Laporan: Etta Adil
PALONTARAQ.ID – Setelah sukses menyelenggarakan MDGs Awards pada 2010-2015, Corporate Forum For Community Development (CFCD) kembali menghelat Indonesian Sustainable Development Awards (ISDA) dan Expo 2017 di SMESCO Convention dan Exhibition Hall Jakarta, 12-14 September 2017.

CFCD merupakan forum bersifat independen yang dibentuk sebagai wadah komunikasi bagi para pelaku Corporate Social Responsibility (CSR) dan penggiat Pemberdayan Masyarakat.
Saat ini, anggota CFCD mencapai 250 perusahan dari berbagai sektor, dari pertambangan dan energi, agribisnis dan agroindustri, industri dan manufaktur, jasa, konstruksi, hingga industri media. Juga ada 21 lembaga mitra CFCD.
“ISDA dan Expo 2017 ini dimaksudkan sebagai ajang sosialisasi, promosi, publikasi, sekaligus ruang informasi peran dan kontribusi dunia usaha atau institusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), serta mendukung Rencana Aksi Nasional (RAN) dan Rencana Aksi Daerah (RAD),” kata Wakil Ketua Umum CFCD, Iskandar Sembiring, Rabu (23/8/2017).


Terdapat 43 perusahaan dari berbagai sektor yang terdaftar sebagai peserta ISDA 2017 yang menominasikan 112 progam terkait dengan pencapaian 12 dari 17 tujuan SDGs. Selain itu, juga menominasikan 17 perseorangan dalam 16 kategori bagi pegiat CSR dan aktor pencapaian SDGs di tingkat manajemen, lapangan, dan mitra.
Sebelumnya penilaian dilakukan Komite Penilai yang dipimpin Ketua Komite CSR CFCD Thendri Supriatno, dari 125 program yang didaftar perusahaan untuk dinilai kontribusinya dalam pencapaian SDGs.
“Hasil penilaian ini nantinya dapat dipergunakan pula oleh pemerintah sebagai bahan pelaporan kepada PBB dalam kontribusi Indonesia dalam pencapaian SDGs atau global goals,” kata Tri Harjono, Kamis (7/9/2017).

Di Indonesia, SDGs sudah ada Peraturan Presiden, yaitu Perpres No 59 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Sebagai sarana sosialisasinya itulah, CFCD bersama instansi terkait memprakarsai Indonesian SDGs Corporate Summit, puncaknya dilaksanakan 14 September 2017 dengan menghadirkan beberapa narasumber, baik dari kalangan pemerintah, dunia usaha, institusi, akademisi maupun praktisi.


Rangkaian acara itu adalah Malam Anugerah Indonesian SDGs Award (ISDA) 2017 di Smesco Convention Hall Jakarta. “Indonesia SDG’s Corporate Summit diharapkan menjalin sinergitas antara pemerintah, perusahaan, akademisi, dan praktisi untuk pencapaian target SDGs 2030 di Indonesia,” jelasnya.
Semen Tonasa borong Enam Penghargaan di ISDA Award 2017
Misi perusahaan yang tak pernah menepikan aspek sosial, membuat PT Semen Tonasa jadi sorotan di ajang Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2017 yang meraih enam penghargaan sekaligus.
Malam penganugerahan ISDA 2017 di Smesco Convention Hall Jakarta, Kamis malam (14/9/2017), PT. Semen Tonasa memenangkan tiga penghargaan untuk kategori program. Untuk Bidang Lingkungan meraih Platinum, sementara Pendidikan dan Kesehatan diganjar Gold.


Untuk kategori perorangan, Dirut PT Semen Tonasa, Subhan SE AK MM terpilih sebagai CEO Terbaik Satu di ISDA 2017 mengungguli 34 CEO perusahaan lain. Dua penghargaan lain untuk kategori ini masing-masing Tingkat Manajemen dan Lapangan, juga meraih penghargaan terbaik satu.



“Sejak 2013 PT. Semen Tonasa sudah ambil bagian. Kami mencoba meningkatkan apa yang sudah dicapai manajemen sebelumnya. Kalau tahun ini ada enam penghargaan, semoga tahun depan lebih banyak lagi. Ini penting sebagai indikator keberhasilan program,” jelas Subhan.
“Kami tak hanya mengejar profit. Juga harus memikirkan aspek sosial, mengembangkan ekonomi masyarakat dan lingkungan sekitar perusahaan. Kami juga harus peduli pada peningkatan kualitas hidup mereka,” tambah Subhan.
Dengan menggandeng forum desa yang terdiri dari perwakilan sejumlah unsur masyarakat, mereka mampu menyerap keinginan masyarakat dari 11 desa dan kelurahan sekitar. Program seperti pemberian kredit, bea siswa, pengadaan air bersih, bedah rumah, hingga penghijauan kini sudah dirasakan dampaknya.


Menurut Subhan, evaluasi terkait program CSR dilakukan setiap tahunnya. Hal ini juga terkait dengan kemampuan perusahaan untuk mengucurkan dana untuk membiayai berbagai program yang diusulkan masyarakat.
“Dan sejauh ini berjalan sesuai harapan. Hasil survei independen bahkan menyebutkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kami mencapai 80%,” terang Ferry Djufry, GM CSR dan Umum PT Semen Tonasa.
ISDA digelar oleh Corporate Forum For Community Development (CFCD). Ini merupakan forum bersifat independen yang dibentuk sebagai wadah komunikasi bagi para pelaku CSR dan pegiat pemberdayaan masyarakat. (*)


