Laporan: Nurhudayah *)
PALONTARAQ.ID – Direktorat Promosi Kesehatan (Promkes) melayangkan surat tertanggal 16 Oktober 2020 ditujukan kepada semua Kanwil Kementerian Kesehatan seluruh Indonesia, terkait penyelenggaraan webinar kampanye 3 M di Pondok Pesantren dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional 2020.
Penyelenggaraan rangkaian Video Conference terkait Kampanye 3 M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, dan Menjaga Jarak) di Pesantren melalui Gerakan Pesantren Sehat Siaga Covid-19 akan berlangsung pada Hari Senin-Rabu, 19-21 Oktober 2020 Pukul 08.00-13.00 WIB.
Kampanye 3 M menjadi topik utama yang dikampanyekan ke pesantren-pesantren, melalui Gerakan Pesantren Sehat Siaga Covid-19.
Humas Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep, Muhammad Farid Wajdi menuturkan bahwa sangat penting untuk mengampanyekan 3M secara masif ke Pondok Pesantren sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19.

“Membiasakan 3M di Pesantren akan mengurangi resiko penularan Covid-19, sehingga Pondok Pesantren bisa menjadi tempat yang sehat dan aman dari Penyebaran Virus Covid-19,” ungkapnya.
Dalam webinar yang diselenggarakan Direktorat Promosi Kesehatan, diharuskan agar setiap Kanwil Kesehatan Provinsi dapat menunjuk 5 Dinas Kesehatan dan Kantor Wilayah kemenag Kabupaten/Kota beserta 1 Pesantren dan Puskesmas di wilayahnya untuk menghadiri rangkaian video conference.
“Adapun Materi yang diberikan dalam Webinar Promkes itu antara lain Peran Kanwil Kemenag Kabupaten/Kota dalam Mendukung Penerapan Protokol Kesehatan, Best Practice Pesantren dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dilanjutkan dengan Diskusi dan Tanya Jawab,” ungkap dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes dalam undangan webinarnya ke Pondok Pesantren.
Sementara itu, Ketua YASDIC IMMIM Pangkep, Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam mengungkapkan bahwa program 3M tersebut menjadi perhatian dari Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep yang diasuhnya.
“Kami mengharapkan agar seluruh santriwati, para guru, pembina dan pengasuh agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.”
“Kita tidak tahu apakan diri kita membawa virus atau tidak, dan selalu berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19,” pungkas Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam, yang juga Ketua PD Aisyiyah Pangkep ini. (*)
(* Nurhudayah, Pimpinan Kampus Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep.


