Oleh: Etta Adil
– Teruntuk Putri Razan Al Najjar
Panas terik dan dahaga di bulan yang suci tak surutkan tekadmu
Berlari menolong sesama di medan juang Gaza
Setiap saat desing peluru, tendangan dan teriakan kedzaliman di depan mata
Tak goyah langkahmu di depan para monyet penjajah
Palestina adalah tanah umat Islam
Teguh jiwamu memegang prinsip jihad
Tak kenal lelah menolong sesama
Merawat kemanusiaan adalah medan pengabdianmu
Dengan kelembutan hati dan perjuangan sejati
Engkau selalu hadir mengobati luka penistaan
Dari mereka kaum yang dilaknat, Yahudi Israel
Engkau tak gentar dengan tank dan senjata teroris zionis itu.
Tiba-tiba segelintir peluru menembus jantungmu
Tubuh sucimu tumbang bersimbah darah
Kedzaliman Israel Jahannam memang tak kenal hukum perang.
Mereka Penjajah sebenar-benarnya Penjajah Laknatullah.
Duhai pemilik jas putih kebanggaan perawat kemanusiaan
Seketika malaikat maut menjemputmu dengan senyuman
Tangisan pecah, merundung duka dari rakyat Palestina dan Umat Islam.
Kini langkahmu terhenti, Gema takbir sertai kepergianmu
Para zionis biadab itu serta anjing peliharaan mereka
Tak kenal jurnalis, tak kenal dokter dan perawat, semuanya ditembaki
Dunia bungkam di depan kekejaman tiada henti ini
Tapi yakin saja, tak lama lagi mereka pasti ‘kan binasa.
Engkau pulang di jumat mulia, menyelipkan duka di setiap jiwa.
Engkau berpulang dengan hormat sebagai mujahidah
Akan kuceritakan kisahmu pada pemuda pemudi di negeriku
Langkahmu adalah sebaik-baik akhir yang kembali
Engkau bidadari Surga yang telah dinanti
Kisahmu tetap abadi, menjadi bagian dari Sejarah Alquds
Perjuanganmu adalah saksi bahwa Pembebasan Palestina takkan pernah berhenti
Sekalipun harus berhadapan dengan Kedzaliman Para Durjana.
Duhai Sang Mujahidah
Doa kami iringi kepergianmu
Baktimu pada kemanusiaan adalah jalan menuju surga.
Engkaulah pemenang sejati di medan jihad Palestina yang berkah.
Puisi Etta Adil
Dari Makassar untuk Jundullah Palestina,
Ahad 3 Juni 2018 M/19 Ramadhan 1439 H




