Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
PALONTARAQ.ID – Salah satu mata kuliah dalam Program Pascarsarjana (S2) UIN Alauddin Makassar adalah Perkembangan Pemikiran Islam. Apa dan bagaimana itu Mata Kuliah “Perkembangan Pemikiran islam”?, Apa saja yang dipelajari didalamnya? Mengapa mata kuliah ini penting diambil?
Mata kuliah ini adalah kajian akademik yang menelusuri sejarah, dinamika, aliran, dan corak pemikiran dalam Islam sejak masa klasik hingga kontemporer. Fokusnya bukan hanya hafalan tokoh, tetapi analisis kritis terhadap ide, metodologi, serta konteks sosial-politik yang melahirkan berbagai pemikiran dalam tradisi Islam.
Apa saja yang dipelajari di dalamnya? Isi atau ruang lingkup kajian biasanya meliputi:
- Masa Klasik (abad 1–6 H / 7–12 M)
- Pemikiran teologi (Kalam): Mu‘tazilah, Asy‘ariyah, Maturidiyah.
- Filsafat Islam: al-Kindi, al-Farabi, Ibn Sina, Ibn Rusyd.
- Pemikiran fiqh dan ushul fiqh: Imam Syafi‘i, Malik, Hanafi, Hanbali.
2. Masa Pertengahan
- Pemikiran tasawuf: al-Ghazali, Ibn Arabi, al-Rumi.
- Perdebatan antara filsafat vs ortodoksi (al-Ghazali vs Ibn Rusyd).
3. Masa Modern–Kontemporer (abad 19–21 M)
- Gerakan pembaruan: Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha.
- Pemikiran modernisme Islam, neorevivalisme, Islamisme.
- Tokoh-tokoh kontemporer: Fazlur Rahman, Hassan Hanafi, Nasr Hamid Abu Zayd, Yusuf al-Qaradawi, Tariq Ramadan.
4. Tema-tema kontemporer
- Demokrasi, HAM, gender, lingkungan dalam perspektif Islam.
- Dialog antara tradisi Islam dengan ilmu pengetahuan modern.
- Pemikiran Islam Indonesia: Nurcholish Madjid, Abdurrahman Wahid, Quraish Shihab, dan lain-lain.
Mengapa mata kuliah ini penting diambil? Ya, karena dengan pemahaman yang benar akan Mata Kuliah ini membantu mahasiswa pascarjana: (1) Memahami akar tradisi intelektual Islam – mahasiswa bisa melihat bagaimana pemikiran Islam berkembang lintas zaman dan wilayah, (2) Melatih berpikir kritis – tidak hanya menerima otoritas, tetapi juga menganalisis konteks lahirnya pemikiran, (3) Menghubungkan masa lalu dengan isu kekinian – misalnya, bagaimana konsep ijtihad, maqashid syariah, atau filsafat Islam dapat menjawab tantangan modern (demokrasi, pluralisme, lingkungan, bioetika), (4) Sebagai Bahan Pemerkaya wawasan keilmuan Islam – membangun keterampilan akademik untuk menulis, meneliti, dan memberi kontribusi pada wacana Islam kontemporer, serta (5) Membentuk pemikiran terbuka dan inklusif – memahami perbedaan aliran tanpa cepat menghakimi, serta mampu berdialog dengan disiplin ilmu lain.
Jadi, “Perkembangan Pemikiran Islam” bukan sekadar sejarah tokoh, tetapi sebuah ruang analisis kritis untuk mengaitkan khazanah klasik dengan tantangan modern, itulah kenapa ia jadi salah satu mata kuliah inti di program pascasarjana UIN.
Berikut ini Silabus Ringkas terkait Mata Kuliah “Perkembangan Pemikiran Islam” (3 SKS)
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini membahas perkembangan intelektual dalam Islam sejak periode klasik hingga kontemporer, mencakup teologi, filsafat, hukum, tasawuf, serta pemikiran modern. Mahasiswa dilatih untuk memahami, mengkritisi, dan mengaitkan wacana keislaman dengan isu-isu aktual.
Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu:
-
Menjelaskan dinamika pemikiran Islam dari klasik hingga kontemporer.
-
Menganalisis pemikiran tokoh-tokoh besar Islam beserta konteks sejarahnya.
-
Mengkritisi isu-isu kontemporer dengan pendekatan intelektual Islam.
-
Menyusun tulisan akademik tentang tema pemikiran Islam dengan metode ilmiah.
Pokok Bahasan per Pekan (16 Pertemuan)
| Minggu | Topik Utama | Sub-Bahasan |
|---|---|---|
| 1 | Pengantar | Ruang lingkup, metodologi studi pemikiran Islam |
| 2 | Periode Klasik | Lahirnya ilmu kalam: Khawarij, Murji’ah, Mu‘tazilah |
| 3 | Teologi Ortodoksi | Asy‘ariyah & Maturidiyah |
| 4 | Filsafat Islam Awal | Al-Kindi, al-Farabi, Ibn Sina |
| 5 | Kritik Filsafat | al-Ghazali vs Ibn Rusyd |
| 6 | Perkembangan Fiqh | Mazhab dan ushul fiqh (Syafi‘i, Hanafi, dll) |
| 7 | Tasawuf | Pemikiran al-Ghazali, Ibn Arabi, Rumi |
| 8 | UTS | Ujian tengah semester / presentasi analisis teks klasik |
| 9 | Masa Modern | Gerakan pembaruan: al-Afghani, Abduh, Rasyid Ridha |
| 10 | Islam Kontemporer | Pemikiran Fazlur Rahman, Hassan Hanafi |
| 11 | Isu Gender & HAM | Pemikiran Riffat Hassan, Amina Wadud |
| 12 | Islam & Politik | Demokrasi, negara Islam, pluralisme |
| 13 | Islam & Sains Modern | Etika lingkungan, bioetika, teknologi |
| 14 | Pemikiran Islam Indonesia | Nurcholish Madjid, Gus Dur, Quraish Shihab |
| 15 | Prospek Pemikiran Islam | Arah perkembangan pemikiran abad ke-21 |
| 16 | UAS | Ujian akhir semester / paper penelitian |
Untuk Metode Pembelajaran dapat dilakukan dengan Ceramah interaktif, Diskusi kelompok, Presentasi mahasiswa, Kajian teks klasik & kontemporer, dan Penulisan makalah, sementara Evaluasi dapat dilakukan dengan penilaian Kehadiran & partisipasi: 15%, Presentasi & diskusi: 25%, Makalah/tugas tertulis: 30%, serta UTS & UAS: 30%
Demikianlah sedikit catatan tentang Pengantar Mengenal Mata Kuliah, “Perkembangan Pemikiran Islam” sebagai mata kuliah Paket Semester 1 Pascasarjana Dirasah Islamiyah di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), khususnya di UIN Alauddin Makassar (UINAM).
Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Mahasiswa Pascasarjana (S2) Dirasah Islamiyah Konsentrasi Sejarah Peradaban Islam (SPI) UIN Alauddin Makassar.


