Setelah Tersangka, Rangga Sasana Petinggi Sunda Empire ditangkap

Rangga Sasana. (foto: ist/palontaraq)

Rangga Sasana. (foto: ist/palontaraq)

Laporan: Etta Adil

PALONTARAQ.ID – Setelah ditetapkan sebagai Tersangka oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, Rangga Sasana yang disebut-sebut sebagai Petinggi Sunda Empire ditangkap di Tambun Bekasi, Selasa (28/1/2020), sekitar Pukul 15.00 WIB.

Penangkapan Tersangka Ki Ageng Rangga Sasana tersebut pada Kasus dugaan penyebaran berita bohong, terkait Kekaisaran Sunda atau Sunda Empire, dimana didalamnya terindikasi memalsukan data dan fakta Sejarah.

Kepastian Penangkapan Ki Ageng Rangga Sasana tersebut diungkapkan Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Barat di wilayah Tambun, Bekasi pada Selasa, 28 Januari 2020.

“Sudah dilakukan penangkapan tadi pukul 15.00 (Senin, 28 Januari 2020) di Tambun yakni Ki Ageng Rangga Sasana,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Saptono Erlangga saat menggelar konferensi pers di Gedung Ditkrimum Polda Jabar, Kota Bandung, Selasa, 28 Januari 2020.

Penangkapan Rangga ini merupakan lanjutan dari penyidikan dugaan kasus penyebaran berita bohong terkait Sunda Empire. Selain Rangga, Polda Jawa Barat juga telah menetapkan Perdana Menteri Sunda Empire Nasri Bank dan Kaisar Ratna Ningrum sebagai tersangka.

Saptono menyebutkan, berdasarkan hasil penyidikan, ketiga orang tersebut diduga telah melakukan tindakan pidana dengan cara menyebarkan berita bohong. Ketiganya disangkakan pasal 14 dan atau 15 Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 1926.

“Ancaman maksimal 10 tahun penjara,” kata Saptono. Ketiganya bakal ditahan di Mapolda Jabar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Komisaris Besar Hendra Suhartiyono mengatakan aktivitas Sunda Empire dengan segala narasi yang disebarkannya dapat menimbulkan keonaran. Selain itu, dari informasi yang disebarkan perkumpulan ini bisa mencemarkan nama baik orang Sunda.

“Penyidik sudah dalami semua (narasi Sunda Empire) dan itu tidak benar semua,” kata Hendra.

Sementara itu, mengenai penetapan stastusnya sebagai tersangka, Ki Ageng Rangga Sasana menyatakan memghormatinya. “Kita menghargai hukum, oke,” ujarnya.

Perkumpulan Sunda Empire ini teridentifikasi telah melakukan aktivitas sejak 2017. Menurut keterangan polisi, Sunda Empire telah memiliki pengikut sebanyak seribu orang yang tersebar di seluruh Jawa Barat bahkan hingga Aceh. (*)

Like it? Share it!

Leave A Response