Oleh: Ramadhan M
Related Post: Putri IMMIM Tampilkan Tari 4 Etnis di Ajang PLP 2022
PALONTARAQ.ID – Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Minasatene Pangkep menggelar Upacara Hari Sumpah Pemuda pada Jumat, 28 Oktober 2022 bertempat di Lapangan Basket pesantren putri terbaik tersebut, yang beralamat di Jalan Poros Biraeng Minasatene Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Bertindak selaku inspektur upacara adalah Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam, Ketua YASDIC IMMIM Pangkep. Upacara Hari Sumpah Pemuda berlangsung dengan lancar dan berlangsung unik, karena ratusan santriwati memakai pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Umumnya santri memakai pakaian kebaya dan baju tradisional khas Bugis Makassar.

Ketua YASDIC IMMIM Pangkep, Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam dalam amanatnya berpesan kepada seluruh santriwati agar senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental. “Santri itu hari tangguh. Santri tidak bisa berprestasi kalau tidak kuat fisik dan mental. Santri tidak bisa berprestasi kalau sakit-sakitan. Ke depan, peran santri, termasuk santri putri dalam turut serta memajukan bangsa dan negara sangat diharapkan.” ujar Bu Sri, panggilan akrab Ketua YASDIC IMMIM Pangkep yang juga adalah Ketua DPD Aisyiyah Kabupaten Pangkep.
Usai upacara, dilanjutkan dengan persembahan-persembahan. Beberapa santriwati tampil percaya diri menari Tari 4 Etnis Sulsel, Tari Mappadendang serta berpuisi di depan pengasuh, pembina dan dewan guru yang turut hadir menyemarakkan perayaan Hari Sumpah Pemuda tersebut.

Humas Pesantren, Muhammad Farid Wajdi, S.H.I., M.M. berharap dengan perayaan Hari Sumpah Pemuda ini, para santri menyadari peran pemuda dalam kemerdekaan dan pemajuan kehidupan berbangsa. “Para santri harus berpikiran terbuka dan berwawasan luas dalam menghadapi tantangan 4.0, dan memainkan peran penting bagi kemajuan bangsa dalam berbagai bidang dan lapangan profesi kelak di masa mendatang. Karena itu para santri dan alumni pondok pesantren harus memiliki bekal pengetahuan dan skill yang cukup dalam menyonsong tantangan pemuda ke depannya.” ujar Farid. (*)


