BerandaAkademiaTips Menjadi Mahasiswa S1 Berprestasi

Tips Menjadi Mahasiswa S1 Berprestasi

Oleh: Ramadhan Makkulau *)

Related Post: 10 Tips Upgrade Diri sebagai Pelajar dan Mahasiswa

PALONTARAQ.ID – Bagaimana caranya menjadi mahasiswa S1 yang berprestasi dan tetap dapat menyelesaikan sarjana tepat waktu? Pertanyaan ini seringkali diajukan oleh calon mahasiswa sebagai bentuk kegagapan memasuki lingkungan baru, namun bisa juga dilihat sebagai langkah antisipatif dan adaptif menyandang status baru sebagai mahasiswa.

Ya, memang tidak mudah menjadi mahasiswa yang berprestasi, tapi bukan juga sesuatu hal yang mustahil. Menjadi mahasiswa S1 berprestasi tidak hanya soal nilai akademik tinggi, ujian pemahaman, referensi berpikir, dan keluasan wawasan, tapi juga mencakup soft skills, keaktifan di berbagai kegiatan kampus, serta pengembangan diri secara menyeluruh.

Berikut ini beberapa tips agar menjadi mahasiswa S1 yang berprestasi:

1. Fokus pada Kegiatan Akademik. Ya, ini hal yang paling penting dan perlu ditanamkan kuat. Banyak orang setelah menyandang status mahasiswa menganggapnya itu sebagai ‘kebebasan’ melakukan apa saja, karena umumnya jauh dari orangtua, tidak ada lagi yang mengawasi. Jika ada yang berpendapat seperti ini, maka boleh jadi ini adalah awal kehancuran kuliah.

Ikuti perkuliahan dengan serius. Hadir tepat waktu, aktif bertanya, dan berdiskusi. Rajinlah belajar dan terapkan manajemen waktu dengan disiplin. Buat jadwal belajar, hindari sistem kebut semalam. Dalam belajar, fokuslah memahami konsep dasar, bukan hanya menghafal materi. Bangun pula hubungan yang baik dengan dosen. Dalam waktu jangka panjang, dosen bisa jadi mentor dan membuka banyak peluang, misalnya: menjadi asisten riset, jalan mendapatkan rekomendasi beasiswa, dan lain sebagainya.

2. Ikuti Kegiatan Non-Akademik secara Proporsional. Ambillah peran secara proporsional di organisasi kemahasiswaan, dalam BEM, Himpunan Jurusan, UKM, dan lain sebagainya. Jika ada event atau acara, ambillah peran sebagai panitia/kepala divisi demi melatih leadership, kerja tim, dan komunikasi. Uji pula dirimu dengan mengikuti beragam lomba/kegiatan eksternal, misalnya: Lomba Debat, karya tulis ilmiah (LKTI), PKM (Program Kreativitas Mahasiswa), business plan, hackathon, dan lain sebagainya.

3. Ikut Program Prestisius. Seorang mahasiswa haruslah selalu berpikir untuk meningkatkan level prestasinya dengan aktif berburu beasiswa (LPDP, Beasiswa Unggulan, Djarum, dan lain sebagainya) dan untuk mencapai hal tersebut, harus selalu aktif mengambil peran lebih dalam kegiatan akademik dan non akademik, magang dan riset di institusi ternama, pertukaran mahasiswa (student exchange) jika tersedia, PKM dan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), semisal ikut program Kampus Mengajar, Magang Bersertifikat, dan lain-lain.

4. Bangun Portofolio & Personal Branding. Buatlah portofolio proyek, tulisan ilmiah, presentasi, atau karya, aktif di media sosial profesional seperti LinkedIn, serta rajinlah ngeblog, mengikuti seminar/webinar, entah sebagai pembicara atau peserta aktif.

5. Kembangkan Soft Skills, diantaranya Time management, komunikasi (public speaking), Problem-solving dan critical thinking, serta Networking dengan cara aktif membangun relasi dengan dosen, alumni, dan profesional.

6. Jaga Keseimbangan, dalam hal ini kesehatan fisik dan mental. Istirahatlah yang cukup, makan sehat, serta olahraga ringan. Jangan sampai ambisi merusak kesejahteraan pribadi.

Lihat pula: Bagaimana Menjadi Mahasiswa Program Magister yang Produktif?

Nah, kalau kamu tertarik untuk jadi mahasiswa berprestasi di bidang tertentu (misalnya sains, teknologi, bisnis, atau sosial), silakan aktif mencari informasi penting yang penting terkait jurusanmu. Misalnya, bagi mahasiswa S1 Pertanian, maka aktiflah memahami konsep dasar seperti agronomi, ilmu tanah, pemuliaan tanaman, hama & penyakit tanaman, dan lain-lain. Aktiflah bertanya saat praktikum dan lapangan dan pahami pemanfaatan teknologi dalam pertanian (precision farming, drone, IoT, dan lain-lain).

Cara lain berprestasi, dapat pula ditempuh dengan mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang penelitian, pengabdian, kewirausahaan, atau teknologi tepat guna atau dengan mengikuti Lomba karya tulis ilmiah, inovasi pertanian, desain alat pertanian sederhana. Ada banyak kompetisi yang bisa diikuti mahasiswa S1 Pertanian, seperti: ON MIPA Pertanian, PIMNAS, LKTIN, atau lomba inovasi di bidang pangan & pertanian. Kesemua kegiatan ini adalah langkah yang baik menuju upaya mendapatkan Beasiswa selama Perkuliahan dijalani.

Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

(* Ramadhan Makkulau, Sarjana Pertanian/Redaktur Pelaksana Media Palontaraq

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT