Highlight Sanksi bagi pelanggar PSBB di Jakarta

Sanksi bagi pelanggar PSBB di Jakarta

-

- Advertisment -

 

PSBB di Jakarta (sumber foto: pikiranrakyat)
PSBB di Jakarta (sumber foto: pikiranrakyat)

Laporan: Etta Adil

PALONTARAQ.ID – Pemerintah Propinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan sanksi bagi warga ibukota yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sanksi terhadap pelanggar PSBB tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) 41/2020.⁣

Dalam Pergub tersebut diatur terkait pengenaan sanksi kepada pelanggar mulai dari teguran tertulis, kerja sosial, hingga denda berbayar.

Sosialisasi Pergub 41/2020
Sosialisasi Pergub 41/2020 tentang Sanksi bagi Pelanggar PSBB.

Sosialisasi Pergub 41/2020 saat ini sudah tersebar luas di berbagai media mainstream dan media sosial, termasuk semua akun official dinas/instansi pemerintah dibawah Pemprop DKI, termasuk di akun pribadi Gubernur DKI Jakarta @aniesbaswedan

Sosialisasi Pergub 41/2020 tentang Sanksi bagi Pelanggar PSBB.
Sosialisasi Pergub 41/2020 tentang Sanksi bagi Pelanggar PSBB.

Sosialisasi
Sosialisasi Pergub 41/2020 tentang Sanksi bagi Pelanggar PSBB.

Info grafis selengkapnya dapat dilihat di IG Pemprop DKI Jakarta: DISINI atau dapat dilihat pada Official Website: Jakarta Tanggap Covid-19

Pemprop DKI Jakarta berharap pemberlakuan aturan ini dapat mendorong kedisiplinan masyarakat untuk mengawasi dan menerapkan bersama protokol pencegahan penyebaran Covid-19 cepat berakhir. ⁣

Pemprop DKI Jakarta juga mendorong kepada masyarakat luas untuk bersikap proaktif jika melihat pelanggaran PSBB Jakarta agar segera melaporkannya ke salah satu kanal aduan resmi Pemprop DKI @cepatresponjkt. (*)⁣

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Jangan alihkan Kesalahan Polri pada Surat jalan Djoko Tjandra

Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Sengaja atau tidak, pimpinan Polri berusaha mengalihkan fokus kesalahan Polri secara institusional menjadi kesalahan Brigjen...

Rakyat dibayangi Pertanyaan: Mungkinkah Komunisme-PKI bangkit kembali?

  Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Kalau pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD (31/5/2020) dijadikan pegangan, tampaknya tidak mungkin PKI bisa hidup...

Ayasofya Camii!

  Oleh: Ustadz Felix Siauw PALONTARAQ.ID - Salah satu keinginan terbesar saya ketika menulis buku "Muhammad Al-Fatih 1453", adalah sujud di...

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

  Oleh: Hersubeno Arief PALONTARAQ.ID - Presiden Jokowi kembali menyatakan betapa berbahayanya situasi dunia, khususnya Indonesia. Jokowi bahkan menggunakan kosa kata yang...

Jokowi merasa Ngeri!

  Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Presiden Jokowi mengatakan dia ngeri dengan situasi yang akan dihadapi. Pertumbuhan ekonomi bisa minus 8%. Pak...

Denny Siregar tak perlu Minta Maaf!

Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Pegiat medsos pro-penguasa, Denny Siregar (DS), didesak untuk meminta maaf kepada seluruh santri dan kiyai. Dia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you