِيْنُ بِا للهِ وَلاَتَعْخِرْ
Artinya:
Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah, sedangkan pada masing-masing ada kebaikannya. Bersemangatlah kamu untuk mencapai Sesuatu yang bermanfaat bagimu. Mohonlah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu merasa tidak berdaya.
1. Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
a. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
b. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
a. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq
2. a.orang yang korupsi
b. yang tidak ada kasih sama sesama
b.selalu menentang apa yang
diperintahkan
c. Tuhan
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
a. Lafal dan terjemah hadits
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
1. Hukum bacaan lam ada 2 yaitu idhar qomariyah dan idghom syamsiyyah. Hukum bacaan ra’ ada 2 yaitu Tafkhim dan Tarqiq
Penjelasan:
Hukum bacaan lam ta’rif atau alif lam:
a. Idhar Qomariyah, ketika Lam ta’rif bertemu dengan huruf Qomariyah.
b. Idghom syamsiyyah, ketika lam ta’rif bertemu huruf syamsiyyah.
Hukum bacaan ro’:
a. Tafkhim, berharokat fathah, dhommah, ro’ sukun yang huruf sebelumnya berharokat fathah/dhommah/kasroh.
2, Tarqiq
2. a.orang yang korupsi
b. yang tidak ada kasih sama sesama
b.selalu menentang apa yang
diperintahkan
c. Tuhan
3. Hadits riwayat ibnu asakir dan anas
a. Lafal dan terjemah hadits
لَيْسَ بِخَيْرِ كُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِاخِرَتِهِ وَلاَ اخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ حَتّى يُصِيْبُ مِنْهُمَاجَمِيْعًا
فَاِنَّ الدَّنْيَا بَلَاغٌ اِلَى اْلاخِرَةِ وَلَاتَكُوْنُوْا كَلًّ عَلَى النَّاسِ ( رواه ابن عسا كرعن انس )
Artinya:
“bukankah orang yang paling baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. Janganlah kamu menjadi beban orang lain
Wahyuni 8c
1.Pendiri Dinasti Ayyubiyah adalah Salahuddin Al Ayyubi putera dari Najmuddin Bin Ayyub
2.berdirinya dinasti al ayyubiyah dipelopori oleh Salahuddin Al-Ayubbi pada tahun 1174M. Beliau dan Shirkuh telah berhasil menaklukan Mesir untuk Raja Zengiyyah Nuruddin dari Damaskus pada tahun 1169. Pasca Dinasti Fatimiyah runtuh, kendali pemerintahan di Mesir dipegang oleh Salahudin Yusuf Al Ayyubi
3.Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil mendirikan tiga buah madrasah di kairo dan iskandariyah untuk mengembangkan Mazhab Sunni.
Perkembangan ilmu pengatahuan ditandai dengan datangnya ulama-ulama masyhur untuk mengajar di al-Azhar. Beberapa ulama tersebut adalah
1. Abdul Latif al-Bagdadi, ahli ilmu mantik dan bayan;
2. Syekh Abdul Qasim al-Manfalubi, ahli fikih;
3. Syamsuddin Khallikan, ahli sejarah;
4. Abu Abdullah al-Quda’i, seorang ahli fikih, hadis, dan sejarah;
5. Al-Hufi, ahli bahasa;
6. Abu Abdullah Muhammad bin Barakat, ahli nahwu;
7. Hasan bin Khatir al-Farisi, ahli fikih dan tafsir.
NAMA=NURAHMADANI KELAS=8A
1.Dinasti Ayyubiyah didirikan oleh Sholahuddin Al Ayyubi yang berpusat di Mesir.
2.berdirinya dinasti al ayyubiyah dipelopori oleh Salahuddin Al-Ayubbi pada tahun 1174M. Beliau dan Shirkuh telah berhasil menaklukan Mesir untuk Raja Zengiyyah Nuruddin dari Damaskus pada tahun 1169. Pasca Dinasti Fatimiyah runtuh, kendali pemerintahan di Mesir dipegang oleh Salahudin Yusuf Al Ayyubi.
3.Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil mendirikan tiga buah madrasah di kairo dan iskandariyah untuk mengembangkan Mazhab Sunni.
Perkembangan ilmu pengatahuan ditandai dengan datangnya ulama-ulama masyhur untuk mengajar di al-Azhar. Beberapa ulama tersebut adalah
-Abdul Latif al-Bagdadi, ahli ilmu mantik dan bayan
-Syekh Abdul Qasim al-Manfalubi, ahli fikih
-Syamsuddin Khallikan, ahli sejarah
– Abu Abdullah al-Quda’i, seorang ahli fikih, hadis, dan sejarah
-Al-Hufi, ahli bahasa
-Abu Abdullah Muhammad bin Barakat, ahli nahwu
-Hasan bin Khatir al-Farisi, ahli fikih dan tafsir.