Pidato Terakhir Muhammad Mursy dalam Persidangan

Mursi (foto: ist/palontaraq)

Mursi (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – Muhammad Mursi ‘Isa al-Ayyat adalah seorang politisi yang menjabat Presiden ke-5 Mesir dari 30 Juni 2012 hingga 3 Juli 2013.

Mursi menjadi Anggota Parlemen di Majelis Rakyat Mesir selama periode 2000-2005 dan seorang tokoh terkemuka di Ikhwanul Muslimin. Morsi merupakan presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis yang kemudian digulingkan oleh Militer.

Setelah mendekam sekian lebih dari 6 tahun di penjara.  Dr. Muhammad Mursy selalu mendapatkan penyiksaan fisik dan psikis, perlakuan inhuminity, larangan dijenguk, kurungan seorang diri, hak medis yang tidak dipenuhi.

Hari Senin kemarin (17/6/2019), dipersidangan terakhir, berdasarkan saksi mata dari jurnalis Mesir yang ada di persidangan,  setelah 25 menit menyampaikan pidato terakhirnya, lalu beliau jatuh ke lantai dan wafat.

Beberapa hal terpenting yang beliau sampaikan dalam pidato terakhirnya sebagai berikut :

1. Kalian telah menuduh saya melakukan aksi mata-mata kerjasama intelijen bersama Hamas, sekarang (pemerintahan) Kalian berinteraksi dan bekerja sama juga dengan HAMAS.

2. Kalian telah menuduh saya atas apa yang terjadi di Sinai, dan sekarang Kalian menyaksikan juga yang terjadi di Sinai (Penyerangan dan Pembunuhan), sementara saya sudah ada di dalam penjara.

Lihat juga: Pemilu Amerika dan Islamophobia

3. Kalian menuduh saya terkait insiden kekerasan di Mesir, sekarang Kalian menyaksikan apa yang terjadi di Gereja-gereja dan Masjid (serangan pemboman), dan pengusiran penduduk dari beberapa kampung dan daerah di Mesir.

3. Kalian mengkudeta-ku dan tak pernah membiarkanku sehari saja tanpa penyiksaan di dalam penjara, dan kalian pura-pura bodoh dengan apa yang terjadi.

Kalian ingin membunuhku dengan berbagai macam cara, tapi pada saat yg sama kalian juga ketakutan akan kerasnya reaksi yg akan muncul saat itu terjadi.

5. Tidak ada yg tahu kapan ajal seseorang kecuali Allah. Dia-lah yg berkuasa atas segala urusan. Dan tidaklah kami ucapkan selain: Cukuplah Allah SWT sebaik-baik pelindung dari setiap pelaku kezaliman dan Antek-antek penjahat kudeta.

6. Sungguh aku sangat yakin, aku akan bertemu Allah dalam kondisi bersabar dan berharap mendapatkan pahala. Aku yakin sepenuhnya akan bertemu dengan para penjahat itu di hadapan Allah, dan pada sisi-Nya akan tuntas segala perselesihan (dengan keadilan).

7. Pesanku kepada Anak-anak dan istriku, Allah SWT menyaksikan bahwa sungguh aku mencintai kalian, dengan sebuah cinta yang tidak akan mengetahui (kedalaman)nya kecuali hanya Allah SWT semata.

Betapa sering aku menderita, kesakitan, menjalani kehidupan dalam penjara tanpa obat dan pengobatan, tapi saat itu Aku memikirkan kalian siang dan malam.

Aku tak tahu kapan kita akan bertemu, dan sungguh mungkin pertemuan kita kelak di Surga. Kita mohon itu kepada Allah SWT, dan kita adukan kepada-Nya kezaliman mereka yang zalim.

Lihat pula: Huawei dan Pertempuran Dominasi Amerika vs China

8. Sungguh aku sampaikan kepada kalian bangsa Mesir yang agung, aku ulang kembali pesan ini dan senantiasa aku kuatkan: bahwa Kalian mampu menjalankan perubahan wahai Pemuda-pemuda Mesir.

Jangan meninggalkan dan mengecewakan para Ibu-ibu yang Anak-anaknya syahid dalam perjuangan ini, juga mereka saudara-saudaramu yang telah terzalimi.

Sesungguhnya kezaliman tidak akan abadi, dan mereka para pengkudeta, akan datang kepada mereka hari kepastian. Tidak ada yg abadi, karena hanya Allah-lah yg kekal lagi abadi.

9. Pemerintahanku belum berjalan satu tahun lamanya, dan banyak sekali upaya interfensi dari banyak negara, baik itu Zionis, Amerika dan juga Arab.

Mereka mengintervensi banyak urusan Mesir dan membeli para pengkhianat bayaran untuk menghancurkan negeri ini. Dan sekarang ini Mesir sebagaimana kalian saksikan setiap hari, kejadian perusakan demi perusakan terjadi, dan bangsa ini tidak pernah tenang kecuali dengan hilangnya pelaku kezaliman, dan kembali bebasnya mereka-mereka yang terzalimi.

10. Dan point terakhir yang disampaikan Mursi sebelum jatuh ke lantai. Media televisi Mesir merekam peristiwa dan ucapan tersebut, tanpa menyiarkannya, yaitu: Aku hanya menunggu perjumpaan dengan Allah SWT semata Wahai para Hakim. Celakalah Hakim dunia (akan diadili) oleh Hakim Langit.

Kemudian saat itu beliau tidak bisa melihat lagi siapa yang di hadapannya, beliau mengangkat jari telunjuknya ke atas tinggi-tinggi dan jatuh ke lantai.

Demikianlah Dr Muhammad Mursy Asysyahiid presiden Mesir yang Hafizh Qur’an dan terpilih secara Demokrasi Rahimahullah telah syahid kembali keharibaan Allah SWT.

Dr. Muhammad Mursy akan tetap tercatat namanya dalam Sejarah Pemerintahan Mesir dan Allah SWT pasti akan membalas segala perbuatan jahat Orang-orang yang dzalim.

“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya)” (QS Al-Ahzab: 23)

إنا لله وإنا إليه راجعون

اللهم اغفرله وارحمه ، وعافه واعف عنه ، وأكرم نزله ، ووسع مدخله

واغسله بالماء والثلج والبرد ، ونقه من الذنوب والخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس .

 للهم تقبله من الشهداء في سبيلك.

اللهم ارفع درجته في المهديين ،واخلفه في عقبه في الغابرين ،واجعله من ورثة جنة النعيم . آمين

 

 

Like it? Share it!

Leave A Response