Manusia berwatak Hewan

by Kontributor Palontaraq | Sabtu, Okt 5, 2019 | 34 views
Ilustrasi by: Wim Poli. (foto: ist/palontaraq)

Ilustrasi by: Wim Poli. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: W.I.M Poli

Tulisan sebelumnya:  Dialog Serigala dan Anak Domba

PALONTARAQ.ID – Aesop, pendongeng ulung dari Yunani, menyaksikan pada masanya adanya manusia yang berwatak hewan, yang memangsa sesamanya. Ia memberikan nasehat kepada masyarakat lewat sebuah dongeng.

Prometheus adalah dewa kelas dua, yang dengan pahatnya diperintahkan oleh Yupiter untuk menciptakan manusia dan hewan. Ketika Yupiter memeriksa hasil kerja Prometheus, ternyata jumlah hewan yang diciptakan Prometheus jauh melebihi jumlah manusia.

Yupiter memerintahkan agar jumlahnya diseimbangkan. Prometheus melaksanakan perintah Yupiter tersebut dengan caranya sendiri. Sebagian hewan diubahnya menjadi manusia, tetapi tetap berwatak hewan.

Pesan Aesop: Waspadalah terhadap tampilan luar seseorang, yang mungkin menyembunyikan watak hewannya.

Like it? Share it!

Leave A Response