Oleh: Muhammad Farid Wajdi
PALONTARAQ.ID – Alhamdulillah, Ramadhan kembali menyapa dan kedatangannya disambut dengan riang gembira dan penuh kebahagiaan oleh umat Islam seluruh dunia. Ada yang masih bingung dan bertanya-tanya bagaimana niat puasa Ramadhan sebulan penuh?
Menurut Mazhab Syafi’i, niat puasa Romadlon harus dilakukan di setiap malam. Meski begitu, terkadang dalam kenyataannya banyak diantara kita yang lupa berniat puasa pada malam harinya. Maka sangat penting untuk berniat puasa sebulan penuh untuk menghindari terlupa berniat setiap malamnya.
Dalam kitab Kasyifatussaja hal 117 disebutkan bahwa:
فلو نوى ليلة اول رمضان صوم جميعه لم يكف لغير اليوم الاول ، لكن ينبغى له ذلك ليحصل
له صوم اليوم الذى نسي النية فيه عند مالك كما يسن له ان ينوى اول اليوم الذى نسيها فيه ليحصل
له صومه عند ابى حنيفة و واضح ان محله ان قلد و الا كان متلبسا بعبادة فاسدة فى اعتقاده و هو حرام
Artinya:
“Apabila seseorang berniat pada awal malam bulan Romadlon untuk melakukan puasa keseluruhannya (1 bulan full) maka menurut Madzhab Syafii tidak cukup.
Kewajiban niat harus dilakukan pada tiap malamnya.
Hal ini berbeda dengan pendapat Madzhab Maliki yang menyebutkan bahwa niat jamak puasa satu bulan adalah sunnah, hal ini untuk menjaga barang kali ada puasa yang lupa tidak diniati. Hal yang sama dikemukakan Madzhab Hanafi.
Yang perlu menjadi catatan disini adalah tidak boleh mencampur adukkan Madzhab, Bila ini dilakukan maka yang terjadi adalah kerusakan ibadah. Itulah sebabnya Ulama menganjurkan tetap niat puasa satu bulan penuh pada malam pertama Ramadhan untuk menghindari lupa untuk niat.
Jika melakukan demikian, maka puasanya tetap sah karena dicukupkan dengan niat satu bulan penuh tersebut dengan catatan mengikuti (taqlid) pada Mazhab Maliki. Sebagaimana penjelasan Imam Al-Qulyubi:
وَيُنْدَبُ أَنْ يَنْوِيَ أَوَّلَ لَيْلَةٍ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ أَوْ صَوْمَ رَمَضَانَ كُلَّهُ لِيَنْفَعَهُ تَقْلِيدُ الْإِمَامِ مَالِكٍ
فِي يَوْمٍ نَسِيَ النِّيَّةَ فِيهِ مَثَلًا لِأَنَّهَا عِنْدَهُ تَكْفِي لِجَمِيعِ الشَّهْرِ
Artinya:
“Disunahkan di malam pertama bulan Romadlon untuk niat berpuasa sebulan penuh untuk mengambil kemanfaatan pendapat Imam Malik pada suatu hari yang lupa untuk berniat di dalamnya.
Karena beliau menganggap niat tersebut mencukupi bila lupa niat pada malam-malam berikutnya di semua malam Romadlon”.
Namun yang harus diperhatikan juga adalah bahwa niat Puasa satu bulan penuh pada malam pertama Bulan Romadlon hanya sebatas antisipasi jika pada hari-hari berikutnya Kita lupa niat di malam hari. Sehingga tetap diwajibkan untuk berniat pada setiap malamnya sebagaimana pendapat Mazhab Syafi’i. (Hasyiyah Al-Jamal, II / 31)
Begini Redaksi niatnya :
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Artinya:
“Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Romadlon tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardlu karena Allah Ta’ala”
Wallohu a’lamu Bishshowab. (*)



[…] Related Post: Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh […]