Sejarah Disbud DKI gelar Virtual Tour Museum Kesejarahan Jakarta

Disbud DKI gelar Virtual Tour Museum Kesejarahan Jakarta

-

- Advertisment -

 

Disbud DKI gelar Virtual Tour Museum
Disbud DKI gelar Virtual Tour Museum Kesejarahan Jakarta (sumber: disbuddki)

Laporan: Etta Adil

Related Post: Wisata Sejarah ke Museum Nasional RI

PALONTARAQ.ID – Dalam rangka memperingati Hari Museum Internasional Tahun 2020, “International Museum Day” yang jatuh pada tanggal 18 Mei 2020, Unit Pengelola Museum Kesejarahan Dinas Kebudayaan Propinsi Jakarta menggelar Virtual Tour.

Hari Museum Internasional merupakan perayaan yang setiap tahun pada tanggal 18 Mei, dikoordinasi oleh International Council of Museums.

Museum Taman Prasasti. (sumber: disbuddki)
Museum Taman Prasasti. (sumber: disbuddki)

Setiap tahun ditetapkan tema spesifik dan untuk Tahun ini, perayaan Hari Museum Internasional, International Council of Museum (ICOM) menetapkan tema “Museum for Equality: Diversity and Inclusion”.

Lihat pula: Sejarah Museum Nasional

Hari Museum Internasional menyediakan peluang bagi para pegiat budaya, khususnya pekerja museum untuk bertemu dengan masyarakat dan mengingatkan mengenai tantangan pengelolaan museum.

Hari Museum Internasional bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan peranan museum dalam perkembangan masyarakat pada saat ini, dalam skala internasional.

Museum Juang 45. (sumber: disbuddki)
Museum Juang 45. (sumber: disbuddki)

Bagi pencinta sejarah budaya dan ingin mengetahui lebih banyak tentang Museum-museum kesejarahan yang dikelola Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dapat mengikuti Intagram Live @disbuddki @museumkesejarahan dan Virtual Tour di Website Museum Kesejarahan DKI: http://museumkesejarahan.jakarta-tourism.go.id/

Lihat pula: Menengok Koleksi Museum Kota Makassar

Adapun Museum-museum yang dikelola Dinas Kebudayaan Propinsi DKI Jakarta, diantaranya ialah Museum Sejarah Jakarta, Museum Taman Prasasti, Museum Juang ’45, Museum MH Thamrin, Museum Seni Jakarta, dan Museum Kebaharian Jakarta. (*)

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Jangan alihkan Kesalahan Polri pada Surat jalan Djoko Tjandra

Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Sengaja atau tidak, pimpinan Polri berusaha mengalihkan fokus kesalahan Polri secara institusional menjadi kesalahan Brigjen...

Rakyat dibayangi Pertanyaan: Mungkinkah Komunisme-PKI bangkit kembali?

  Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Kalau pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD (31/5/2020) dijadikan pegangan, tampaknya tidak mungkin PKI bisa hidup...

Ayasofya Camii!

  Oleh: Ustadz Felix Siauw PALONTARAQ.ID - Salah satu keinginan terbesar saya ketika menulis buku "Muhammad Al-Fatih 1453", adalah sujud di...

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

  Oleh: Hersubeno Arief PALONTARAQ.ID - Presiden Jokowi kembali menyatakan betapa berbahayanya situasi dunia, khususnya Indonesia. Jokowi bahkan menggunakan kosa kata yang...

Jokowi merasa Ngeri!

  Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Presiden Jokowi mengatakan dia ngeri dengan situasi yang akan dihadapi. Pertumbuhan ekonomi bisa minus 8%. Pak...

Denny Siregar tak perlu Minta Maaf!

Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Pegiat medsos pro-penguasa, Denny Siregar (DS), didesak untuk meminta maaf kepada seluruh santri dan kiyai. Dia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you