Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Tidak sukar cari alasan? (foto: wimpoli/*) Dialog Serigala dan Anak Domba *) Oleh: Wim Poli PALONTARAQ.ID – Sepanjang sejarah selalu terberita hubungan antara penguasa dan mereka yang dikuasainya, yang memprihatinkan. Gejala ini terlihat oleh Aesop, pendongeng ulung dari Yunani. Ia memberikan kritiknya lewat sebuah dongeng. Pada suatu ketika, seekor serigala mondar-mandir...

Putri Sallatangna Belang-belang (ilustrasi) Oleh: M. Farid W Makkulau Lihat pula:  Karaeng Loe ri Pakere, Raja Pertama di Maros PALONTARAQ.ID – Alkisah  tersebutlah seorang saudara raja dari Kerajaan Gowa, bernama I Baso Mangnguluan Daeng Mangemba Karaengta Mangkasara, meninggalkan istana karena sedih, dirundung galau, sumpek dengan kehidupan serba dipertuan dan...

Pertunjukan Sendratari “Putri We Tadang Mpali”. (foto: ist/gramha.net) Laporan: M. Farid W Makkulau PALONTARAQ.ID – Pertunjukan Seni Drama dan Tari (Sendratari), “Putri We Tadang Mpali” yang mengisahkan Legenda Cikal Bakal Lahirnya Kerajaan Wajo berlangsung semarak dan mengundang decak kagum. Pertunjukan Sendratari “Putri We Tadang Mpali”...

Cerita rakyat Obasuteyama, pembuangan orangtua ke gunung jika sudah berusia lanjut adalah tradisi paling durhaka manusia. (foto: ist) Oleh: Penjaga Putri IMMIM PALONTARAQ.ID – Dahulu di Jepang dikenal tradisi membuang orangtua ke hutan atau ke wilayah pegunungan terpencil. Mereka yang dibuang adalah orangtua yang sudah tidak berdaya dan tak dapat lagi melakukan...

Benarkah ‘Parakang’ itu Ada? (foto: ist/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau PALONTARAQ.ID – Sulawesi Selatan selain memiliki pesona alam dan khazanah budaya yang beragam, juga masyarakatnya menyimpan cerita mistis dan penuh misteri. Salah satunya, tentang makhluk jadi-jadian yang seringkali disebut ‘Parakang’. Apakah yang sebenarnya dimaksud...

Pasompe’ (foto: ist/palontaraq) Karya:  B.F.Matthes, Boeginische Chrestomathic, I.P.L-27 dalam Rahim (1985:207-227) Disadur Oleh: Ir.H.Abdu Samad H.A.Umar, M.Si PALONTARAQ.ID – Ceritera ini merupakan cerita rakyat (Legenda) yang mempunyai banyak peristiwa yang luar biasa. Substansinya ada pada Nilai-nilai Utama Kebudayaan Bugis, dan sangat berguna pada saat...

Foto/ilustrated by: mfaridwm/palontaraq Oleh: H. Djamaluddin Hatibu Tulisan sebelumnya: Cerita Rakyat: Sitti Naharira (14) PALONTARAQ.ID – Sitti Naharira berusaha berbicara setenang mungkin, dia terus berupaya agar tidak terbawa suasana hati yang tak menentu. Belum sembuh betul  luka yang ditorehkan kedua laki-laki itu, namun kini ditakdirkan akan bertemu kembali. “Tabe…serahkan...

Foto/ilustrated: mfaridwm/palontaraq Oleh: H. Djamaluddin Hatibu Tulisan sebelumnya: Cerita Rakyat: Sitti Naharira (13) PALONTARAQ.ID – Suatu hari nampak dua kapal  besar di bibir pantai dekat rumah Lo’mo Labuang. Kedua kapal itu memuat puluhan ton kopra. Karena gelombang laut yang besar serta kencangnya angin barat daya kedua kapal itu tidak dapat melanjutkan...

Foto/ilustrated by: mfaridwm/palontaraq Oleh: H. Djamaluddin Hatibu Tulisan sebelumnya: Cerita Rakyat: Sitti Naharira (12) PALONTARAQ.ID – Sepeninggal tukang kebun, raja bersama permaisuri bercengkrama di mahligai kebesarannya. Mereka begitu terkesan dengan apa yang baru saja mereka alami. “Sungguh kita telah berhutang budi pada istri tukang kebun itu, dia tidak...

foto/ilustrated by: mfaridwm/palontaraq Oleh: H. Djamaluddin Hatibu Tulisan sebelumnya: Cerita Rakyat: Sitti Naharira (11) PALONTARAQ.ID – Pada suatu ketika terbersit dalam hati Sitti Naharira untuk mempersembahkan hasil karyanya kepada para pembesar negeri. “Jika esok Kakanda ke kebun tolong carikan daun lontar yang paling bagus. Saya bermaksud membuat  anyaman...