Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Universitas Ramadan
PALONTARAQ.ID – Berikut ini beberapa adab dan sunnah sahur yang harus diperhatikan saat menunaikan ibadah puasa Ramadan, yaitu:
1_Sahurlah sebelum masuk waktu Shalat Subuh.
Rasulullah SAW bersabda, “Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” (QS. Al Baqarah: 187).

Lihat juga: Pallu-pallu: Tradisi Sahur yang Mulai Terlupakan
2_Sahurlah dengan Kurma
Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik sahurnya orang mukmin adalah kurma”. (HR. Abu Daud 2345, Ibnu Hibban 3475 dan dishahihkan al-Albani dan Syuaib al-Arnauth).

Lihat juga: Urutan Cara Berbuka Puasa
3_Perbanyaklah Berdoa dan Istigfar pada Waktu Sahur
Rasulullah SAW bersabda, “Pada setiap malam, Allah Ta’ala turun kelangit dunia, ketika tersisa sepertiga malam terakhir, Allah berfirman:’ Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Dan Siapa yang memohon ampunan kepada-Ku akan aku ampuni.” (HR. Bukhari 1145 dan Muslim 758).

Lihat juga: Fadhilah Shalat Tarawih
4_Dianjurkan mengakhirkan Sahur dan Bersegera menunaikan Shalat
Dari Anas, dari Zaid bin Tsabit, dia berkata, “Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, setelah itu beliau langsung berangkat shalat. Aku bertanya, ‘Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?’ Dia menjawab, ‘Kira-kira sama seperti bacaan 50 ayat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sebagai kaum muslimin hendaknya kita memperhatikan adab dan sunnah sahur. Sungguh sangat disayangkan jika kesempatan sahur Ramadan ini hanya dihabiskan untuk menyantap makanan atau menonton televisi.
Maka, gunakanlah waktu sahur sebaik-baiknya, sebagai sunnah yang dianjurkan agar tetap terjaga stamina dan kesehatan selama menjalankan ibadah puasa Ramadan. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep.



[…] Lihat pula: Adab dan Sunnah Sahur […]
[…] 4. Adab-adab dan Sunnah Sahur […]