Oleh: Muhammad Farid Wajdi
Tulisan Sebelumnya: Universitas Ramadhan
PALONTARAQ.ID – BANYAK jalan menuju sehat yang lebih baik, bahkan kala saat menjalankan puasa sekalipun. Salah satu jalan itu adalah dengan mengamalkan sunnah Rasulullah SAW sebagai suri tauladan yang baik dalam hal apapun.
Banyak sekali rujukan atau referensi yang telah membahas bagaimana cara Rasulullah SAW menjaga dan merawat kesehatannya. Hal ini banyak dijelaskan dalam Thibbun Nabawi, pengobatan ala Nabi.
Salah satu hal unik dan belum banyak diketahui kaum muslimin adalah tentang kegemaran Rasulullah SAW meminum air rendaman kurma, yang lazim disebut sebagai Infused Energy “Air Nabeez”. Sangat baik dikonsumsi saat Sahur atau Berbuka Puasa, ketika menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan.
Lihat juga: 100 Pesan Alquran dalam Interaksi Sosial
Air Nabeez adalah minuman sunnah kegemaran Rasulullah SAW, yang merupakan jenis air rendaman kurma atau kismis/raisin, sebagaimana dinukilkan dalam Hadits Sunan Abu Daud, sebagaimana disampaikan oleh Ad-Daylami.

Mengkonsumsi air nabeez ini adalah salah satu alternatif terapi untuk kesehatan penderita arthritis dan gout (asam urat). Beberapa hasil penelitian menunjukkan manfaat Nabeez untuk kesehatan dan pengobatan, yaitu bahwa air rendaman kurma atau kismis ini merupakan air tonik alkalin.
Lihat juga: Jangan Jadikan Agama dan Ulama Bahan Bercandaan
Diantara manfaatnya adalah untuk kelancaran metabolisme, mengurangi kadar keasaman pada lambung, membersihkan sisa metabolisme dari tubuh, meningkatkan fungsi pencernaan, menambah daya ingat, memperbaiki masalah limpa, hati, dan bagi yang memiliki masalah arthritis dan asam urat.
Bagaimana Cara Membuat Air Nabeez?

Cara membuat air nabeez cukup mudah hanya dengan merendam beberapa butir kurma dengan segelas air minum. Ikuti sunnah Nabi dalam mengonsumsi kurma, yaitu mengambil kurma dengan hitungan bilangan ganjil, yaitu satu, tiga, lima, atau tujuh butir kurma. Nah, air rendaman kurma inilah yang disebut nabeez, yang dapat diminum setelah direndam selama 10-12 jam.
Untuk air rendaman kurma, Nabeez yang di buat pada waktu Sahur, berarti diperuntukkan untuk diminum pada saat buka puasa, sedang Nabeez yang dibuat saat berbuka puasa maka diperuntukkan untuk diminum pada saat Sahur. Perlu diingat agar jangan mencampurkan rendaman kurma dengan kismis, tetapi membuatnya rendamannya tersendiri atau terpisah.
Lihat juga: 20 Type Hati Manusia dalam Alqur’an
Banyak yang sudah merasakan manfaat dari mengamalkan sunnah meminum air Nabeez ini, diantaranya ialah merasakan stamina yang luar biasa. Meskipun saat sahur hanya makan sedikit namun tubuh terasa tetap bertenaga, hingga menjalani puasa sekalipun tetap segar bugar. Begitu pula saat berbuka puasa, sebelum makan makanan besar, terlebih dulu berbuka dengan air Nabeez.

Perlu diingat bahwa air nabeez ini tidak boleh dibiarkan lebih dari 2-3 hari, karena akan menyebabkan fermentasi dan tidak boleh lagi dikonsumsi. Mengapa demikian? Karena saat fermentasi sudah berlangsung maka ini awal terbentuknya alcohol. Artinya minuman tersebut menjadi bagian dari minuman beralkohol dan hukumnya menjadi haram.
Jadi mengonsumsi air Nabeez haruslah daily fresh (diperuntukkan untuk diminum setiap hari) Bikin pagi minumnya saat berbuka puasa. Bikin sore diminumnya waktu sahur. Kurma yang direndampun bisa langsung dimakan setelah airnya diminum. Kurma terasa lebih nikmat dan lembut. Selamat mencoba! Insya Allah, dalam sunnah ada manfaat yang baik, untuk kesehatan dan kejayaan.
Tabarakallah. (*)


