Beranda Sosial Budaya Narasi Budaya Mitos Kelelawar Soppeng

Mitos Kelelawar Soppeng

Oleh: H. A. Ahmad Saransi

Related Post: La Temmamala dan Usia Kedatuan Soppeng

PALONTARAQ.ID – Kelelawar-kelelawar itu bergantungan dengan tenangnya dan cericit-cericitnya bersahutan dengan damainya.

Ketika senja menguning kemerah-merahan di Langit Soppeng merekapun beterbangan dengan riang gembira menghiasi langit angkasa, dan mereka hidup berdampingan penuh damai dengan Penduduk Soppeng.

Kelelawar di Langit Soppeng. (foto: dok. Ahmad Saransi)
Kelelawar di Langit Soppeng. (foto: dok. Ahmad Saransi)

Sementara saudara-saudaranya di daerah lain hidupnya terancam. Misalnya saja di daerah Subang Jawa Barat, disana sudah keluar Surat Edaran tertanggal 16 Maret 2020 yang salah satu butirnya meminta masyarakat membasmi kelelawar di lingkungan mereka karena dianggap pembawa virus corona.

Sesungguhnya tidak tepat bila kita melihat kelelawar sebagai biang keladi atas keadaan yang berlangsung saat ini.

Bila hasil penelitian para ahli menyimpulkan bahwa kelelawar bisa membawa virus yang berpotensi sebagai agen biologis penyakit yang berbahaya bagi manusia, itu tak berarti kita harus membasminya.

Kita dituntut untuk melakukan tindakan mitigatif yang bijak sehingga bisa hidup berdampingan penuh damai dengan mereka. Untuk mencapai hal tersebut perlu pendekatan social sains, yaitu mitos.

Menurut Levi-Strauss, Mitos adalah suatu warisan bentuk cerita tertentu dari tradisi lisan yang mengisahkan dewa-dewi, manusia pertama, binatang, dan lain sebagainya.

Berdasarkan suatu skema logis yang terkandung di dalam mitos itu dan yang memungkinkan kita mengintegrasikan semua masalah yang perlu diselesaikan dalam suatu konstruksi sistematis.

Sedangkan fungsi mitos dalam kehidupan masyarakat, diantaranya, sebagai sarana pendidikan yang paling efektif untuk mengukuhkan dan menanamkan nilai budaya, norma sosial dan keyakinan tertentu.

Lihat pula: Arti Angka 23 Bulan 3 bagi Orang Soppeng

Masyarakat Soppeng dalam menjelaskan fenomena lingkungan yang dihadapinya mereka telah membangun mitos tentang kehidupan Masyarakat Soppeng dgn kelelawar.

Kelelawar di Langit Soppeng. (foto: dok. Ahmad Saransi)
Kelelawar bergelantungan di Pohon, dalam Kota Soppeng. (foto: dok. Ahmad Saransi)

Lewat mitos itulah langkah mitigasi dibangun dengan mengedukasi masyarakat bahwa bila kelelawar itu diganggu hingga minggat dari tempatnya maka itu pertanda akan terjadi bencana di tanah Soppeng.

Begitupun sisa Buah-buahan yang dimakan kelelawar dipantangkan untuk dimakan. Sedangkan bagi penyadap tuak/nira diedukasi pula untuk menutup dengan ijuk tempat tuak yang sementara disadapnya.

Hal ini bertujuan agar binatang pengganggu (kelelawar, tikus dll) tidak meminummya.

Mengakhiri tulisan ini, patut kita catat bahwa dengan mitos kelelawar itu Pemerintah Kabupaten Soppeng telah membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Kelelawar.

Dengan demikian masyarakat Soppeng jauh sebelumnya telah mememukan upaya sistematis, terstruktur untuk memutus mata rantai mengonsumsi kelelawar dan tentunya dengan virus corona.

 

H. Ahmad Saransi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

  Laporan: Nurhudayah Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM PALONTARAQ.ID - Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM...

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

  Lihat pula: Ketua TP PKK Sulsel kunjungi Ponpes Modern Putri IMMIM Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Dalam kunjungannya ke Kampus Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,...

Santri Putri IMMIM Ikuti Program Pesantren Sehat

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Sebanyak 20-an santriwati didampingi Guru/Pembina Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM dari perwakilan berbagai tingkatan, Rabu kemarin (18/11/2020) mengikuti dengan hikmat...

Ketua TP PKK Sulsel Kunjungi Ponpes Putri IMMIM

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Lies F Nurdin secara mendadak melakukan kunjungan silaturrahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Putri...