ACT Ajak Bantu Pengungsi Suriah

by Penulis Palontaraq | Sabtu, Feb 16, 2019 | 68 views
Anak-anak Pengungsi Suriah

Anak-anak Pengungsi Suriah (foto: blog.act)

Assalammu ’Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sahabat Peduli,

Saat kita saling berkumpul bersama keluarga, saling menghangatkan dengan canda dan tawa, saudara-saudara kita di berbagai belahan dunia sedang berjuang mempertahankan hidupnya. Dari suhu dingin yang menusuk, dari kelaparan yang mengancam, atau dari wabah mematikan.

Sebanyak 32 pengungsi anak-anak yang tengah bertahan di Kamp Pengungsian Al-Hol, Suriah dilaporkan meninggal dunia. Hipotermia menewaskan mereka dan mengancam lainnya yang tengah berikhtiar mencari perlindungan di tengah cuaca ekstrem yang sama. Terutama ketika jumlah ketersediaan tenda tidak mencukupi bagi para pengungsi yang baru berdatangan.Dengan persiapan minim, baju hangat seadanya, saudara-saudara kita berjuang menahan dingin luar biasa.

Sementara itu virus flu babi (H1N1) menambah krisis kesehatan yang terjadi di Yaman. Wabah ini menyebar tanpa didukung fasilitas kesehatan yang memadai bahkan semakin terpuruk. Tercatat dari 418 kasus 86 diantaranya berujung pada kematian karena tak mendapatkan penanganan medis. Menambah kekhawatiran, memicu ketakutan seluruh penduduk Yaman.

Mari Indonesia! Jutaan pengungsi membutuhkan bantuan setiap saat. Berikan aksi kepedulian nyata untuk selamatkan saudara kita sekarang. Meringankan beban mereka dengan berupaya menyapa melalui paket pangan, paket musim dingin, ataupun akses kesehatan yang lebih baik.

http://bit.ly/AnakSuriahHipotermia

Salurkan bantuan sahabat melalui rekening an. Aksi Cepat tanggap

Mandiri #1270007816596
BNIS #6600002219

Untuk informasi, layanan jemput & konfirmasi donasi, dapat memilih salah satu kontak layanan dibawah ini :

SMS Center: 082210009756
WA: 082210009756
Careline: 0411 8986113
Email: actsulsel@act.id
Twitter & Instagram: @AksiCepatTanggapSulawesiSelatan
FB: AksiCepatTanggapSulawesiSelatan
Website: www.act.id

www.act.id

Like it? Share it!

Leave A Response