BerandaKolomEGO (22)

EGO (22)

Ilustrasi
Ilustrasi

Tulisan Sebelumnya:  EGO (21)

EGO (22): Aku masih sibuk menata peralatan internet di sekolah saat ditelpon istri yang mengajak menghadiri pernikahan pasangan manula. Ini pernikahan terheboh di kampung istri.

Seorang perawan tua memilih menikah saat sudah memasuki usia 75 tahun sedang si kakek, laki-laki yang menikahinya adalah cinta pertamanya, berusia 79 tahun. Perempuan tua itu memilih untuk tidak hidup sendiri di masa tuanya meski cinta pertama tersebut sudah menikah dua kali sebelumnya.

Banyak cibiran yang didapatkan perempuan tua itu namun sebagian besar keluarga dan undangan merasa turut berbahagia. Semua orang yang hadir mencoba berspekulasi tentang tujuan dan manfaat dari pernikahan pasangan manula ini, apakah perempuan tua itu masih sanggup melayani suaminya di saat dirinya sudah menopause dan fisik tak lagi kuat.

Apa yang diharapkannya dari bersuami di masa tuanya? Pertanyaan itu sempat pula terlontar dari mulut istriku sepulang dari pernikahan pasangan manula itu.  “Bagaimana jadinya nanti mereka berdua setelah berumah tangga, ya?”

“Yang jelas laki-laki tua, si kakek itu yang rugi. Buat apa menambah beban dengan menikah lagi. Sama-sama sudah bau tanah lagi. Bukankah kalau soal perhatian, hal itu sudah didapatkan dari anak dan cucunya,” ujarku tanpa memedulikan kalau perempuan tua itu masih terbilang keluarga istri.

 

Catatan Ego (21) Etta Adil,  Pangkep, 30 September 2012.

Artikulli paraprak
Artikulli tjetër

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT