BerandaFeatureCatatan Etta Adil: Lantai Masjid (6)

Catatan Etta Adil: Lantai Masjid (6)

Tulisan Sebelumnya: Catatan Etta Adil: Lantai Masjid (5)

Lantai Masjid (6): Seorang muslim selayaknya seorang yang memahami ajaran agamanya dengan baik. Lantai masjid menjadi saksi betapa sebagian besar dari kita telah ratusan, ribuan bahkan jutaan kali menerima pengajaran agama, ceramah atau tausiyah?

Semalas-malasnya seorang yang melabeli dirinya sebagai seorang yang beragama, sebagai seorang ‘muslim’ yang hanya menunaikan salat sekali sepekan pada Hari Jumat, berarti telah menerima atau mendengar ceramah agama/khutbah jumat sebanyak 48 kali.

Jika dihitung selama setahun mendengarkan khutbah jumat, ditambahkan khutbah pada salat idul fitri dan idul adha berarti sudah 50 kali.

Seorang muslim yang sudah berumur 30 tahun berarti sudah ribuan kali mendengar ceramah jumat dan itu berarti sangat wajar jika setiap muslim sangat paham agamanya.

Mestinya begitu?

Namun, dalam kenyataannya sebagian besar dari kita masih tidak paham halal-haram serta perintah-larangan dalam agama. Adakah karena kita bodoh, tidak memerhatikan dan tetap menganggapnya sebagai hal yang biasa?

Ataukah karena memang sebagian besar dari kita hanya “islam formalitas”, islam sebatas KTP. Adakah yang selama ini kita jalankan sebagai perintah agama tak lebih sekedar seremoni belaka?

Adakah memang kita berislam karena hanya mengikut pada agama yang sebelumnya telah dianut oleh orang tua dan leluhur? Adakah seperti itu?

Pangkep, 18 November 2012

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT