Digital Bagaimana Menyikapi dan Melawan Bully?

Bagaimana Menyikapi dan Melawan Bully?

-

- Advertisment -

 

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

PALONTARAQ.ID – Di internet, Bully lazim disebut ‘Cyberbully’. Istilah ini dalam Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) disebut Perundungan Siber, yaitu perilaku melecehkan atau merendahkan seseorang.

Umumnya Perundungan Siber menimpa Anak-anak dan remaja, yang dilakukan melalui media digital (cyber).

Viral Bully Sekelompok Anak Muda terhadap Rizal, Anak umur 12 Tahun, penjual jalangkote di Bonto-bonto, Ma'rang. (foto: ist/palontaraq)
Viral Bully disertai kekerasan fisik oleh sekelompok Anak Muda terhadap Rizal (Mo’mo), Anak umur 12 Tahun, penjual jalangkote di Bonto-bonto, Ma’rang. (foto: ist/palontaraq)

Cyberbully banyak kita temukan dilakukan melalui SMS, email, facebook, whatsapp, instagram atau media sosial lainnya, blog, atau halaman web untuk mengganggu, mempermalukan, dan mengintimidasi.

Bentuk perundungan bermacam-macam, seperti menyebarkan isu-isu palsu, memposting foto-foto memalukan, mengunggah video yang melecehkan fisik seseorang, merendahkan pekerjaan seseorang, pelecehan seksual, ancaman, hingga tindakan yang berbuntut pemerasan.

Untuk bully, perundungan atau pelecehan yang menimpa anak harus benar-benar dicegah dan pelakunya diberi sanksi berat.

Pelaku Bully atas Rizal atau Mo'mo (12 Tahun) ditangkap Aparat Polres Pangkep. (foto: sosmedmakassar)
Aparat Polres Pangkep bergerak cepat menangkap Pelaku Bully atas Rizal atau Mo’mo (12 Tahun) (foto: sosmedmakassar)

Dampaknya bagi anak jika sering dibully, diantaranya ialah emosinya akan berubah drastis, seperti marah atau sedih yang berlebihan setelah menggunakan ponsel atau berinternet.

Anak yang dibully juga secara bertahap akan menarik diri dari lingkungannya, dari teman-temannya dan tak percaya diri lagi melakukan kegiatan bersama teman-temannya.

Dampak yang lebih buruk lagi terhadap anak adalah depresi atau stres. Nilai sekolah anak turun, merasa tidak puas dengan kondisi sekolah, rumah, lingkungan dan bahkan bisa pula terhadap orangtuanya.

Bagaimana seharusnya menyikapi Bully di media sosial? Disinilah pentingnya netiket (adab dan kesopanan dalam berinternet).

Selalulah berperilaku sopan dan tetap beretika di dunia maya. Bersikaplah kepada orang lain seperti kita ingin orang lain bersikap kepada kita.

Perlu disadari bahwa apa yang kita lakukan di internet dapat tersimpan selamanya. Ada jejak digital yang akan menyimpan rekam jejak kita di dunia digital selamanya.

Jaga Privasimu di dunia maya. (foto: ist/palontaraq)
Jaga Privasimu di dunia maya. (foto: ist/palontaraq)

Yang tak kalah pentingnya adalah memikirkan dampak dari cyberbully. Korban dapat mengalami dampak serius, seperti: gelisah, sedih, depresi, dan bahkan dapat mendorong korban melukai diri sendiri atau bunuh diri.

Jika mengetahui ada aksi pelaku bully, tidak usah dibalas. Membalas apa yang dilakukan pelaku cyberbully akan membuat anda ikut menjadi pelaku dan makin menyuburkan aksi tak menyenangkan tersebut.

Jika melihat aksi bully, adukan pada orang yang dipercaya. Jika mengarah kepada kekerasan fisik dan tindakan pidana, laporkan ke pihak yang berwajib.

Take back our privacy, Jaga privasi kita di dunia maya. (foto: ist/palontaraq)
Take back our privacy, Jaga privasi kita di dunia maya. (foto: ist/palontaraq)

Jika anak-anak yang menjadi korban bully, mereka harus melapor pada orang tua, guru, atau tenaga konseling di sekolah. Selain melindungi korban, tindakan ini akan membantu memperbaiki sikap mental pelaku.

Jika melihat korban bully, jadilah teman dan jangan hanya diam. Ikut meneruskan pesan fitnah atau hanya diam dan tidak berbuat apa-apa akan menyuburkan aksi bullying dan menyakiti perasaan korban.

Terhadap pelaku bully, perintahkan pelaku untuk menghentikan aksinya, bantu korban menenangkan diri, dan segera laporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwenang.

Take back our privacy - Hotspot Center Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep. (foto: ist/palontaraq)
Take back our privacy – Hotspot Center Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep. (foto: ist/palontaraq)

Tindak Lanjut Melawan Bully

Berikut ini, Menurut ICT Watch Indonesia, tindakan yang perlu dilakukan jika menemukan korban Cyberbully:

1. Simpan dan/atau cetak bukti-bukti Cyberbully;

2. Identifikasi Pelaku Cyberbully;

3. Mintalah Pelaku Cyberbully untuk menghentikan aksinya;

4. Hubungi orang tua pelaku cyberbully. Ceritakan dengan jelas apa yang telah terjadi dengan menunjukkan bukti-buktinya.

5. Hubungi pihak sekolah anak jika cyberbully terjadi di sekolah, seperti kepada guru dan kepala sekolah.

6. Jika terjadi di lingkungan rumah, sampaikan dan diskusikan dengan pemuka warga setempat.

7. Jika cyberbully sudah mengarah ke tindak kekerasan, pemerasan, pelecehan seksual, maka segera hubungi pihak kepolisian terdekat.

Demikianlah sedikit gambaran tentang apa yang harus dilakukan terhadap aksi bully atau perundungan cyber.

Memahami bagaimana menyikapi dan melawan bully merupakan salah satu ciri warganet cerdas. Mari bersatu lawan bully!

(* Muhammad Farid Wajdi, Penanggung Jawab TIK Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep, Pegiat Relawan Teknologi Informasi Komunikasi (RTIK) dan ICT Watch (dalam kemitraan dengan Program Oxfam – Empower for Youth Work) di Sulsel.

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Turunkan Tensi dengan Teh Bunga Rosella

  Oleh: Muhammad Farid Wajdi Tulisan sebelumnya: Tips Membuat Minuman Herba Penurun Tensi dan Rematik PALONTARAQ.ID - Kenal dengan Rosela? Bukan,...

Kisah Heroik Kapten Ruslan Buton Selamatkan Korban Penyanderaan

  Oleh: Ir. H Soetrisno T. Sudrjo PALONTARAQ.ID - Peristiwa itu terjadi sekira Tahun 2004 silam di tempat tinggal kami Jalan...

Ponpes Putri IMMIM siap Terapkan ‘New Normal’

PALONTARAQ.ID - Hasil Rapat Pimpinan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep, Jumat (29/5/2020) memutuskan tanggal 15 Juli sekolah dibuka...

Sekolah buka lagi?

Oleh: Ahmad Hadiwijaya, Dokter Anak/Korlap Relawan Covid-19 ALPUKAT PALONTARAQ.ID - Satu persatu fasilitas umum dibuka dan diaktifkan. Diawali dengan pembukaan...

Dua Perupa asal Pangkep Komentari Patung Sultan Hasanuddin

  Laporan: Etta Adil PALONTARAQ.ID - Patung Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin yang sosok dan karakter wajahnya berbeda-beda bertebaran di beberapa titik...

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Pemimpin yang Menyengsarakan Rakyat

Oleh: Ustadz Miftahul Ihsan, Lc إِنَّ الْحَمْدَ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ...

Must read

Turunkan Tensi dengan Teh Bunga Rosella

  Oleh: Muhammad Farid Wajdi Tulisan sebelumnya: Tips Membuat Minuman...

Kisah Heroik Kapten Ruslan Buton Selamatkan Korban Penyanderaan

  Oleh: Ir. H Soetrisno T. Sudrjo PALONTARAQ.ID - Peristiwa itu...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you