Feature Pemberdayaan Masyarakat Pesan Dakwah Prof dr Veni Hadju: Sedekah Harian

Pesan Dakwah Prof dr Veni Hadju: Sedekah Harian

-

- Advertisment -

 

Oleh: Prof. dr. Veni Hadju

Lihat pula: Beli Kesulitan dengan Sedekah

PALONTARAQ.ID – “Apakah saya sudah bersedekah hari ini?” Pertanyaan ini harus diucapkan seorang muslim setiap hari.

Mengapa? Karena sedekah harian adalah jaminan keberkahan rezeki yang diberikan Allah kepada kita.

Sebuah hadist sahih mengatakan bahwa setiap pagi ada dua malaikat turun, satunya mendoakan keberkahan rezeki mereka yang bersedekah di hari itu dan satunya lagi berdoa agar dicabut berkahnya bagi yang tidak bersedekah di hari itu.

Sangat banyak orang yang lalai bersedekah setiap hari. Padahal sedekah setiap hari tidak harus besar.

Cukup dengan sejumlah yang membuat seseorang merasa tidak berat melakukannya.

Lihat pula: Keutamaan dan Manfaat Sedekah

Bersedekahlah. Sedekah tidak akan membuatmu miskin. (foto: ist/palontaraq)
Bersedekahlah. Sedekah tidak akan membuatmu miskin. (foto: ist/palontaraq)

Saya pernah bertanya ke mahasiswa saya, berapa besar dana yang bisa mereka keluarkan setiap hari tanpa merasa berat melakukannya.

Mahasiswa S1 menjawab 2.000, mahasiswa S2 sebesar 5.000 dan mahasiswa S3 sebesar10.000 rupiah. Tentu sesuai dengan kondisi masing-masing.

Allah SWT berulang kali memerintahkan orang beriman dalam Kitab Mulia-Nya untuk mengeluarkan sebagian rezeki (infak) yang telah diberikan kepada mereka.

Lihat pula: 7 Manfaat Sedekah

Perilaku ini adalah tanda ketakwaan seseorang. Allah SWT juga mengatakan akan menjamin kehidupan yang bahagia bagi mereka yang terlepas dari sifat kikir.

Sayangnya masih banyak yang merasa berat membagi hartanya kepada saudaranya. Mereka inilah yang akan menyesal di akhirat kelak.

Bersedekahlah. Sedekah tidak akan membuatmu miskin. (foto: ist/palontaraq)
Bersedekahlah. Sedekah tidak akan membuatmu miskin. (foto: ist/palontaraq)

Maha Benar Allah dengan Firman-Nya: ..Wamayyuuqa syuhha nafsihi faulaa ika humul muflihuun. (QS Al-Hasyr 59:9).

Artinya: Barang siapa yang dibebaskan dari kekikiran dirinya maka mereka itulah adalah orang-orang yang beruntung (bahagia dunia dan akhirat).

Lihat pula: Dahsyatnya Sedekah di Hari Jumat

BERSEDEKAHLAH SETIAP HARI, BERAPAPUN, DEMI KEBAHAGIAAN DIRIMU YANG HAKIKI.

 

Prof dr. Veni Hadju, 14 Dzulqaidah 1441 H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Jangan alihkan Kesalahan Polri pada Surat jalan Djoko Tjandra

Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Sengaja atau tidak, pimpinan Polri berusaha mengalihkan fokus kesalahan Polri secara institusional menjadi kesalahan Brigjen...

Rakyat dibayangi Pertanyaan: Mungkinkah Komunisme-PKI bangkit kembali?

  Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Kalau pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD (31/5/2020) dijadikan pegangan, tampaknya tidak mungkin PKI bisa hidup...

Ayasofya Camii!

  Oleh: Ustadz Felix Siauw PALONTARAQ.ID - Salah satu keinginan terbesar saya ketika menulis buku "Muhammad Al-Fatih 1453", adalah sujud di...

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

  Oleh: Hersubeno Arief PALONTARAQ.ID - Presiden Jokowi kembali menyatakan betapa berbahayanya situasi dunia, khususnya Indonesia. Jokowi bahkan menggunakan kosa kata yang...

Jokowi merasa Ngeri!

  Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Presiden Jokowi mengatakan dia ngeri dengan situasi yang akan dihadapi. Pertumbuhan ekonomi bisa minus 8%. Pak...

Denny Siregar tak perlu Minta Maaf!

Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Pegiat medsos pro-penguasa, Denny Siregar (DS), didesak untuk meminta maaf kepada seluruh santri dan kiyai. Dia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you