BerandaIslamMensyukuri Pendengki

Mensyukuri Pendengki

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – Bagaimana sikap kita jika dikelilingi pendengki? Tentu sebagian besar dari kita akan merasakan ketidak-nyamanan, apalagi jika pendengki itu masih satu lingkungan dengan kita atau masih sekerabat dengan kita. Apakah pendengki itu harus kita jauhi?

Syekh Mutawalli Assya’rowi beliau menasehatkan, “Jika engkau tidak mendapatkan orang yang dengki kepadamu , maka ketahuilah sesungguhnya engkau adalah manusia yang gagal .

Dan dikisahkan pula seorang guru yang terkenal bijaksana pernah mendoakan murid kesayangannya dengan lafadz doa yang sangat mengagetkan

اللهم اكثر حسادك

Artinya:

“Semoga Allah menjadikan banyak orang mendengki kepadamu.”

Seketika mendengar do’a gurunya tersebut, sang muridpun terkaget, namun tidak berani juga berkata apapun dihadapan gurunya.

Sang Guru yang menyaksikan dan memahami kekagetan muridnya itu lalu berkata, “Ketika banyak orang yang hasad (dengki) kepadamu, maka berarti hidupmu telah penuh dengan kenikmatan. Tahukah engkau, hanya pohon kurma yang berbuahlah yang mendapatkan lemparan.”

Seketika itu muridnya langsung bisa memahami maksud dari doa Sang Guru yang bijak. Bukankah telah menjadi sebuah rumus kehidupan bahwa setiap orang yang mendapatkan kebahagiaan dan nikmat, pasti akan ada saja muncul sosok pendengkinya.

كل ذي نعمة محسود

Artinya:

“Setiap orang yang mendapatkan nikmat pasti ada pendengkinya.”

Semakin berhasil dan mencapai puncak, semakin kencang hembusan angin namun sedikit yang bisa bertahan dan banyak yang tumbang diterpa angin.

قال سلطان شريعة يوسف الهمداني
دع المرء لا تجزه على سوء فعله * سيكفيه ما فيه وما هو فاعله

Berkata Syeikh Yusuf al-Hamdâny:

إذا شئت أن تلقى عدؤك راغما * و تقتله غما و تحرقه هما
فرم للعلى وازدد من العلم أنه * من ازدد علما زاد حاسده غما

Artinya:

Apabila kau ingin menundukkan musuhmu, dan kau ingin menghancurkan musuhmu dengan kedukaan dan kesedihan, Maka carilah ilmu dan galilah ilmu karna sesungguhnya, siapa yang bertambah ilmunya maka musuhmu akan bertambah hasudnya.

Allah SWT dalam Qur’an Surah Al Falaq mengajak kita untuk berdoa memohon pertolongan dan perlindungan dari kejahatan orang yang hasad. Salah satu bentuk jahatnya hasad, orang yang hasad tidak ingin naik menyamaimu akan tetapi ia mau engkau yang turun agar engkau sama rendah seperti dirinya. Jika engkau telah turun sama rendah dengan dirinya barulah ia puas dan bahagia, sebagaimana hasadnya Iblis kepada Nabi Adam a.s. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT