Klasifikasi Jomblo ala Santri

Talkshow Kopiwriting di Makassar, Ada yang menyamar jadi "Jomblo"? (foto: ist/palontaraq)

Talkshow Kopiwriting di Makassar (9/8) di Hotel Aston. Ada Blogger yang menyamar jadi “Jomblo”? (foto: ist/palontaraq)

 

ISTILAH “Jomblo” dalam berbagai konteks pembicaraan, bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan, tapi bisa juga sebagai sesuatu yang menyakitkan. Jika jomblo itu dinikmati, kesendirian dijalani sebagai suatu hal yang membahagiakan, maka jomblo bisa jadi sebagai suatu anugerah. Tapi jika jomblo itu masih dijalani dalam usia yang tak lagi muda, maka jomblo bisa jadi bahan ejekan.

Jadi, jomblo itu bisa jadi menyenangkan atau menyakitkan tergantung pada usia. Jika usia tak lagi muda, sementara teman sebaya sudah menggandeng istri dan menggendong anak, maka bisa jadi istilah jomblo berubah menjadi “laki-laki yang tak laku-laku”. Berikut ini beberapa istilah jomblo yang menjadi trend di kalangan santri dan menjadi pembicaraan seru di  warung “kopi santri”.

1. Jomblo Fi Sabilillah

Jomblo Fi Sabilillah, adalah mereka yang tak punya pacar atau belum menikah, dikarenakan sibuk menuntut ilmu. Saking sibuknya kuliah dan menikmati keasyikannya belajar sampai-sampai lupa memikirkan bahwa dirinya masih jomblo dan sudah seharusnya memiliki pasangan hidup. Bisa pula sosok jomblo satu ini, menganggap cita-cita yang harus diraih setinggi mungkin lewat pendidikan lebih utama daripada sekadar memikirkan pasangan.

2. Jomblo Tawakkal

Jomblo Tawakkal adalah mereka yang tak punya pacar atau belum menikah dan selalu bilang kalau jodoh di urusan Tuhan, demi menghibur hatinya.

3. Jomblo Shauma Ghodin

Jomblo Shauma Ghodin adalah mereka yang tak punya pacar atau belum menikah, lalu melakukan puasa dan membaca doa-doa tertentu supaya menarik hati lawan jenis.

4. Jomblo Shirotal Mustaqim

Jomblo Shiratal Mustaqim adalah mereka yang tak punya pacar atau belum menikah, tapi tak putus asa untuk terus bergaya dan berselfie ria, supaya ada lawan jenis yang mau memperhatikannya.

5. Jomblo Mukhlisin

Mereka yang tak punya pacar atau belum menikah, tapi tetap ikhlas dan sabar meski setiap hari diteriaki teman-temannya sebagai Jombo.

6. Jomblo Nawaitu

Mereka yang setiap tahun berencana menikah, padahal pacar dan calon pasangan belum ada. Nawaitu aja terus. Niat aja terus.

7. Jomblo Munfarid

Mereka yang tak punya pacar atau belum menikah, kemudian menghabiskan waktunya di depan computer, menonton youtube, update status demi mengisi kesepian hati

8. Jomblo Tahlil

Mereka yang tak punya pasangan, kemudian menghabiskan malam mingguan di acara tahlilan tetangganya.

9. Jomblo Summum Bukmun

Mereka adalah golongan jomblo yang selalu diajak nongkrong di warung atau di cafe oleh sepasang kekasih, tapi tugasnya hanya mendengarkan perbincangan mesra mereka.

10. Jomblo Mujahid

Jomblo yang selalu iri melihat orang lain pacaran, lalu ia masuk ke organisasi radikal, agar bisa melakukan sweeping terhadap kemaksiatan.

11. Jomblo Muttafaqun

Jomblo Muttafaqun adalah jomblo yang begitu istiqomah mempertahankan ke-jombloan-nya, sebab menghargai sahabatnya yang juga jomblo.

12. Jomblo Ta’lim Muta’allim

Jomblo Ta’lim Muta’allim adalah jomblo yang menghabiskan hidupnya untuk ta’dzim dan berkhidmat pada sang guru, sambil diam-diam berharap bisa dijodohkan dengan anak sang guru.

13. Jomblo Tawassulan

Jomblo Tawassulan adalah jomblo yang jika jatuh cinta pada lawan jenis, selalu membutuhkan mak comblang atau perantara, tapi tidak pernah berhasil.

Nah, kalau kamu termasuk kategori “jomblo” yang mana?

 

Like it? Share it!

Leave A Response