BerandaHighlightSunan Kalijaga ajarkan Islam lewat Seni Budaya

Sunan Kalijaga ajarkan Islam lewat Seni Budaya

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

Lihat pula: Tradisi Masyarakat Islam di Nusantara

PALONTARAQ.ID – Para penganjur dan penyebar Agama Islam di Nusantara tak pernah kehilangan ghirah dan semangat dalam berdakwah, bahkan tatkala berbenturan dengan tradisi lama yang sangat teguh dipegang masyarakat setempat.

Sunan Kalijaga sebagai contoh salah satunya. Sebagai seorang bangsawan yang dilahirkan dalam keluarga yang memegang teguh tradisi, Raden Mas Syahid adalah putra Bupati Tuban, Tumenggung Wilatikta. Sebagai murid Sunan Bonang, Raden Mas Syahid tak pernah kehilangan akal tentang metode berdakwah di lingkungan masyarakat, termasuk di kalangan priyayi.

Dalam menyebarkan Islam, cara pendekatan yang dilakukan Raden Mas Syahid atau Sunan Kalijaga dengan memakai sarana kesenian dan kebudayaan. Hal ini karena pengajaran yang diterimanya dari Sunan Bonang juga kompleks, tak hanya pengetahuan keislaman, tapi juga menyerap pengetahuan tentang kesenian, kebudayaan, kesustraan jawa, dan bahkan ilmu falak.

Sekembali dari Tanah Suci Mekkah, Sunan Kalijaga mengawali dakwahnya di Desa Kalijaga, Cirebon. Sunan Kalijaga mengislamkan penduduk sekitar termasuk Indramayu dan Pamanukan. Model dakwah relatif bisa diterima karena pendekatan yang dilakukannya terbilang unik, yaitu lewat kesenian dan menggali kearifan lokal.

Sunan Kalijaga. (foto: ist/*)
Sunan Kalijaga. (foto: ist/*)

Sunan Kalijaga terlebih dahulu mempelajari watak dan budaya penduduk sekitar. Kalau mereka adalah tatanan masyarakat yang mudah lari jika dipaksa untuk mengikuti sesuatu yang baru bagi mereka.Tetapi mereka suka dengan kesenian, keramahan, dan nilai-nilai luhur yang serupa.

Tak hanya itu saja yang dijadikan Sunan Kalijaga sebagai media dakwah. Sunan Kalijaga juga merancang pendekatan akulturasi budaya dengan menyisipkan Nilai-nilai Islam ke dalam seni budaya lokal. Sunan Kalijaga juga menyumbang ide seperti perencanaan alat-alat pertanian, desain pakaian, permainan tradisional untuk anak-anak, hingga musik gamelan.

Banyak karya Sunan Kalijaga yang dijadikan media berdakwah. Bahkan hingga saat ini masih sering dilakukan dan diajarkan di masyarakat, seperti tembang Lir-Ilir yang sangat menyentuh hati dan menggugah jiwa. Ada pula gubahan puitis, rancangan dan lakon wayang kulit hingga formasi alat-alat gamelan.

Saat berdakwah dengan menggunakan wayang kulit. Sunan Kalijaga mengganti cerita wayang yang sebelumnya tentang Ramayana dan Mahabarata dari cerita ajaran Hindu diubah dengan memasukan cerita-cerita Islam.

Sunan Kalijaga juga mengubah bentuk wayang, dari bentuk manusia menjadi bentuk kreasi baru yang mirip karikatur. Contohnya, orang yang menghadap ke depan diukir dengan letak bahu di depan dan di belakang. Tangan wayang kulit dibuat panjang hingga menyentuh kakinya. Meski menghadap ke depan, matanya dibuat tampak utuh.

Sunan Kalijaga juga berperan penting dalam membentuk karakter Islam di Tanah Jawa. Terlepas dari mitos atau legenda yang menyertai, Sunan Kalijaga telah meletakan dasar-dasar kehidupan masyarakat yang harmonis, produktif, dan kreatif.

Dari dakwah Sunan Kalijaga itulah tumbuh wajah Islam kultural, moderat, lentur, dan menyerap beragam ekspresi budaya lokal. Tradisi tahlilan, sulukan, sedekat bumi, hingga arsitektur masjid yang bernuansa Jawa juga kerap dikaitkan dengan spirit dakwahnya. (*)

1 KOMENTAR

  1. 7.karena para pendahulu sudah menanakan Adat istiadat dalam berdakwah sehingga dapat diterima sesuai adat daerah tsb
    8.sikap mereka menyambut baik ajaran agama ini, lalu secara perlahan memperkenalkannya pada orang indonesia.dan orang Indonesia sendiri begitu baik dalam menyikapi hal ini, banyak juga yang tertarik dan akhirnya memutuskan untuk masuk ke agama Islam karena proses masuk ke agama ini begitu mudah dan ajaran² yang begitu sempurna.
    9.kebudayaan Islam adalah hasil akal, body, cipta, rasa dan karsa manusia yang berlandaskan pada nilai-nilai tauhid. Islam sangat menghargai akal manusia untuk berkiprah dan berkembang. Perkembangan kebudayaan yang di dasari nilai² keagamaan menunjukkan agama memiliki fungsi yang demikian jelas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT