Pesan Indah KH. Arifin Ilham

KH Arifin Ilham (alm) saat bersama ketiga istrinya. (foto: ist/palontaraq)

KH Arifin Ilham (alm) saat bersama ketiga istrinya. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Etta Adil

PALONTARAQ.ID – KH. Arifin Ilham dikenal sebagai pendakwah dan mujahid yang istiqamah selama hidupnya. Hidupnya diabdikan untuk ummat. Baginya tiada hari tanpa dzikir dan dakwah.

Sebagai da’i kondang, pendiri dan pimpinan Majelis Dzikir Adz-Dzikra ini banyak beredar ceramahnya dalam bentuk audio-visual. Ungkapan-ungkapannya dengan suara serak khasnya malahan sudah dikenal dan tertanam dalam hati jamaahnya.

Diantara pesan indah beliau adalah ungkapannya yang terkenal bahwa Cerdasnya orang yang beriman adalah, dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat dan yang sekejap untuk hidup yang panjang.

“Hidup bukan untuk hidup, tetapi hiduplah untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup. Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT. Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan,” demikianlah ungkapan indah dan sarat makna hidup dari KH Arifin Ilham.

Lihat juga: KH Arifin Ilham berpulang, Selamat jalan Ahli Dzikir

Selain itu, beliau juga berpesan agar kita senantiasa dan selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:

Pertama, Tahajud. Karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.

Kedua, Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

Ketiga, Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yg memanggil orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

Keempat, Jaga Shalat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada Shalat Dhuha.

Kelima, Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yg suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yg bersedekah setiap hari.

Keenam, Jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yg berwudhu.
Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Orang yg selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, “ampuni dosa dan sayangi dia Ya Allah”.

Ketujuh, Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yg terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

KH Arifin Ilham juga berpesan agar senantiasa ingat tiga do’a pada setiap sujud, yaitu, yaitu:
1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah, “Allahumma inni as’aluka husnal khotimah. (Ya Allah, Aku meminta kepada-MU husnul khotimah)
2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat. “Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut” (Ya Allah, berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat)
3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya. “Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘ala diinika.” (Ya Allah, wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU)

Ustadz Arifin Ilham telah berpulang. Selamat jalan mujahid, Insya Allah, husnul khotimah. (*)

Like it? Share it!

Leave A Response