Oleh: Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah
Related Post: Mengenal Tauhid dan Keutamaannya
PALONTARAQ.ID – Macam-macam Tauhid itu ada tiga macam: Tauhid rububiyyah, Tauhid Uluhiyyah dan Tauhid Al-Asma was Sifat.



• Tahrif (menyelewengkan makna),
• Tanpa ta’thil (menolaknya),
• Tanpa takyiif (menanyakan bagaimananya)
• Dan tanpa melakukan tamtsiil (menyerupakan dengan makhlukNya).
Lihat pula: Sihir dan Perdukunan Perusak Tauhid
Dalam rangka mengamalkan firmanNya:
قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ. ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ. لَمۡ یَلِدۡ وَلَمۡ یُولَدۡ. وَلَمۡ یَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ
Artinya:
“Katakanlah wahai Nabi, Allah itu Maha Esa, Allah itu tempat bersandar segala makhluk, Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tiada sesuatupun yang setara dengan Dia.” [QS. Al-Ikhlas: 1-4]
Dan juga firman Allah:
لَیۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَیۡءࣱۖ وَهُوَ ٱلسَّمِیعُ ٱلۡبَصِیرُ
Artinya:
“Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Melihat.” [QS. Asy-Syura: 11]
Dan sebagian ulama membagi Tauhid menjadi dua macam, dengan memasukkan Tauhid Al-Asma was Sifaat ke dalam Tauhid Rububiyah dan permasalahan ini tidak perlu diperdebatkan, karena yang dimaksud itu sudah jelas dalam dua macam pembagian tadi.
Sumber: Ad-Durus Al-Muhimmah Li ‘aamat Al-Ummah 7-8



[…] Related Post: Macam-macam Tauhid dan Pengertiannya […]